UMKM Binaan Pertamina Raup Potensi Bisnis Rp10,6 Miliar di Inabuyer

Inabuyer B2B2G Expo 2026 (FOTO: investortrust.id)
Penulis: Akbar
Minggu, 10 Mei 2026 | 13:12:29 WIB

JAKARTA – PT Pertamina membukukan pencapaian yang sangat baik dalam gelaran Inabuyer B2B2G Expo 2026 dengan perolehan total transaksi serta potensi bisnis dari UMKM binaan yang mencapai Rp10,6 miliar.

Jumlah tersebut terbagi atas transaksi retail sebesar Rp1,8 miliar serta potensi melalui business matching senilai Rp8,8 miliar.

Keikutsertaan Pertamina dalam ajang Inabuyer B2B2G Expo 2026 yang diselenggarakan pada 5–7 Mei 2026 di Gedung SMESCO Exhibition Hall, Jakarta Selatan, merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam memperkokoh rantai pasok nasional sekaligus memperlebar jangkauan pasar bagi UMKM di Indonesia.

Dalam perhelatan tersebut, Pertamina pun berhasil menyabet penghargaan sebagai perusahaan dengan transaksi buyer potensial paling banyak, yang semakin mengukuhkan peran aktif perusahaan dalam memacu pertumbuhan UMKM di tingkat nasional.

Adapun sebanyak lima UMKM binaan, yaitu Agrominafiber, Meraki Cipta Rasa, Novio Fresh, Rendang Gadih, serta Otrahum, sukses menarik perhatian besar dari para pengunjung maupun pembeli.

Kualitas serta inovasi produk menjadi nilai tambah bagi daya saing UMKM tersebut sehingga dapat diterima oleh pasar nasional.

Selain bertindak sebagai peserta pameran, Pertamina turut memfasilitasi 6 UMKM binaan lainnya untuk mengikuti agenda sesi business matching bersama para pembeli potensial dari sektor pemerintah, BUMN, hingga swasta.

Keenam UMKM tersebut adalah Glory Nine Degrees, Sambal Ning Niniek, Cangcomak, Sanrah Food, Miniesq, serta Sambal Lauk Mak Fau.

VP Corporate Communication PT Pertamina, Muhammad Baron, menyatakan bahwa Pertamina secara berkesinambungan memperkuat program pembinaan bagi UMKM agar sanggup naik kelas dan menjadi komponen krusial dalam ekosistem ekonomi di Tanah Air.

“Pertamina berkomitmen menghadirkan program pembinaan yang tidak hanya meningkatkan kapasitas UMKM, tetapi juga membuka akses pasar dan peluang kolaborasi yang lebih luas. Inabuyer menjadi momentum strategis agar UMKM binaan dapat terhubung langsung dengan buyer potensial dan masuk ke rantai pasok nasional,” ujar Baron sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Reporter: Akbar