JAKARTA – J&T Express luncurkan inkubasi bisnis mahasiswa lewat J&T Connect Preneur Goes to Campus, tawarkan modal Rp20 juta dan total hadiah Rp225 juta di 5 kota besar Indonesia.
Program ini bukan semata kampanye korporasi. J&T Express menempatkan diri sebagai mitra tumbuh bagi mahasiswa yang sudah punya ide atau embrio usaha, namun masih terbentur pada 2 hambatan klasik: akses permodalan dan bimbingan teknis yang tepat. Peluncuran resmi digelar di Jakarta pada Selasa (28/4/2026).
"Melalui dua sub program utama, yaitu Campus Talk Show dan kompetisi inkubasi J&T Super Seller, kami menghadirkan dukungan yang komprehensif, mulai dari insight, mentoring, hingga permodalan langsung, agar mahasiswa dapat mengembangkan bisnisnya secara lebih unggul dan berdaya saing," ujar Herline Septia, Brand Manager J&T Express, dalam acara peluncuran di Jakarta, Selasa (28/4/2026).
Herline menambahkan, J&T Express ingin berperan lebih dari sekadar penyedia layanan pengiriman. Melalui kapabilitas logistik yang dimiliki, perusahaan menargetkan posisi sebagai enabler bisnis yang mendampingi pertumbuhan wirausahawan muda secara berkelanjutan.
Program ini terbagi menjadi 2 sub-program utama. Pertama, Campus Talk Show yang menyambangi 5 universitas besar secara berurutan: Universitas Pendidikan Indonesia pada 7 Mei, Universitas Sumatera Utara pada 21 Mei, IPB University pada 26 Mei, Universitas Brawijaya pada 4 Juni, dan Universitas Pertamina pada 9 Juni 2026. Forum interaktif ini diproyeksikan menjaring partisipasi sekitar 3.000 mahasiswa dari berbagai latar belakang jurusan.
Pembicara utama yang digandeng adalah Rizky Arief, CEO HMNS Perfume, yang dikenal berhasil membangun merek lokal parfum populer di kalangan anak muda. Rizky menilai program semacam ini relevan karena memberikan validasi dan ruang bagi mahasiswa untuk berani memulai usaha dengan panduan yang konkret, bukan sekadar inspirasi abstrak.
Sub-program kedua, J&T Super Seller, adalah kompetisi inkubasi bisnis yang terbuka bagi mahasiswa aktif seluruh Indonesia dengan syarat utama: usaha telah berjalan minimal 6 bulan. Dari total target 1.500 pendaftar, akan dipilih 10 finalis terbaik untuk masuk ke tahap inkubasi. Setiap finalis terpilih mendapat suntikan modal awal sebesar Rp20 juta selama masa inkubasi.
Selama periode inkubasi, peserta mengikuti mentoring terstruktur yang mencakup strategi bisnis, manajemen keuangan, brand storytelling, hingga optimalisasi logistik. Pada babak grand final, 3 terbaik memperebutkan total hadiah Rp225 juta, dengan rincian juara pertama Rp100 juta, juara kedua Rp75 juta, dan juara ketiga Rp50 juta.
Program ini mendapat dukungan resmi dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi Republik Indonesia, serta didukung berbagai mitra industri dan media nasional. Pendaftaran J&T Super Seller dibuka mulai 28 April hingga 13 Juni 2026.
Inisiatif ini merupakan evolusi dari program J&T Connect yang telah berjalan sejak 2019. Jika sebelumnya menyasar UMKM umum dan penyandang disabilitas, tahun ini J&T Express secara spesifik membidik mahasiswa sebagai calon pengusaha masa depan yang dinilai memiliki kreativitas tinggi namun membutuhkan ekosistem pendukung yang lebih terstruktur.