JAKARTA - Transformasi elektrifikasi yang dilakukan pabrikan otomotif global semakin nyata di pasar Amerika Serikat.
Salah satu gebrakan terbaru datang dari Toyota yang resmi memperkenalkan SUV listrik terbarunya. Model tersebut hadir sebagai generasi anyar Highlander dengan teknologi sepenuhnya bertenaga listrik. Kehadirannya menandai langkah penting Toyota di segmen kendaraan ramah lingkungan.
Produsen roda empat asal Jepang, Toyota, telah meluncurkan Highlander generasi terbaru untuk konsumen di Amerika Serikat (AS). Kendaraan tersebut tak lagi menggunakan mesin bensin, melainkan listrik murni. Perubahan ini menjadi sinyal kuat komitmen Toyota terhadap kendaraan nol emisi. Lalu, apa yang membuatnya spesial?
Disitat dari Gaadiwaadi, Jumat, Toyota Highlander EV merupakan SUV listrik tiga baris pertama pabrikan di pasar Amerika Serikat. Kendaraan itu punya tampilan bongsor dengan konfigurasi tujuh penumpang. Desainnya dirancang untuk kebutuhan keluarga modern. Dimensi besar menjadi salah satu daya tarik utama.
Produksi dan Platform Khusus Mobil Listrik
Highlander EV diproduksi di pabrik Toyota di Kentucky, sementara komponen baterainya dibuat di fasilitas baru Toyota di North Carolina. Strategi produksi ini memperlihatkan keseriusan perusahaan dalam memperluas lini kendaraan listrik. Fasilitas baru tersebut mendukung rantai pasok baterai secara mandiri. Langkah ini juga memperkuat posisi Toyota di pasar Amerika.
Mobil itu menggunakan platform TNGA-K yang sudah direkayasa ulang agar bisa menampung baterai besar di bawah lantai kabin, khas mobil listrik modern. Rekayasa ulang tersebut memungkinkan distribusi bobot lebih seimbang. Selain itu, ruang kabin tetap lega tanpa mengorbankan kapasitas baterai. Platform ini menjadi fondasi penting performa kendaraan.
Opsi Baterai dan Jarak Tempuh Impresif
Toyota menyediakan dua opsi baterai, yakni 77,0 kWh dan 95,8 kWh. Soal jarak tempuh, SUV itu diklaim bisa melaju sejauh 434 km hingga 515 km dalam sekali pengisian penuh, tergantung varian. Versi dengan baterai terbesar dan sistem penggerak semua roda (AWD) menjadi yang paling jauh daya jelajahnya. Angka tersebut cukup kompetitif di kelasnya.
Dengan jarak tempuh maksimal 515 km, Highlander EV menawarkan fleksibilitas untuk perjalanan jarak jauh. Hal ini menjadi keunggulan penting bagi konsumen di Amerika Serikat. Kombinasi kapasitas baterai besar dan efisiensi sistem penggerak meningkatkan daya tariknya. Toyota menyasar pengguna keluarga yang aktif dan dinamis.
Performa Motor Listrik dan Sistem Penggerak
Untuk performa, varian penggerak roda depan (FWD) menghasilkan tenaga 221 dk dengan torsi 268 Nm. Sementara varian AWD dengan baterai 95,8 kWh mampu menyemburkan daya 338 dk dan torsi 438 Nm. Perbedaan tenaga ini memberi pilihan sesuai kebutuhan konsumen. Varian AWD jelas menawarkan performa lebih agresif.
Tenaga besar tersebut memastikan akselerasi responsif khas kendaraan listrik. Distribusi torsi instan membuat pengalaman berkendara lebih halus. Sistem penggerak semua roda juga meningkatkan stabilitas di berbagai kondisi jalan. Hal ini penting terutama untuk pasar Amerika yang memiliki beragam karakter wilayah.
Pengisian Cepat dan Konektivitas Modern
Soal pengisian daya, Highlander EV menggunakan konektor North American Charging System (NACS), sehingga bisa mengakses jaringan fast charging yang luas di Amerika Serikat. Dalam kondisi ideal, pengisian daya dari posisi rendah hingga 80 persen bisa dilakukan sekitar 30 menit menggunakan DC fast charger. Kecepatan ini menjadi nilai tambah signifikan.
Akses terhadap jaringan pengisian luas memberikan kenyamanan ekstra bagi pengguna. Waktu pengisian yang relatif singkat memudahkan mobilitas harian. Teknologi pengisian cepat menjadi standar penting kendaraan listrik modern. Toyota memastikan kompatibilitas dengan infrastruktur yang berkembang di AS.
Interior Modern dan Fitur Lengkap
Kabinnya terasa sangat modern. Tersedia layar hiburan 14 inci yang dipadukan dengan panel instrumen digital 12,3 inci. Kombinasi layar besar tersebut memperkuat kesan futuristis di dalam kabin. Tata letaknya dirancang ergonomis untuk memudahkan pengemudi dan penumpang.
Ketika bangku baris ketiga dilipat rata lantai, kapasitas bagasi tembus lebih dari 1.274 liter, membuatnya tetap fungsional untuk kebutuhan keluarga. Ruang luas ini menjadi keunggulan bagi pengguna dengan aktivitas padat. Fleksibilitas kabin menjadi salah satu fokus utama pengembangan. Highlander EV tetap mempertahankan karakter SUV keluarga.
Pabrikan telah membekalinya dengan jok yang dilengkapi pemanas dan ventilasi, panoramic glass roof, paket Toyota Safety Sense terbaru dan masih banyak lagi. Fitur keselamatan dan kenyamanan menjadi prioritas utama. Teknologi bantuan pengemudi modern turut disematkan untuk meningkatkan keamanan.
Meski telah dikenalkan, namun pengumuman harga Toyota Highlander EV baru akan disampaikan akhir tahun ini. Informasi harga tersebut dinantikan pasar otomotif Amerika. Kehadiran Highlander EV menjadi langkah penting Toyota dalam memperluas portofolio kendaraan listriknya. SUV tiga baris ini diproyeksikan menjadi salah satu model andalan di segmen EV keluarga.