Harga Pangan Hari Ini 2026 Cabai Rawit dan Ayam Ras Masih Tinggi Nasional

Senin, 06 April 2026 | 14:37:58 WIB
Harga Pangan Hari Ini 2026 Cabai Rawit dan Ayam Ras Masih Tinggi Nasional

JAKARTA - Pergerakan harga pangan di tingkat nasional kembali menjadi sorotan pada awal periode ini. 

Berdasarkan data terbaru dari Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional yang dikelola oleh Bank Indonesia, sejumlah komoditas menunjukkan harga yang masih berada pada level tinggi. Kondisi ini mencerminkan dinamika pasar yang belum sepenuhnya stabil.

Cabai rawit merah menjadi salah satu komoditas utama yang mendorong kenaikan harga pangan. Dengan angka mencapai Rp83.150 per kilogram, komoditas ini terus mengalami tekanan dari sisi pasokan dan permintaan. Lonjakan tersebut memberi dampak langsung pada kebutuhan rumah tangga sehari-hari.

Tidak hanya cabai, daging ayam ras juga mengalami harga yang relatif tinggi. Di tingkat pedagang eceran nasional, harga ayam ras berada di kisaran Rp44.000 per kilogram. Kondisi ini turut memengaruhi pengeluaran masyarakat, khususnya untuk kebutuhan protein harian.

Bumbu Dapur dan Komoditas Penunjang

Selain cabai rawit merah, komoditas bumbu dapur lainnya juga belum menunjukkan penurunan yang signifikan. Bawang merah tercatat berada di harga Rp47.650 per kilogram, sementara bawang putih bertahan di angka Rp39.650 per kilogram. Kedua komoditas ini masih menjadi bagian penting dalam berbagai masakan.

Cabai jenis lain juga ikut mengalami kondisi harga yang relatif tinggi. Cabai merah besar dijual di kisaran Rp48.700 per kilogram, cabai merah keriting di Rp42.550 per kilogram, dan cabai rawit hijau di Rp44.400 per kilogram. Variasi harga ini menunjukkan bahwa tekanan harga tidak hanya terjadi pada satu jenis saja.

Fluktuasi harga bumbu dapur ini erat kaitannya dengan faktor distribusi dan produksi. Ketergantungan terhadap cuaca dan musim panen juga menjadi salah satu penyebab utama pergerakan harga yang tidak stabil.

Harga Beras Berdasarkan Kualitas

Komoditas beras sebagai kebutuhan pokok utama juga menunjukkan variasi harga yang cukup lebar. Beras kualitas bawah I dijual dengan harga Rp14.350 per kilogram, sementara kualitas bawah II berada di angka Rp15.150 per kilogram. Keduanya masih menjadi pilihan bagi masyarakat dengan daya beli tertentu.

Untuk beras kualitas medium, harga berkisar antara Rp15.700 hingga Rp16.050 per kilogram. Sementara itu, beras kualitas premium atau super juga tetap berada di level tinggi, dengan super I mencapai Rp16.900 per kilogram dan super II di Rp16.500 per kilogram.

Perbedaan harga ini mencerminkan kualitas serta segmentasi pasar yang ada di Indonesia. Beras dengan kualitas lebih tinggi biasanya memiliki harga lebih mahal karena proses produksi dan kualitas hasil panennya.

Komoditas Protein Hewani dan Kebutuhan Pokok Lainnya

Di sektor protein hewani, harga daging sapi juga terpantau tinggi. Daging sapi kualitas I berada di angka Rp146.550 per kilogram, sedangkan kualitas II sedikit lebih rendah di Rp139.450 per kilogram. Harga ini masih tergolong tinggi bagi sebagian besar masyarakat.

Sementara itu, harga telur ayam ras tercatat berada di kisaran Rp32.300 per kilogram. Telur menjadi salah satu alternatif sumber protein yang lebih terjangkau, meskipun tetap mengalami tekanan harga di pasar.

Komoditas lain seperti gula pasir juga menunjukkan harga yang relatif stabil. Gula pasir premium dijual di angka Rp20.350 per kilogram, sedangkan gula lokal berada di Rp18.950 per kilogram. Keduanya menjadi kebutuhan penting dalam konsumsi harian masyarakat.

Harga Minyak Goreng Masih Beragam

Pada sektor minyak goreng, harga juga menunjukkan variasi berdasarkan jenis dan kemasan. Minyak goreng curah dijual dengan harga Rp20.500 per liter. Sementara itu, minyak goreng kemasan premium berada di level Rp23.300 per liter.

Untuk kemasan sederhana, harga minyak goreng tercatat di angka Rp22.200 per liter. Perbedaan harga ini biasanya dipengaruhi oleh kualitas, merek, serta biaya distribusi yang berbeda di setiap wilayah.

Minyak goreng menjadi salah satu komoditas penting dalam rumah tangga, sehingga pergerakan harganya selalu menjadi perhatian. Stabilitas harga di sektor ini sangat berpengaruh terhadap biaya hidup masyarakat secara umum.

Peran Data Harga dalam Stabilitas Ekonomi

Data yang dirilis oleh Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional memiliki peran penting dalam memantau kondisi ekonomi nasional. Informasi ini digunakan sebagai acuan oleh pemerintah untuk menjaga stabilitas harga dan memastikan ketersediaan pasokan pangan.

Selain itu, data tersebut juga membantu masyarakat dalam memahami tren harga yang sedang terjadi di pasar. Dengan informasi yang transparan, masyarakat dapat lebih bijak dalam merencanakan pengeluaran sehari-hari.

Pemantauan harga secara berkala menjadi langkah penting dalam mengantisipasi gejolak ekonomi. Hal ini membantu menjaga keseimbangan antara permintaan dan pasokan, sehingga stabilitas pangan tetap terjaga.

Secara keseluruhan, kondisi harga pangan hari ini menunjukkan bahwa beberapa komoditas masih berada pada level tinggi. Cabai rawit merah, daging ayam, dan sejumlah bahan pokok lainnya menjadi indikator utama yang mencerminkan dinamika pasar nasional yang terus bergerak.

Terkini