JAKARTA – Bursa saham Jepang mencatatkan kenaikan signifikan pada perdagangan hari ini setelah rilis data inflasi terbaru memberikan sentimen positif bagi para investor.
Laporan ekonomi tersebut memberikan kejelasan bagi para pelaku pasar yang sebelumnya khawatir akan adanya percepatan pengetatan kebijakan moneter oleh otoritas keuangan setempat.
"Indeks Nikkei 225 ditutup menguat setelah data inflasi konsumen menunjukkan angka yang lebih stabil dari perkiraan pasar sebelumnya," tulis laporan pasar Tokyo, sebagaimana dilansir dari indopremier.com, Jumat (24/4/2026).
Kenaikan ini didominasi oleh saham-saham di sektor teknologi dan otomotif yang sangat sensitif terhadap perubahan proyeksi ekonomi makro.
Analis bursa menyebutkan bahwa meredanya tekanan inflasi memberikan ruang bagi emiten untuk bernapas lega terkait biaya operasional dan daya beli masyarakat.
"Stabilitas harga di tingkat konsumen memberikan keyakinan pada investor bahwa pemulihan ekonomi Jepang tetap berada di jalur yang tepat tanpa gangguan inflasi ekstrem," papar laporan pasar Tokyo, melansir dari indopremier.com, Jumat (24/4/2026).
Sektor ekspor turut mendapatkan keuntungan dari pergerakan nilai tukar Yen yang cenderung stabil pasca pengumuman data tersebut.
Volume perdagangan harian di bursa Tokyo terpantau meningkat dengan partisipasi aktif dari investor institusi asing yang kembali masuk ke pasar ekuitas.
Pemerintah terus memantau pergerakan harga barang pokok guna memastikan momentum pertumbuhan ekonomi tidak terhambat oleh lonjakan biaya energi global.
Beberapa emiten ritel besar juga mencatatkan pertumbuhan harga saham yang solid seiring dengan meningkatnya optimisme konsumsi domestik.
Penutupan perdagangan di zona hijau ini memberikan sinyal positif bagi pergerakan pasar saham di kawasan Asia lainnya pada sesi perdagangan hari yang sama.