Bank BNI Dorong UKM Jadi Eksportir Lewat Layanan Fast Trex Xpora

Ilustrasi Layanan Fast Trex Xpora, (Foto: detikFinance)
Penulis: Ibtihal
Sabtu, 09 Mei 2026 | 12:03:27 WIB

JAKARTA – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) terus meningkatkan komitmennya dalam menyokong para pelaku usaha kecil dan menengah (UKM) agar dapat menjangkau pasar global lewat fasilitas Fast Trex Xpora. 

Program ini menyajikan solusi pendanaan serta pelayanan terpadu demi memacu UKM agar bisa bertransformasi menjadi eksportir.

Direktur Commercial Banking BNI, Muhammad Iqbal, menyampaikan bahwa inovasi tersebut menjadi bagian dari rencana perusahaan untuk mendongkrak jumlah eksportir di tanah air. 

Sebagaimana dilansir dari berita sumber, “Melalui Fast Trex Xpora, BNI memberikan akses pembiayaan yang mudah dan terintegrasi bagi pelaku usaha yang ingin memperluas pasar hingga ke luar negeri,” ungkapnya pada Kamis (7/5/2026).

Fasilitas Fast Trex Xpora ini dapat ditemukan pada kantor cabang BNI terdekat. Melalui sarana ini, para pengusaha bisa mendapatkan bantuan dana dengan pola kredit modal kerja (KMK), mencakup plafond transaksional, pre financing, hingga post financing. 

Di samping itu, BNI memberikan penawaran bunga yang bersaing serta kemudahan dalam hal jaminan, baik aset tetap (fixed asset) atau cash collateral yang diproteksi asuransi.

Salah satu kelebihan utama skema ini yaitu adanya potongan jaminan mencapai 50% dari total nilai kredit yang diajukan. Pihak BNI menganggap fasilitas tersebut merupakan keunggulan kompetitif jika dibandingkan dengan produk pembiayaan ekspor di bank lainnya.

Bukan hanya soal modal, Fast Trex Xpora pun dibekali beragam layanan penunjang dalam satu kesatuan ekosistem, contohnya potongan biaya transaksi internasional, sarana forex line, pengelolaan kas melalui BNIdirect, sampai pembuatan rekening giro dan Taplus Bisnis. 

BNI pun turut menjembatani aktivitas business matching serta business pitching untuk membuka peluang pasar yang lebih luas.

Iqbal menjelaskan bahwa layanan ini tersedia bagi pelaku bisnis yang sudah beroperasi paling sedikit dua tahun, baik bagi mereka yang melakukan ekspor secara langsung atau tidak langsung, namun memiliki prospek besar untuk masuk ke pasar dunia. 

Beberapa syarat yang wajib disiapkan meliputi legalitas perusahaan, data diri pengurus dan pemilik saham, NPWP, catatan keuangan, mutasi rekening satu tahun terakhir, serta dokumen jaminan yang sesuai.

Langkah ini dipandang BNI sebagai tindakan nyata dalam memperkokoh ekosistem ekspor di Indonesia sekaligus membuka keran pembiayaan bagi sektor UKM. 

Sebagaimana dilansir dari berita sumber, “BNI berkomitmen untuk terus menghadirkan solusi pembiayaan dan perluasan akses pasar yang komprehensif agar pelaku usaha Indonesia dapat tumbuh menjadi eksportir yang tangguh dan berdaya saing global,” tutur Iqbal.

Sebagai perbankan yang mempunyai koneksi mancanegara, BNI juga mengoptimalkan peran kantor cabang luar negeri di berbagai pusat finansial dunia, seperti Singapura, Hong Kong, Tokyo, Seoul, New York, London, hingga Sydney guna menyokong ekspansi UKM ke mancanegara.

Lewat perpaduan antara pendanaan, layanan transaksi, serta pembukaan akses pasar, Fast Trex Xpora diproyeksikan mampu mempercepat proses peralihan UKM menjadi eksportir sekaligus memperkuat andil sektor usaha dalam memajukan perekonomian nasional.

Reporter: Ibtihal