Jumat, 13 Februari 2026

Pasar Properti Bekasi 2026 Diprediksi Tumbuh Pesat dan Prospektif

Pasar Properti Bekasi 2026 Diprediksi Tumbuh Pesat dan Prospektif
Pasar Properti Bekasi 2026 Diprediksi Tumbuh Pesat dan Prospektif

JAKARTA - Optimisme terhadap sektor hunian di Bekasi semakin menguat menjelang 2026. 

Kawasan penyangga Jakarta itu dinilai masih memiliki ruang pertumbuhan besar, terutama untuk segmen menengah, milenial, dan profesional muda. Dorongan ekonomi lokal yang stabil membuat pasar properti Bekasi tetap menarik. Sejumlah indikator menunjukkan tren positif yang berkelanjutan.

Pertumbuhan ekonomi Bekasi terus menunjukkan kinerja yang solid dalam beberapa tahun terakhir. Dukungan kawasan industri, pembangunan infrastruktur, serta meningkatnya daya beli masyarakat menjadi faktor utama penggerak sektor properti. Kondisi ini memperkuat keyakinan pelaku industri bahwa Bekasi tetap prospektif. Hunian rumah tapak masih menjadi pilihan dominan pembeli.

Baca Juga

Mau Kuliah Gratis? Ini Cara Daftar KIP Kuliah 2026

Laporan Cushman & Wakefield menyebutkan properti Bekasi menjadi salah satu wilayah yang bertumbuh pada 2025. Peningkatan suplai hunian rumah tapak mencapai 12% pada tahun lalu. “Tingkat penjualan (sales rate) properti di Bekasi mencapai 95,8%, tertinggi kedua setelah Karawang,” seperti dikutip dalam riset. Data tersebut memperlihatkan tingginya minat pasar terhadap hunian di kawasan ini.

Bekasi sebagai Pusat Industri dan Urbanisasi

General Manager Harmoni Park Group, Ardian Hendra, mengatakan sebagai salah satu pusat industri terbesar di Indonesia, Bekasi menjadi rumah bagi ribuan perusahaan manufaktur nasional dan multinasional. Aktivitas industri tersebut menciptakan lapangan kerja besar, mendorong arus urbanisasi, serta memicu pertumbuhan sektor pendukung seperti perdagangan, jasa, dan properti. Dinamika tersebut memperkuat fondasi permintaan hunian. Bekasi pun terus berkembang sebagai kota penyangga utama ibu kota.

“infrastruktur yang terus berkembang, mulai dari jaringan tol, akses logistik, hingga transportasi publik, semakin memperkuat posisi Bekasi sebagai kawasan hunian strategis penyangga Jakarta,” tutur Ardian dalam keterangan resminya, Jumat. Peningkatan konektivitas dinilai menjadi daya tarik tersendiri bagi calon pembeli rumah. Akses yang semakin mudah membuat mobilitas warga lebih efisien. Hal ini berkontribusi langsung terhadap kenaikan nilai properti.

Ardian mengatakan tingginya pertumbuhan ekonomi di Bekasi turut tercermin dari kenaikan Upah Minimum Kabupaten (UMK) Bekasi yang signifikan pada 2025. Kenaikan tersebut diharapkan mampu meningkatkan daya beli masyarakat dan memberikan dampak berantai pada sektor properti, khususnya hunian komersial. Kondisi ini menjadi indikator positif bagi pengembang. Daya beli yang meningkat biasanya diikuti permintaan hunian lebih tinggi.

“Seiring pertumbuhan ekonomi yang tinggi, UMK Bekasi tahun 2025 juga naik cukup signifikan. Kenaikan ini diharapkan mendorong daya beli masyarakat, yang pada akhirnya berdampak positif terhadap sektor properti,” ujar. Pernyataan tersebut menegaskan keterkaitan erat antara pertumbuhan ekonomi dan sektor hunian. Stabilitas pendapatan masyarakat menjadi fondasi penting dalam pembelian rumah. Harapan pasar pun semakin menguat memasuki 2026.

Dukungan Kebijakan Pemerintah Perkuat Optimisme

Selain faktor ekonomi, Ardian menilai kebijakan pemerintah juga menjadi pendorong optimisme pasar. Penghapusan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) Ditanggung Pemerintah serta pembebasan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) untuk pembelian rumah dinilai sangat membantu masyarakat. Kebijakan tersebut meringankan beban biaya transaksi. Dampaknya dirasakan langsung oleh konsumen.

Menurutnya, berbagai insentif tersebut dapat memangkas beban pajak pembelian rumah hingga sekitar 16% dari total nilai transaksi. Rinciannya, BPHTB dipangkas sebesar 5%, sementara PPN sebesar 11% yang direncanakan naik menjadi 12% pada tahun berikutnya. Pengurangan ini dinilai signifikan bagi pembeli rumah pertama. Insentif tersebut juga mendorong percepatan keputusan pembelian.

Kombinasi pertumbuhan ekonomi dan stimulus fiskal memperkuat prospek sektor properti Bekasi. Dukungan regulasi dianggap sebagai katalis yang mempercepat penjualan. Pengembang memanfaatkan momentum ini untuk menghadirkan berbagai penawaran menarik. Pasar pun bergerak lebih dinamis dibanding periode sebelumnya.

Strategi Pengembang dan Proyek Hunian Baru

Memanfaatkan momentum tersebut, Harmoni Park Group meluncurkan program Harmoni Spekta 2026, yang menawarkan hunian real estate di lima proyek, yakni Harmoni Park Bekasi, Harmoni Park Residence, Harmoni Pasir Mukti, Bukit Mas Residence, dan Zetira. Program ini dirancang untuk menjawab kebutuhan pasar menengah. Lokasi proyek tersebar di kawasan strategis Bekasi. Pilihan tipe rumah pun disesuaikan dengan preferensi konsumen.

Dalam program tersebut, Harmoni Park Bekasi menghadirkan berbagai tipe rumah, antara lain Tipe Aurora (30/66), Tipe Amour (36/66), Tipe Tropiska (45/72), dan Tipe Gisli (27/60), dengan harga mulai dari Rp300 jutaan hingga Rp800 jutaan. Rentang harga tersebut dinilai kompetitif untuk pasar Bekasi. Segmentasi pembeli mencakup keluarga muda hingga investor. Skema pembayaran juga dibuat fleksibel.

Ardian menambahkan, dengan kombinasi pertumbuhan ekonomi, dukungan kebijakan pemerintah, serta pengembangan hunian yang terjangkau dan strategis, Bekasi diyakini tetap menjadi salah satu kawasan favorit bagi masyarakat yang mencari rumah pertama maupun investasi properti pada 2026. Keyakinan tersebut didasarkan pada data dan tren pasar terkini. Bekasi diproyeksikan terus berkembang sebagai pusat hunian modern. Prospek jangka panjangnya pun dinilai tetap menjanjikan.

Mazroh Atul Jannah

Mazroh Atul Jannah

teropongbisnis.id adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Strategi Paramount Enterprise Hadapi Tantangan Global Industri Properti 2026

Strategi Paramount Enterprise Hadapi Tantangan Global Industri Properti 2026

Tips Beli Tiket Kereta Api Lebaran Agar Mudik Aman Nyaman

Tips Beli Tiket Kereta Api Lebaran Agar Mudik Aman Nyaman

Tiket Kereta Api Bandung Ludes Jelang Mudik Lebaran 2026

Tiket Kereta Api Bandung Ludes Jelang Mudik Lebaran 2026

Toyota Luncurkan Mobil Listrik Highlander EV Jarak Tempuh 515 Km

Toyota Luncurkan Mobil Listrik Highlander EV Jarak Tempuh 515 Km

Mobil Listrik 2026 Masuk Fase Kritis, Harga Berpotensi Melambung Tinggi

Mobil Listrik 2026 Masuk Fase Kritis, Harga Berpotensi Melambung Tinggi