JAKARTA - Struktur baru dalam tubuh tim nasional Indonesia mulai terlihat jelas setelah pengumuman resmi jajaran pelatih.
Kehadiran susunan kepelatihan ini menjadi bagian penting dari upaya pembaruan sistem yang diharapkan mampu meningkatkan performa skuad Garuda di level internasional.
Sorotan utama tertuju pada John Herdman yang kini memimpin Timnas Indonesia. Ia tidak bekerja sendiri, melainkan didukung oleh tim besar yang terdiri dari berbagai spesialis di bidangnya untuk memperkuat semua aspek permainan.
Struktur kepelatihan hadir dengan pendekatan berbeda
Daftar tim kepelatihan Timnas Indonesia era John Herdman akhirnya diumumkan secara resmi. Juru taktik asal Inggris itu memiliki sepuluh asisten untuk membantu dirinya dalam menangani skuad Garuda.
Deretan pembantu pelatih kepala ini mengisi berbagai posisi strategis yang telah disiapkan. Struktur ini terbilang berbeda jika dibandingkan dengan susunan kepelatihan pada era Shin Tae-yong dan Patrick Kluivert.
Untuk posisi asisten pelatih misalnya, John Herdman membaginya ke dalam tiga fokus utama, yakni menyerang, bertahan, dan pendukung teknis.
Pembagian tugas pelatih lebih spesifik
Pembagian peran ini menunjukkan pendekatan yang lebih rinci dalam pengembangan tim. Setiap sektor permainan mendapat perhatian khusus agar performa tim bisa lebih maksimal.
Pada sektor penjaga gawang, terdapat dua pelatih yang ditunjuk. Salah satunya juga merangkap sebagai pelatih spesialis bola mati atau set piece, yang menjadi hal baru dalam struktur tim kepelatihan.
Pendekatan ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas permainan Timnas Indonesia, terutama dalam situasi-situasi krusial seperti bola mati yang sering menjadi penentu hasil pertandingan.
Asisten asing isi peran kunci tim
Dari lima posisi utama, sebagian besar diisi oleh pelatih asing. Untuk posisi asisten penyerangan, John Herdman menunjuk Elliot Dickman.
Sementara untuk sektor pertahanan dipercayakan kepada Steven Vitoria. Sosok ini tergolong baru di dunia kepelatihan setelah sebelumnya dikenal sebagai pemain dan kapten Timnas Kanada.
Adapun untuk pendukung teknis, posisi tersebut diisi oleh dua nama yakni Simon Grayson dan Nova Arianto yang sebelumnya juga menjadi bagian dari tim pelatih era Shin Tae-yong.
Kontribusi staf lokal tetap diperhatikan
Selain Nova Arianto, terdapat tiga sosok lokal lain yang masuk dalam tim kepelatihan Timnas Indonesia. Kehadiran mereka menjadi bukti bahwa peran tenaga lokal tetap mendapat perhatian dalam struktur baru ini.
Nama-nama tersebut adalah Dzikry Lazuardi, Valdano Wiriawanputra, dan Emilia Achmadi.
Ketiganya memiliki latar belakang yang kuat di bidang masing-masing, mulai dari analisis performa, sport science, hingga nutrisi atlet yang sangat penting dalam mendukung performa pemain.
Daftar lengkap tim kepelatihan resmi
Berikut susunan lengkap tim kepelatihan Timnas Indonesia di bawah komando John Herdman yang telah diumumkan secara resmi.
John Herdman sebagai head coach memimpin keseluruhan strategi tim. Ia didampingi Elliot Dickman sebagai asisten penyerangan dan Steven Vitoria sebagai asisten pertahanan.
Untuk pendukung teknis, terdapat Nova Arianto dan Simon Grayson. Sementara posisi pelatih kiper dan set piece dipegang Andrej Kostolansky, dibantu Damian van Rensburg sebagai asisten pelatih kiper.
Di sektor analisis dan performa, Dzikry Lazuardi bertugas sebagai technical performance analyst, Valdano Wiriawanputra sebagai sport scientist, serta Cesar Meylan sebagai head of performance.
Sementara itu, Emilia Achmadi mengisi posisi sebagai sport dietician yang berperan dalam menjaga kebutuhan nutrisi para pemain.
Dengan komposisi ini, diharapkan Timnas Indonesia mampu meningkatkan kualitas permainan secara menyeluruh dan bersaing lebih kompetitif di kancah internasional.