Prabowo Subianto Bertemu PM Albanese: Perkuat Kerja Sama Pendidikan, Ekonomi, hingga Keamanan

Jumat, 06 Februari 2026 | 14:16:25 WIB
Prabowo Bertemu PM Albanese: Perkuat Kerja Sama Pendidikan, Ekonomi, hingga Keamanan

JAKARTA - Presiden RI Prabowo Subianto menerima kunjungan kenegaraan Perdana Menteri (PM) Australia Anthony Albanese di Istana Merdeka, Jakarta, pada hari ini, Jumat, 6 Februari 2026.

Pertemuan ini menjadi momentum krusial bagi kedua negara tetangga untuk memperdalam hubungan bilateral yang telah terjalin lama, dengan fokus utama pada sektor pendidikan, investasi ekonomi, dan stabilitas keamanan regional.

Penyambutan dilakukan secara megah dengan iring-iringan pasukan berkuda dan musik tradisional, mencerminkan kedekatan personal dan diplomatik antara kedua pemimpin.

Sektor Pendidikan: Membangun SDM Lewat Kampus Australia di RI

Pendidikan menjadi salah satu pilar utama dalam pertemuan ini. Beberapa poin penting yang dibahas meliputi:

Ekspansi Kampus Australia: Komitmen Australia untuk terus mengembangkan kampus cabang di Indonesia, seperti Monash University (Jakarta), Western Sydney University (Surabaya), dan Deakin University (Bandung).

Mobilitas Pelajar: Peningkatan kuota beasiswa Australia Awards serta kemudahan visa bagi mahasiswa Indonesia. Saat ini, tercatat lebih dari 24.000 mahasiswa Indonesia yang menempuh studi di Australia.

Program BRIDGE: Penguatan kerja sama antar-sekolah melalui program Australia-Indonesia BRIDGE School untuk pertukaran budaya dan pengetahuan.

Ekonomi dan Investasi: Mendorong Ekonomi Hijau dan Digital

Dalam bidang ekonomi, kedua pemimpin menyepakati penguatan investasi yang lebih konkret:

Strategi Ekonomi 2040: Implementasi lanjutan dari "Invested: Australia’s Southeast Asia Economic Strategy to 2040" untuk meningkatkan partisipasi bisnis Australia di pasar Indonesia.

Fokus Investasi: Sektor-sektor prioritas yang disasar mencakup ekonomi hijau (transisi energi), teknologi digital, kesehatan, dan pembangunan infrastruktur perkotaan.

Danantara: Keterlibatan lembaga pengelola investasi Indonesia (Danantara) dalam memfasilitasi masuknya pemodal besar asal Australia.

Penandatanganan Traktat Keamanan Bersama

Puncak dari pertemuan ini adalah penandatanganan Traktat Australia-Indonesia mengenai Keamanan Bersama. Traktat ini dianggap sebagai perjanjian paling signifikan dalam sejarah hubungan kedua negara karena:

Meningkatkan status kerja sama pertahanan ke tingkat yang lebih tinggi.

Menegaskan komitmen bersama dalam menjaga stabilitas dan perdamaian di kawasan Indo-Pasifik.

Memfasilitasi latihan militer bersama dan koordinasi keamanan maritim yang lebih intensif.

Terkini