Prabowo Buka Puasa Bersama MBZ di Abu Dhabi, Hadiri Pertemuan Langka Tujuh Pemimpin PEA

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:14:28 WIB
Prabowo Buka Puasa Bersama MBZ di Abu Dhabi, Hadiri Pertemuan Langka Tujuh Pemimpin PEA

JAKARTA - Suasana Ramadan di Abu Dhabi menjadi saksi dimulainya agenda penting hubungan bilateral Indonesia dan Persatuan Emirat Arab. 

Presiden Prabowo Subianto mengawali pertemuan bilateral dengan Presiden Persatuan Emirat Arab (PEA) Sheikh Mohammed bin Zayed Al Nahyan (MBZ) melalui momen buka puasa bersama. Kegiatan tersebut berlangsung di Qasr Al Bahr dan sekaligus menjadi sambutan atas kunjungan Prabowo ke negara tersebut.

Pertemuan bernuansa religius ini bukan sekadar seremoni. Momentum tersebut memperlihatkan kedekatan diplomatik antara kedua negara, sekaligus menandai dimulainya rangkaian agenda strategis yang telah dijadwalkan. Kehadiran para pimpinan PEA dalam forum yang sama semakin menegaskan arti penting pertemuan tersebut.

Momen buka puasa bersama itu diunggah di Instagram Sekretariat Kabinet dan Prabowo pada Jumat, 27 Februari 2026 dini hari. Dokumentasi yang dibagikan memperlihatkan suasana hangat di lokasi acara, lengkap dengan penyambutan langsung oleh Presiden MBZ kepada Prabowo.

Suasana Penyambutan di Qasr Al Bahr

Prabowo disambut Presiden MBZ di area seperti halaman yang sekaligus menjadi tempat berbuka. Di area tersebut, tersusun sejumlah sofa dan meja dengan formasi melingkar.

Tata ruang yang dibuat melingkar menghadirkan kesan akrab dan setara di antara para pemimpin yang hadir. Nuansa terbuka di halaman Qasr Al Bahr memperkuat kesan santai namun tetap khidmat, sesuai dengan karakter bulan suci Ramadan.

Prabowo duduk bersebelahan dengan Presiden MBZ di bagian tengah. Penempatan posisi tersebut mencerminkan kehormatan sekaligus kedekatan hubungan kedua pemimpin. Di hadapan mereka, tampak para pimpinan PEA lain yang turut ambil bagian dalam pertemuan tersebut.

Kehadiran Tujuh Pemimpin PEA

Terlihat juga para pimpinan PEA lain yang duduk hadapan kedua pemimpin negara tersebut. Mereka yakni Emir Dubai sekaligus Perdana Menteri PEA, serta Emir Sharjah, Emir Ajman, Emir Umm Al Quwain, Emir Ras Al Khaimah, dan Emir Fujairah.

Kehadiran tujuh pemimpin PEA, termasuk Presiden MBZ, memiliki arti tersendiri. Untuk diketahui, pertemuan 7 pemimpin PEA termasuk Presiden MBZ hanya dilakukan sekali dalam setahun. Fakta ini menegaskan bahwa momen buka puasa bersama tersebut berlangsung dalam forum yang sangat terbatas dan istimewa.

Rangkaian pertemuan dilanjutkan dengan buka puasa bersama yang berlangsung dalam suasana khidmat dan penuh kebersamaan. Atmosfer kebersamaan tersebut memperlihatkan eratnya hubungan personal dan diplomatik yang terjalin di antara para pemimpin.

Pesan Prabowo di Bulan Suci Ramadan

Kebersamaan itu juga diiringi pesan yang disampaikan Prabowo melalui media sosial. Dalam unggahan resminya, ia menekankan makna silaturahmi dan kerja sama strategis antara Indonesia dan PEA.

"Alhamdulillah, di bulan suci Ramadan yang penuh berkah, saya berkesempatan berbuka puasa bersama Presiden Uni Emirat Arab, Yang Mulia Mohamed bin Zayed Al Nahyan. Silaturahmi ini menjadi momentum untuk mempererat persahabatan serta memperkuat kerja sama strategis Indonesia dan UEA bagi kesejahteraan rakyat kedua bangsa," tulis keterangan di Instagram Prabowo.

Pesan tersebut menegaskan bahwa buka puasa bersama bukan sekadar kegiatan keagamaan, melainkan juga bagian dari upaya memperkuat hubungan bilateral. Ramadan dimaknai sebagai momentum untuk memperdalam persahabatan dan meningkatkan kolaborasi yang saling menguntungkan.

Delegasi Indonesia yang Turut Mendampingi

Dalam kunjungan tersebut, Presiden Prabowo tidak sendiri. Turut hadir mendampingi Presiden Prabowo adalah Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, serta Duta Besar RI untuk PEA Judha Nugraha.

Kehadiran para pejabat ini menunjukkan bahwa kunjungan tersebut membawa agenda strategis di berbagai sektor. Menteri Luar Negeri berperan dalam memperkuat komunikasi diplomatik, sementara Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral mencerminkan pentingnya kerja sama di bidang energi dan sumber daya. Sekretaris Kabinet serta Duta Besar RI untuk PEA turut memastikan koordinasi dan kelancaran agenda bilateral.

Secara keseluruhan, momen buka puasa bersama di Qasr Al Bahr menjadi simbol awal dari rangkaian pertemuan bilateral yang lebih luas. Pertemuan tersebut menggabungkan nilai religius Ramadan dengan kepentingan strategis kedua negara.

Kebersamaan Prabowo dengan Presiden MBZ serta enam pimpinan PEA lainnya menegaskan eratnya hubungan Indonesia dan Persatuan Emirat Arab. Dengan suasana yang khidmat dan penuh keakraban, pertemuan tersebut diharapkan menjadi fondasi kuat bagi penguatan kerja sama yang berorientasi pada kesejahteraan rakyat kedua bangsa.

Terkini