JAKARTA - Dinamika harga pangan di Jawa Timur menunjukkan tren yang bervariasi menjelang akhir pekan ini. Di tengah stabilnya pasokan beberapa komoditas, masyarakat perlu mewaspadai kenaikan harga pada bumbu dapur, terutama kelompok bawang dan cabai.
Sementara itu, kabar baik datang dari sektor protein hewani, di mana harga daging sapi mulai menunjukkan tren penurunan harga di sejumlah pasar induk dan tradisional.
Daftar Harga Komoditas Utama (Rata-Rata Jatim)
Berdasarkan pantauan pasar di seluruh kabupaten/kota di Jawa Timur, berikut adalah rincian harga yang berlaku hari ini:
| Komoditas | Status | Harga Rata-Rata (per Kg) |
|---|---|---|
| Daging Sapi Murni | ?? Turun | Rp115.000 – Rp118.000 |
| Bawang Merah | ?? Naik | Rp35.000 – Rp38.000 |
| Bawang Putih | ?? Naik | Rp38.500 – Rp40.000 |
| Cabai Rawit Merah | ?? Naik | Rp65.000 – Rp72.000 |
| Daging Ayam Broiler | ?? Stabil | Rp34.000 – Rp36.000 |
| Telur Ayam Ras | ?? Stabil | Rp28.500 – Rp30.000 |
| Beras Medium | ?? Stabil | Rp12.500 – Rp13.200 |
Analisis Pergerakan Harga
Penyebab Kenaikan Bumbu Dapur: Kenaikan harga cabai dan bawang disinyalir terjadi karena faktor cuaca yang mempengaruhi produktivitas petani di sentra produksi seperti Kediri dan Probolinggo. Penurunan pasokan di tingkat pasar membuat harga melonjak cukup signifikan dibandingkan pekan lalu.
Daging Sapi Melandai: Penurunan harga daging sapi murni memberikan angin segar bagi konsumen dan pelaku usaha kuliner. Stok yang mencukupi dari rumah potong hewan (RPH) di daerah lokal membuat harga lebih kompetitif.
Stabilitas Beras dan Telur: Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui berbagai program operasi pasar terpantau berhasil menjaga harga beras tetap stabil, meskipun permintaan pasar mulai mengalami peningkatan tipis.