Prabowo Terharu Terima Pesan Warga Atas Panel Interaktif Digital Sekolah

Jumat, 23 Januari 2026 | 13:29:04 WIB
Prabowo Terharu Terima Pesan Warga Atas Panel Interaktif Digital Sekolah

JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto mengaku terharu saat menerima laporan dari salah satu desa yang merasa terbantu oleh program papan interaktif digital (PID) di sekolah mereka. 

Kisah ini ia sampaikan saat pidato di World Economic Forum (WEF) 2026, Davos, Swiss, Kamis sore waktu setempat.

Presiden bercerita bahwa siswa, guru, dan warga desa menunjukkan antusiasme tinggi ketika fasilitas tersebut dipasang pada pekan pertama program. Banyak dari mereka menangis haru karena selama ini bantuan dari pemerintah pusat tidak pernah signifikan hadir di desa mereka.

Salah satu pesan yang diterima Presiden berbunyi, “Pak Presiden, sepanjang sejarah desa ini, kami tidak pernah merasa pemerintah pusat mengetahui keberadaan kami. Baru kali ini kami merasa pemerintah peduli, hadir di desa kami, dan membantu mendidik anak-anak kami.” Prabowo menyebut hal ini sangat mengharukan baginya.

Program Panel Interaktif Digital Sebagai Strategi Pendidikan Nasional

Prabowo menekankan bahwa program PID bukan sekadar digitalisasi, tetapi strategi penting agar anak-anak di seluruh Indonesia memiliki akses pendidikan berkualitas. Program ini menjadi salah satu pilar dalam pengembangan sumber daya manusia yang menjadi kunci pertumbuhan ekonomi jangka panjang.

Presiden menyatakan, ketertinggalan pendidikan adalah ancaman bagi keberhasilan negara. “Tidak ada negara yang dapat stabil dan makmur jika rakyatnya buta huruf, atau tidak mampu mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi modern,” ujarnya.

Dengan pemikiran itu, Prabowo memastikan bahwa digitalisasi pendidikan akan diperluas secara masif, menargetkan pemerataan fasilitas hingga ke pelosok negeri.

Penambahan Panel Interaktif di Sekolah Seluruh Indonesia

Tahun ini, pemerintah berencana menambah satu juta panel interaktif digital. Setiap sekolah akan memiliki sedikitnya tiga hingga empat ruang kelas dengan fasilitas tersebut. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas pembelajaran dan motivasi siswa.

Presiden menargetkan, dalam tiga tahun ke depan, seluruh sekolah di Indonesia akan memiliki enam ruang kelas dengan panel interaktif digital. Dengan begitu, pemerataan fasilitas pendidikan dapat tercapai, dan kualitas pengajaran guru serta respons siswa dapat dipantau secara merata.

Program ini tidak hanya meningkatkan sarana pembelajaran, tetapi juga memperkuat kapasitas guru dalam menerapkan metode pengajaran modern berbasis teknologi. Dengan dukungan PID, proses belajar mengajar menjadi lebih interaktif dan menyenangkan bagi siswa.

Dampak Positif Terhadap Pembangunan SDM dan Ekonomi

Prabowo menekankan bahwa digitalisasi pendidikan menjadi bagian dari strategi pembangunan sumber daya manusia yang unggul. SDM berkualitas diyakini akan mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia secara berkelanjutan dan mengurangi kesenjangan antarwilayah.

Program PID juga mendukung visi Indonesia menghadirkan pendidikan yang merata, sehingga setiap anak memiliki peluang yang sama untuk berkembang. Pendidikan yang baik, lanjut Presiden, akan mencegah generasi penerus terjebak kemiskinan dan ketertinggalan ilmu pengetahuan.

Dengan adanya fasilitas digital ini, desa-desa yang sebelumnya jarang tersentuh program pendidikan nasional kini memiliki akses setara dengan wilayah perkotaan. Hal ini sekaligus menumbuhkan rasa percaya masyarakat terhadap perhatian pemerintah.

Monitoring dan Evaluasi Pemanfaatan Panel Interaktif

Presiden menekankan pentingnya pemantauan penggunaan panel interaktif di sekolah. Ia berharap setiap sekolah dapat memanfaatkan fasilitas tersebut secara maksimal untuk kegiatan belajar mengajar, baik oleh guru maupun siswa.

"Kami berharap, dalam tiga tahun ke depan, saya dapat mengunjungi sekolah mana pun di Indonesia, termasuk di desa-desa terpencil, dan melihat langsung kualitas pengajaran guru serta antusiasme siswa dalam menggunakan panel interaktif digital," ujar Prabowo.

Evaluasi rutin ini juga menjadi dasar pemerintah dalam menilai keberhasilan program dan merencanakan perluasan fasilitas pendidikan digital berikutnya. Program ini dipandang sebagai investasi jangka panjang untuk mencetak SDM berkualitas.

Komitmen Pemerintah untuk Pendidikan Berkualitas dan Merata

Prabowo menegaskan komitmen pemerintah untuk memastikan pendidikan berkualitas merata ke seluruh Indonesia. Program PID menjadi simbol kehadiran pemerintah di desa-desa, sekaligus meningkatkan keterampilan generasi muda agar mampu bersaing di era globalisasi.

Pemerintah menargetkan bahwa digitalisasi pendidikan bukan hanya memperkaya sarana belajar, tetapi juga memperkuat literasi digital siswa. Dengan strategi ini, Indonesia diharapkan memiliki generasi yang adaptif, inovatif, dan siap menghadapi tantangan masa depan.

Terkini