Akselerasi MBG di Barito Timur: 13.361 Siswa Sudah Terlayani, Dapur Tambahan Siap Dikejar

Jumat, 27 Februari 2026 | 10:41:04 WIB
Akselerasi MBG di Barito Timur: 13.361 Siswa Sudah Terlayani, Dapur Tambahan Siap Dikejar

JAKARTA - Kabupaten Barito Timur (Bartim) terus menunjukkan komitmen serius dalam menyukseskan program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) di awal tahun 2026 ini.

Berdasarkan laporan terbaru, sebanyak 13.361 siswa di wilayah tersebut telah merasakan manfaat langsung dari asupan nutrisi berkualitas yang disediakan pemerintah. Meski angka pencapaian sudah cukup signifikan, Pemerintah Kabupaten Barito Timur tidak lantas berpuas diri.

Saat ini, fokus utama dialihkan pada penguatan infrastruktur pendukung guna menjangkau seluruh target penerima yang telah ditetapkan.

Target Besar Menuju 19.546 Penerima Manfaat

Perjalanan program MBG di Barito Timur masih menyisakan tantangan untuk menjangkau sekitar 6.185 siswa lagi guna memenuhi total target 19.546 penerima manfaat. Angka ini mencakup pelajar dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari tingkat dasar hingga menengah di seluruh pelosok kabupaten. Langkah akselerasi ini krusial untuk memastikan bahwa keadilan nutrisi tidak hanya dirasakan oleh siswa di pusat kota, tetapi juga menjangkau sekolah-sekolah di wilayah terpencil.

Pemerintah daerah optimis bahwa dengan manajemen yang tepat, seluruh siswa di Barito Timur akan segera mendapatkan hak mereka atas makanan bergizi setiap hari sekolah. Program ini dipandang sebagai investasi jangka panjang untuk mencetak generasi muda "Gumi Jari Janang Kalalawah" yang sehat, cerdas, dan memiliki daya saing tinggi.

Pembangunan Dapur Satuan Pelayanan Sebagai Kunci Distribusi

Untuk mengejar sisa target yang belum terlayani, strategi utama yang ditempuh adalah dengan menyiapkan tambahan dapur satuan pelayanan. Ketersediaan dapur yang representatif dan sesuai standar kesehatan menjadi tulang punggung keberhasilan program ini. Dapur-dapur baru ini dirancang untuk memperpendek jarak distribusi, sehingga makanan sampai ke tangan siswa dalam kondisi segar dan tetap terjaga kandungan gizinya.

Penambahan titik dapur ini juga bertujuan untuk:

Meningkatkan Kapasitas Produksi: Mampu mengolah ribuan porsi makanan dalam waktu singkat sesuai standar ahli gizi.

Standarisasi Menu: Memastikan setiap unit dapur mengikuti panduan menu seimbang yang terdiri dari karbohidrat, protein, sayuran, dan buah.

Pemberdayaan Lokal: Melibatkan tenaga kerja serta bahan pangan dari petani dan peternak di sekitar lokasi dapur untuk menghidupkan ekonomi kerakyatan.

Kolaborasi Dan Pengawasan Mutu Nutrisi

Pemerintah Kabupaten Barito Timur melalui instansi terkait terus melakukan pengawasan ketat terhadap operasional dapur yang sudah berjalan. Aspek higienitas dan sanitasi menjadi parameter utama yang tidak bisa ditawar. Setiap makanan yang disajikan harus melewati verifikasi kualitas guna menjamin keamanan konsumsi bagi para siswa.

"Saat ini 13.361 siswa sudah menerima MBG. Kami sedang menyiapkan tambahan dapur untuk mengejar total 19.546 penerima manfaat. Kolaborasi antara pemerintah, sekolah, dan masyarakat sangat menentukan kelancaran program ini di lapangan," ungkap pejabat terkait mengenai progres infrastruktur tersebut.

Terkini