JAKARTA – Simak jadwal cum date dividen ADRO hari ini. Emiten Boy Thohir siap bagikan dividen Rp 11.700 per lot untuk pemegang saham yang tercatat pada April 2026.
Momentum pembagian keuntungan dari emiten tambang PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) telah memasuki babak akhir.
"Dividen dibagikan kepada pemegang saham yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham atau recording date pada 29 April 2026," ujar Maharani Cindy Opssedha, sebagaimana dilangsir dari website.com, Sabtu (18/4/2026).
Langkah strategis ini diambil setelah perseroan mendapatkan restu dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan pada 17 April 2026 lalu.
Maharani Cindy Opssedha menjelaskan bahwa pembagian dividen ini merupakan hasil keputusan direksi yang telah mendapatkan persetujuan dari dewan komisaris pada 17 Desember 2025.
Berdasarkan data keuangan, ADRO mengalokasikan total dana sebesar US$ 447,50 juta yang mencakup sekitar 99,96% dari laba bersih tahun buku 2025.
Nilai tersebut juga sudah memperhitungkan dividen interim sebesar US$ 250 juta yang telah didistribusikan kepada pemegang saham pada 15 Januari 2026.
"ADRO akan membagikan dividen final sebesar US$ 197,50 juta kepada pemegang saham. Dengan jumlah itu, investor mendapatkan dividen sekitar Rp 117 per saham atau sekitar Rp 11.700 per lot saham ADRO," tulis laporan website.com, Senin (27/4/2026).
Hingga tutup tahun 2025, laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk tercatat mencapai US$ 447,69 juta.
Perseroan juga memiliki ketahanan finansial yang kuat dengan saldo laba ditahan yang belum ditentukan penggunaannya sebesar US$ 3,22 miliar.
Yield dividen dari saham ini diperkirakan mencapai 4,59% jika mengacu pada harga saham di level 2.510 pada perdagangan akhir pekan sebelumnya.
Angka imbal hasil ini dinilai cukup kompetitif karena berada di atas rata-rata suku bunga deposito bank umum yang berkisar pada level 2%.
Investor yang mengincar dividen final ini wajib memperhatikan jadwal pasar reguler dan negosiasi agar tidak terlewat masa cum date.
Proses pembayaran dana segar ke rekening investor dijadwalkan akan terlaksana secara serentak pada 8 Mei 2026 mendatang.