Mohamed Salah Tinggalkan Liverpool Akhir Musim 2026 Akhiri Era Gemilang Anfield

Rabu, 25 Maret 2026 | 10:05:15 WIB
Mohamed Salah Tinggalkan Liverpool Akhir Musim 2026 Akhiri Era Gemilang Anfield

JAKARTA - Perjalanan panjang seorang ikon sepak bola bersama klub besar akhirnya mencapai titik akhir. 

Mohamed Salah dipastikan akan mengakhiri kebersamaannya dengan Liverpool pada akhir musim 2025/26. Keputusan ini menjadi penanda berakhirnya salah satu era paling sukses dalam sejarah klub.

Kepastian tersebut diumumkan langsung oleh Liverpool pada Rabu dini hari WIB. Langkah ini cukup mengejutkan mengingat Salah sebelumnya sempat memperpanjang kontrak. Namun, kedua pihak sepakat untuk mengakhiri kerja sama setelah musim ini selesai.

Perpisahan ini tentu meninggalkan kesan mendalam bagi para pendukung. Salah bukan sekadar pemain, tetapi simbol kesuksesan klub dalam beberapa tahun terakhir. Kontribusinya menjadi bagian penting dari perjalanan Liverpool di berbagai kompetisi.

awal perjalanan dan peran penting di liverpool

Salah bergabung dengan Liverpool pada 2017 dari AS Roma. Nilai transfernya saat itu mencapai sekitar 36,5 juta pounds. Sejak kedatangannya, ia langsung menunjukkan kualitas sebagai pemain top.

Dalam waktu singkat, Salah menjelma menjadi sosok kunci di lini serang. Kecepatan, ketajaman, dan konsistensinya membuatnya sulit tergantikan. Ia menjadi bagian integral dari strategi permainan tim.

Perannya tidak hanya terlihat dari jumlah gol. Salah juga berkontribusi dalam membangun serangan. Kombinasi dengan rekan setim menjadikan lini depan Liverpool sangat berbahaya.

Selama bertahun-tahun, ia menjadi andalan utama klub. Kehadirannya memberikan stabilitas dan kepercayaan diri bagi tim. Tidak berlebihan jika ia disebut sebagai ikon Anfield.

catatan statistik yang luar biasa

Sepanjang kariernya di Liverpool, Salah mencatatkan 435 penampilan di semua kompetisi. Dari jumlah tersebut, ia berhasil mencetak 255 gol. Selain itu, ia juga menyumbangkan 119 assist.

Catatan ini menempatkannya sebagai pencetak gol terbanyak ketiga sepanjang masa Liverpool. Ia berada di bawah Ian Rush dan Roger Hunt. Prestasi ini menunjukkan konsistensi luar biasa.

Di level Premier League, Salah juga mencatatkan rekor impresif. Ia memiliki 281 keterlibatan gol bersama Liverpool. Angka ini menjadi yang tertinggi untuk satu klub.

Rekor tersebut bahkan melampaui capaian Wayne Rooney bersama Manchester United. Hal ini semakin mempertegas statusnya sebagai pemain elite. Kontribusinya sulit ditandingi.

deretan trofi dan penghargaan individu

Selama membela Liverpool, Salah berhasil meraih delapan trofi utama. Di antaranya dua gelar Premier League. Ia juga membawa klub meraih trofi Liga Champions musim 2018/19.

Keberhasilan ini menjadi bukti kontribusinya dalam membawa tim meraih kejayaan. Salah selalu tampil dalam momen penting. Ia kerap menjadi pembeda di pertandingan besar.

Selain trofi tim, ia juga meraih berbagai penghargaan individu. Salah memenangkan dua gelar Pemain Terbaik Premier League. Salah satunya diraih pada musim 2024/25.

Pada musim tersebut, ia tampil luar biasa. Ia menyamai rekor keterlibatan gol dalam satu musim sebanyak 47. Selain itu, ia juga meraih Golden Boot dan Playmaker Award secara bersamaan.

penurunan performa di musim terakhir

Memasuki musim 2025/26, performa Salah mengalami penurunan. Ia baru mencatatkan 10 gol dan sembilan assist dari 34 pertandingan. Angka ini lebih rendah dibanding musim sebelumnya.

Kondisi ini sempat menjadi sorotan publik dan media. Salah juga sempat mengungkapkan kekecewaannya pada Desember lalu. Ia menyebut klub telah mengecewakannya di tengah penurunan performa.

Situasi tersebut sempat memunculkan berbagai spekulasi. Banyak yang mempertanyakan masa depannya di Liverpool. Namun, Salah tetap menunjukkan profesionalisme.

Ia kembali masuk ke dalam tim dan terus berkontribusi. Meski performanya menurun, perannya tetap penting. Pengalaman dan kualitasnya masih dibutuhkan.

fokus menutup musim dengan prestasi

Menjelang akhir kebersamaannya, Salah tetap memiliki target besar. Ia ingin membantu Liverpool mencapai hasil terbaik. Fokus utamanya adalah membawa tim lolos ke Liga Champions.

Selain itu, peluang meraih gelar masih terbuka. Salah ingin menutup perjalanannya dengan catatan manis. Hal ini menjadi motivasi tambahan baginya.

Perpisahan ini menjadi momen emosional bagi klub dan penggemar. Salah telah memberikan banyak kenangan indah. Kontribusinya akan selalu dikenang.

Dengan berakhirnya era ini, Liverpool akan memasuki fase baru. Sementara itu, Salah akan melanjutkan perjalanan kariernya di tempat lain. Namun, warisannya di Anfield akan tetap abadi.

Terkini