JAKARTA - Ketersediaan tiket kereta api untuk mudik Lebaran 2026 di wilayah Daop 3 Cirebon masih terbuka luas.
Kondisi ini memberi peluang bagi masyarakat yang berencana menggunakan transportasi kereta api agar dapat menyusun jadwal perjalanan dengan lebih tenang dan terencana. PT Kereta Api Indonesia melalui Daop 3 Cirebon memastikan kapasitas angkutan telah disiapkan secara optimal demi mengakomodasi kebutuhan pemudik.
Manajemen KAI menilai kereta api tetap menjadi moda transportasi favorit saat Lebaran karena ketepatan waktu, kenyamanan, serta tingkat keselamatan yang terjaga. Oleh karena itu, masyarakat diimbau memanfaatkan kesempatan ketersediaan tiket sejak dini agar tidak menghadapi kendala saat mendekati puncak arus mudik maupun arus balik Lebaran 2026.
Imbauan Pembelian Tiket Lebih Awal untuk Pemudik
Manajer Humas Daop 3 Cirebon, Muhibbuddin, mengingatkan masyarakat agar tidak menunda pembelian tiket. Menurutnya, pengalaman tahun-tahun sebelumnya menunjukkan lonjakan signifikan pada hari-hari tertentu yang menjadi puncak arus mudik dan arus balik. Kondisi tersebut kerap membuat tiket cepat habis jika tidak diantisipasi lebih awal.
Ia menjelaskan bahwa perencanaan perjalanan menjadi kunci agar pemudik tetap mendapatkan jadwal dan rute sesuai kebutuhan. Dengan membeli tiket lebih awal, calon penumpang juga memiliki fleksibilitas memilih waktu keberangkatan serta jenis layanan kereta api yang diinginkan, sehingga perjalanan mudik dapat berlangsung lebih nyaman.
Ketersediaan Tiket dan Periode Angkutan Lebaran
Muhibbuddin menyampaikan bahwa KAI Daop 3 Cirebon telah menyediakan total 91.518 tiket kereta api untuk keberangkatan dari berbagai stasiun di wilayahnya menuju sejumlah kota tujuan. Tiket tersebut dialokasikan untuk masa angkutan Lebaran 2026 yang telah ditetapkan secara nasional.
“Kami telah membuka penjualan tiket kereta api mulai 11 Maret 2026 sampai dengan 1 April 2026 untuk masa angkutan Lebaran tahun ini,” ujar Muhibbuddin. Penjualan tiket dilakukan secara bertahap agar masyarakat dapat mengaksesnya dengan mudah dan merata.
Hingga Kamis, 5 Februari 2026, penjualan tiket kereta api jarak jauh di Daop 3 Cirebon tercatat sebanyak 10.135 tiket. Angka tersebut masih tergolong rendah dibandingkan total kapasitas yang disiapkan, sehingga peluang mendapatkan tiket masih sangat terbuka bagi calon pemudik.
Tren Penjualan dan Proyeksi Lonjakan Pemesanan
Muhibbuddin mengungkapkan bahwa angka penjualan yang baru mencapai sekitar 11 persen dari total tiket tersedia menunjukkan bahwa sebagian masyarakat masih menunggu waktu tertentu untuk memesan tiket. Meski demikian, KAI memperkirakan tren pembelian akan meningkat dalam beberapa hari ke depan seiring mendekatnya masa libur Lebaran.
“Angka tersebut baru menyentuh 11 persen dari jumlah total 91.518 tiket yang kami sediakan,” tutur Muhibbuddin. Ia menambahkan bahwa lonjakan biasanya terjadi ketika jadwal cuti bersama semakin dekat dan kepastian libur kerja sudah diketahui masyarakat.
KAI Daop 3 Cirebon tetap memantau dinamika permintaan agar dapat melakukan penyesuaian operasional bila diperlukan. Langkah ini dilakukan untuk memastikan layanan angkutan Lebaran berjalan lancar, aman, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat pengguna jasa kereta api.
Rincian Kereta Api dan Kapasitas Tempat Duduk
Adapun tiket yang disediakan Daop 3 Cirebon tersebar pada sejumlah layanan kereta api jarak jauh dan menengah. KA Gunungjati relasi Cirebon–Gambir serta Semarang Tawang Bank Jateng–Gambir masing-masing menyediakan 10.920 tempat duduk. Layanan ini menjadi salah satu pilihan utama pemudik dengan tujuan Jakarta.
Selain itu, KA Cakrabuana relasi Cirebon–Gambir juga disiapkan dengan kapasitas yang sama pada dua jadwal perjalanan berbeda. Untuk tujuan Jawa Timur, KA Ranggajati relasi Cirebon–Jember menyediakan 11.298 tempat duduk yang diharapkan mampu menampung arus mudik ke wilayah timur Pulau Jawa.
Layanan lainnya meliputi KA Kaligung relasi Cirebonprujakan–Semarang Poncol serta Brebes–Semarang Poncol dengan total kapasitas 36.540 tempat duduk. Sementara itu, KA Cirebon Fakultatif relasi Cirebon–Gambir sementara menyediakan 1.614 tempat duduk sebagai tambahan pada periode tertentu.
Tujuan Favorit Pemudik dari Wilayah Cirebon
Muhibbuddin menyebutkan bahwa sejumlah kota masih menjadi destinasi favorit pemudik yang berangkat dari wilayah Daop 3 Cirebon. Jakarta dan Bandung tetap mendominasi tujuan perjalanan, disusul oleh Surabaya, Yogyakarta, Semarang, dan Purwokerto.
Selain kota-kota besar tersebut, pemudik juga banyak menuju daerah lain di Jawa Tengah dan Jawa Timur. Hal ini mencerminkan peran strategis Cirebon sebagai simpul transportasi penting yang menghubungkan jalur utara Pulau Jawa dengan berbagai wilayah tujuan mudik.
Dengan ketersediaan tiket yang masih cukup besar, KAI Daop 3 Cirebon berharap masyarakat dapat segera merencanakan perjalanan mudik Lebaran 2026. Perencanaan sejak dini dinilai mampu mengurangi kepadatan, meningkatkan kenyamanan perjalanan, serta memastikan momen Lebaran dapat dirayakan bersama keluarga tanpa kendala transportasi.