Harga BBM Pertalite & Pertamax 1 April 2026 Tak Berubah, Bagaimana Harga di SPBU BP dan Vivo?

Kamis, 02 April 2026 | 10:20:21 WIB
Harga BBM Pertalite & Pertamax 1 April 2026 Tak Berubah, Bagaimana Harga di SPBU BP dan Vivo?

JAKARTA - Upaya menjaga stabilitas energi nasional kembali ditegaskan pemerintah dan pelaku industri energi pada awal April 2026. 

Di tengah lonjakan harga minyak mentah dunia, keputusan untuk tidak menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) menjadi langkah penting yang berdampak langsung bagi masyarakat luas. Kebijakan ini tidak hanya berlaku di SPBU milik Pertamina, tetapi juga di sejumlah SPBU swasta seperti BP dan Vivo.

Kondisi ini menunjukkan adanya sinergi antara kebijakan pemerintah dan pelaku usaha dalam menjaga stabilitas harga energi, sekaligus mencegah gejolak di tengah ketidakpastian global. Dengan harga yang tetap, masyarakat diharapkan dapat menjalankan aktivitas tanpa tekanan tambahan dari sisi biaya bahan bakar.

Pemerintah dan Pertamina Jaga Stabilitas Harga BBM

Pertamina melalui Pertamina Patra Niaga memastikan bahwa seluruh jenis BBM, baik subsidi maupun non-subsidi, tidak mengalami kenaikan harga per 1 April 2026. Langkah ini merupakan bagian dari komitmen dalam menjaga ketersediaan energi nasional sekaligus mengikuti kebijakan pemerintah.

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV. Dumatubun, menyampaikan bahwa pihaknya terus menjalankan berbagai strategi untuk menjaga stabilitas tersebut. Selain mengikuti kebijakan harga, Pertamina juga melakukan efisiensi distribusi dan negosiasi dengan pemasok.

"Kami juga mengimbau masyarakat untuk menggunakan energi secara bijak sesuai kebutuhan dan tidak terpengaruh oleh informasi yang dapat memicu panic buying," ujar Roberth.

Imbauan ini menjadi penting di tengah meningkatnya kekhawatiran akibat fluktuasi harga minyak global. Penggunaan energi secara bijak dinilai sebagai salah satu kunci dalam menjaga ketahanan energi nasional.

Harga BBM Subsidi dan Non-Subsidi Tetap Berlaku Nasional

BBM di SPBU Pertamina dibagi menjadi dua kategori utama, yakni subsidi dan non-subsidi. Untuk BBM subsidi, harga tetap sama di seluruh wilayah Indonesia.

Berikut rinciannya:

  • Pertalite: Rp 10.000 per liter
  • Biosolar: Rp 6.800 per liter

Sementara itu, harga BBM non-subsidi bervariasi tergantung wilayah pemasaran. Penyesuaian ini mempertimbangkan distribusi dan kondisi masing-masing daerah, namun secara umum tidak mengalami perubahan dari bulan sebelumnya.

Daftar Lengkap Harga BBM Nonsubsidi Pertamina per 1 April 2026

Aceh

  • Pertamax: Rp 12.600
  • Pertamax Turbo: Rp 13.350
  • Dexlite: Rp 14.500
  • Pertamina Dex: Rp 14.800

Free Trade Zone (FTZ) Sabang

  • Pertamax: Rp 11.500
  • Dexlite: Rp 13.250

Sumatera Utara

  • Pertamax: Rp 12.600
  • Pertamax Turbo: Rp 13.350
  • Dexlite: Rp 14.500
  • Pertamina Dex: Rp 14.800

Sumatera Barat

  • Pertamax: Rp 12.900
  • Pertamax Turbo: Rp 13.650
  • Dexlite: Rp 14.800
  • Pertamina Dex: Rp 15.100

Riau & Kepulauan Riau

  • Pertamax: Rp 12.900
  • Pertamax Turbo: Rp 13.650
  • Dexlite: Rp 14.800
  • Pertamina Dex: Rp 15.100

Free Trade Zone (FTZ) Batam

  • Pertamax: Rp 11.750
  • Pertamax Turbo: Rp 12.400
  • Dexlite: Rp 13.450
  • Pertamina Dex: Rp 13.800

Jambi, Bengkulu, Sumatera Selatan, Bangka Belitung, Lampung

  • Pertamax: Rp 12.600
  • Pertamax Turbo: Rp 13.350
  • Dexlite: Rp 14.500
  • Pertamina Dex: Rp 14.800

DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, NTB

  • Pertamax: Rp 12.300
  • Pertamax Turbo: Rp 13.100
  • Pertamax Green 95: Rp 12.900
  • Dexlite: Rp 14.200
  • Pertamina Dex: Rp 14.500

Nusa Tenggara Timur

  • Pertamax: Rp 12.600
  • Pertamax Turbo: Rp 13.350
  • Dexlite: Rp 14.500
  • Pertamina Dex: Rp 14.800

Kalimantan Barat, Tengah, Timur

  • Pertamax: Rp 12.600
  • Pertamax Turbo: Rp 13.350
  • Dexlite: Rp 14.500
  • Pertamina Dex: Rp 14.800

Kalimantan Selatan

  • Pertamax: Rp 12.900
  • Pertamax Turbo: Rp 13.650
  • Dexlite: Rp 14.800
  • Pertamina Dex: Rp 15.100

Kalimantan Utara

  • Pertamax: Rp 12.900
  • Pertamax Turbo: Rp 13.650
  • Dexlite: Rp 14.800
  • Pertamina Dex: Rp 15.100

Sulawesi (Utara, Tengah, Tenggara, Selatan, Barat)

  • Pertamax: Rp 12.600
  • Pertamax Turbo: Rp 13.350
  • Dexlite: Rp 14.500
  • Pertamina Dex: Rp 14.800

Maluku, Maluku Utara

  • Pertamax: Rp 12.600
  • Dexlite: Rp 14.500

Papua & wilayah Papua lainnya (Papua Barat, Selatan, Pegunungan, Tengah, Barat Daya)

  • Pertamax: Rp 12.600
  • Pertamax Turbo: Rp 13.350
  • Dexlite: Rp 14.500
  • Pertamina Dex: Rp 14.800

SPBU Swasta Ikut Menahan Harga, Stok Masih Terbatas

Tidak hanya Pertamina, SPBU swasta seperti BP dan Vivo juga memilih untuk tidak menaikkan harga BBM pada periode yang sama. Namun, kondisi di lapangan menunjukkan adanya keterbatasan pilihan produk.

Di SPBU VIVO Kemang, Jakarta Selatan, saat ini hanya tersedia BBM jenis Revvo 92 dengan harga Rp 12.390 per liter. Hal serupa juga terlihat di SPBU BP-AKR Lenteng Agung, yang hanya menyediakan BBM BP 92 dengan harga yang sama.

SPBU BP-AKR di Joglo Jakarta Barat juga menunjukkan kondisi serupa, dengan satu jenis BBM yang tersedia tanpa perubahan harga dibandingkan bulan sebelumnya.

Sementara itu, di beberapa SPBU Shell di wilayah Jakarta Selatan, ketersediaan produk bahkan lebih terbatas. Papan harga masih menunjukkan angka Rp 0, menandakan belum tersedianya produk BBM secara lengkap.

Stabilitas Harga Jadi Kunci Ketahanan Energi Nasional

Kondisi harga BBM yang tetap di tengah tekanan global menjadi sinyal positif bagi stabilitas ekonomi nasional. Namun demikian, pemerintah dan pelaku usaha tetap mengingatkan pentingnya konsumsi energi yang bijak.

Selain menjaga distribusi tetap lancar, partisipasi masyarakat dalam menggunakan energi secara efisien dinilai menjadi faktor penting dalam menjaga keseimbangan pasokan dan permintaan.

Dengan kombinasi kebijakan harga, efisiensi operasional, serta kesadaran publik, diharapkan ketahanan energi nasional tetap terjaga meski menghadapi dinamika global yang tidak menentu.

Terkini