Saran Mantan Pemain Manchester United Agar Benjamin Sesko Meniru Mental Zlatan Ibrahimovic

Kamis, 05 Februari 2026 | 09:17:49 WIB
Saran Mantan Pemain Manchester United Agar Benjamin Sesko Meniru Mental Zlatan Ibrahimovic

JAKARTA - Manchester United kembali menaruh harapan besar pada sosok penyerang muda untuk membenahi lini depan mereka. 

Setelah beberapa musim silih berganti mencoba berbagai opsi tanpa hasil konsisten, klub akhirnya memilih Benjamin Sesko sebagai tumpuan baru. Langkah ini sekaligus menandai fase penting dalam proyek jangka menengah Setan Merah.

Keputusan merekrut striker asal Slovenia itu diambil setelah Manchester United mengeluarkan investasi besar. Publik Old Trafford pun menaruh ekspektasi tinggi, berharap Sesko mampu menjadi jawaban atas masalah produktivitas gol yang menghantui tim. Namun, perjalanan awalnya tidak sepenuhnya berjalan mulus.

Datang dengan reputasi menjanjikan dan usia yang masih sangat muda, Sesko langsung dihadapkan pada tekanan besar. Ia dituntut bukan hanya berkembang, tetapi juga memberi dampak instan. Situasi inilah yang membuat banyak pihak mulai memberi pandangan dan saran, termasuk dari mantan pemain klub sendiri.

Di tengah performa yang masih naik turun, muncul suara dari Louis Saha. Mantan striker Manchester United itu menyarankan Sesko untuk belajar dari satu sosok legendaris Setan Merah. Figur tersebut dikenal bertalenta, arogan, namun memiliki mental baja yang terbukti sukses di Old Trafford.

Tekanan Besar Striker Utama Di Old Trafford

Menjadi penyerang utama Manchester United bukanlah tugas ringan. Sejarah klub dipenuhi nama-nama besar yang sukses, tetapi juga tak sedikit yang gagal memenuhi ekspektasi. Setiap peluang yang terbuang kerap disorot, sementara setiap gol langsung dibandingkan dengan para legenda.

Benjamin Sesko merasakan atmosfer itu sejak awal kedatangannya. Meski usianya masih muda, tuntutan publik dan media tidak mengenal kompromi. Ia diharapkan segera menyelesaikan masalah lini depan yang selama ini menjadi titik lemah tim.

Dalam kondisi seperti ini, mental dan karakter sering kali lebih menentukan daripada sekadar kemampuan teknis. Banyak striker berbakat gagal karena tidak siap menghadapi tekanan. Inilah alasan mengapa saran dari pemain senior seperti Louis Saha menjadi relevan bagi perjalanan karier Sesko.

Louis Saha Menunjuk Figur Zlatan Ibrahimovic

Louis Saha menilai Benjamin Sesko memiliki kemiripan dengan Zlatan Ibrahimovic ketika masih muda. Menurutnya, kesamaan tersebut tidak hanya terlihat dari postur fisik, tetapi juga potensi gaya bermain di lapangan. Keduanya sama-sama memiliki kemampuan teknis dan kehadiran yang kuat di kotak penalti.

Saha menekankan bahwa Ibrahimovic dikenal sebagai sosok yang arogan dan penuh percaya diri. Namun di balik itu, striker asal Swedia tersebut juga dikenal sangat pekerja keras. Etos kerja inilah yang dianggap menjadi kunci kesuksesan Ibrahimovic di berbagai klub, termasuk Manchester United.

Tekanan besar sebagai ujung tombak Setan Merah pernah dirasakan Ibrahimovic. Ia datang dengan status bintang dan ekspektasi tinggi, tetapi mampu menjawabnya dengan performa konsisten. Saha percaya cara Ibrahimovic menghadapi tekanan bisa menjadi pelajaran penting bagi Sesko.

“Pada dasarnya, Benjamin Sesko seperti Zlatan Ibrahimovic muda dan ia perlu berkembang dengan cara yang sama. Ibrahimovic terkenal bekerja sangat keras, baik di dalam maupun di luar lapangan," ujarnya, dikutip dari Goal.

"Jadi Sesko harus melakukan hal yang sama. Ia harus memiliki semangat untuk percaya bahwa ia akan menciptakan momen-momen luar biasa bagi para penggemar, dan memiliki kepercayaan diri untuk mengekspresikannya," seru Saha.

Makna Arogansi Dan Kepercayaan Diri Striker

Saran Saha tidak sekadar meminta Sesko meniru gaya bermain Ibrahimovic. Lebih dari itu, ia menekankan pentingnya sikap percaya diri yang kerap disalahartikan sebagai arogansi. Dalam pandangan Saha, keyakinan diri adalah senjata utama seorang striker.

Ibrahimovic dikenal tidak pernah ragu menunjukkan kepercayaan pada kemampuannya sendiri. Sikap tersebut sering membuatnya tampil dominan dan berani mengambil risiko. Bagi striker, keberanian mencoba adalah faktor penting untuk menciptakan gol-gol krusial.

Sesko dinilai perlu memiliki mental serupa. Ia harus berani gagal, berani mencoba, dan tetap yakin meski kritik datang bertubi-tubi. Tanpa kepercayaan diri, potensi besar yang dimilikinya sulit berkembang secara maksimal.

Pandangan Saha Tentang Kualitas Teknik Sesko

Meski performa Benjamin Sesko belum sepenuhnya memuaskan, Louis Saha tidak meragukan kualitas dasarnya. Menurutnya, kemampuan teknis sang striker sudah terlihat jelas dalam beberapa pertandingan bersama Manchester United. Kontrol bola, pergerakan, dan insting mencetak gol menjadi modal utama.

Catatan lima gol dari 19 penampilan memang belum ideal bagi penyerang utama. Namun, Saha melihat angka tersebut sebagai bagian dari proses adaptasi. Bermain di klub sebesar Manchester United membutuhkan waktu untuk menyesuaikan diri, baik secara taktik maupun mental.

Saha menilai Sesko perlu menerima bahwa kegagalan adalah bagian dari perjalanan. Setiap peluang yang terbuang seharusnya menjadi pelajaran, bukan beban. Dengan pendekatan seperti itu, kepercayaan diri sang striker bisa tumbuh secara alami.

“Saya pikir ia memiliki kualitas. Secara teknis, kita semua telah melihat bahwa ia mampu melakukan banyak hal. Ibrahimovic adalah pemain hebat dan berhasil sangat konsisten sepanjang kariernya. Itulah aura yang perlu diekspresikan Sesko," tegas Saha.

Harapan Jangka Panjang Manchester United

Manchester United jelas tidak merekrut Benjamin Sesko hanya untuk jangka pendek. Klub berharap striker muda ini bisa menjadi fondasi lini serang dalam beberapa musim ke depan. Oleh karena itu, proses pembentukan mental dan karakter menjadi sama pentingnya dengan performa di lapangan.

Jika Sesko mampu menyerap saran dari figur seperti Louis Saha dan meneladani etos kerja Zlatan Ibrahimovic, peluang suksesnya akan semakin besar. Konsistensi, kepercayaan diri, dan keberanian menjadi kunci untuk bertahan di kerasnya atmosfer Old Trafford.

Pada akhirnya, waktu yang akan menjawab apakah Benjamin Sesko mampu memenuhi harapan besar tersebut. Namun dengan dukungan, kesabaran, dan mental yang tepat, Manchester United masih punya alasan untuk optimistis menatap masa depan lini serang mereka.

Terkini