Pemkab Gorontalo Fasilitasi Kurasi Produk UMKM Agar Naik Kelas

Bupati Kabupaten Gorontalo Sofyan Puhi
Penulis: Ibtihal
Rabu, 06 Mei 2026 | 14:06:10 WIB

GORONTALO – Pemkab Gorontalo memperkuat UMKM lokal melalui program kurasi dan membuka akses pasar modern guna meningkatkan daya saing produk di tengah kompetisi pasar.

Langkah strategis ini diambil oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gorontalo guna memastikan para pelaku usaha kecil di wilayah tersebut memiliki kompetensi yang mumpuni. Transformasi ini dilakukan melalui serangkaian program kurasi produk yang mendalam serta pendampingan intensif bagi para pemilik usaha.

Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi, memberikan penekanan khusus pada pentingnya standar kualitas bagi produk-produk lokal sebelum dipasarkan secara luas. Hal ini bertujuan agar produk asli daerah tidak kalah bersaing dengan produk manufaktur besar yang sudah mapan.

“Kurasi ini penting agar produk UMKM mampu bersaing di pasar karena konsumen memiliki banyak pilihan, baik dari segi kualitas maupun kemasan,” kata Bupati Gorontalo Sofyan Puhi sebagaimana dilansir dari berita sumber. Pernyataan tersebut disampaikan beliau saat menghadiri kegiatan kurasi produk yang berlangsung di Gorontalo pada Selasa kemarin.

Sofyan Puhi menjelaskan bahwa setiap komoditas yang dihasilkan oleh pelaku usaha harus melewati tahapan seleksi yang cukup ketat. Hal ini diperlukan untuk memastikan bahwa produk tersebut telah sesuai dengan kriteria dan keinginan para konsumen saat ini.

Persaingan usaha yang semakin tajam menuntut para pelaku UMKM untuk terus melakukan inovasi pada sisi pengemasan dan mutu barang. Tanpa standarisasi yang jelas, produk lokal akan sulit mendapatkan tempat di hati masyarakat yang semakin selektif dalam berbelanja.

Bagi produk yang dinyatakan lolos proses kurasi, pihak pemerintah daerah akan memberikan bantuan berupa fasilitas untuk masuk ke jaringan retail. Jaringan pasar modern ini biasanya memiliki syarat yang cukup tinggi bagi setiap barang yang akan dipajang di rak mereka.

Pemkab Gorontalo berkomitmen penuh dalam membantu mencarikan jalur distribusi yang tepat bagi produk-produk yang telah dinyatakan siap jual. Pendampingan yang dilakukan tidak hanya berhenti pada tahap produksi saja, melainkan berlanjut hingga ke tahap pemasaran berkelanjutan.

Selain urusan teknis produk, pihak pemerintah juga mengarahkan para pelaku usaha untuk memperhatikan aspek permodalan yang tersedia secara resmi. Dukungan finansial dianggap menjadi salah satu pilar utama dalam memperbesar skala bisnis para pelaku usaha kecil menengah.

“Perbankan saat ini memiliki berbagai program, termasuk Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang dapat dimanfaatkan oleh para pelaku UMKM untuk pengembangan usaha,” katanya sebagaimana dilansir dari berita sumber. Skema kredit ini diharapkan dapat meringankan beban biaya produksi serta operasional yang sering menjadi kendala utama pengusaha.

Inisiatif besar bertajuk “UMKM Naik Kelas” ini merupakan hasil kerja kolaboratif dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan kabupaten. Anggaran khusus pun telah dialokasikan demi menjamin keberlangsungan program yang menyentuh langsung pada sektor ekonomi kerakyatan ini.

Tidak hanya mengandalkan pasar retail swasta, Pemkab Gorontalo juga berinisiatif membangun infrastruktur fisik sebagai sarana promosi mandiri. Salah satunya adalah dengan menyiapkan pusat oleh-oleh yang ditempatkan pada titik-titik lokasi yang dianggap sangat strategis.

Pusat oleh-oleh tersebut nantinya akan berfungsi sebagai etalase utama bagi seluruh produk unggulan yang dihasilkan oleh para pelaku UMKM. Keberadaan fasilitas ini diharapkan mampu menjadi daya tarik bagi wisatawan maupun masyarakat umum untuk mengenal produk lokal.

Melalui integrasi antara kualitas produk yang terkurasi dan akses pasar yang luas, ekonomi daerah diharapkan dapat tumbuh lebih stabil. Pemkab Gorontalo optimis bahwa dengan dukungan yang tepat, produk UMKM lokal akan mampu mendominasi pasar domestik di masa depan.

Reporter: Ibtihal