Prabowo Sambangi Paviliun Indonesia Tampilkan Strategi Ekonomi Nasional Global

Jumat, 23 Januari 2026 | 13:29:00 WIB
Prabowo Sambangi Paviliun Indonesia Tampilkan Strategi Ekonomi Nasional Global

JAKARTA - Presiden RI Prabowo Subianto mengunjungi Paviliun Indonesia pada ajang World Economic Forum (WEF) 2026 di Davos, Swiss, Kamis. 

Kunjungan ini menjadi momen penting untuk memamerkan capaian dan strategi pembangunan Indonesia kepada para pemimpin dunia, investor, dan delegasi internasional.

Dalam kesempatan itu, Prabowo menekankan posisi Indonesia sebagai negara yang stabil dan penuh peluang investasi. Paviliun Indonesia dirancang untuk menampilkan inovasi, program sosial, dan strategi ekonomi yang tengah dijalankan pemerintah, termasuk hilirisasi sumber daya alam dan penguatan sektor energi dan pangan.

“Kunjungan saya ke Paviliun Indonesia ini adalah bentuk nyata bagaimana pemerintah ingin menunjukkan transparansi, peluang investasi, dan keberhasilan pembangunan kepada dunia,” kata Prabowo.

Strategi Pemerintahan dan Prabowonomics

Di Paviliun Indonesia, Presiden memaparkan strategi pemerintahan yang dikenal luas sebagai "Prabowonomics." Strategi ini menekankan pembangunan yang seimbang antara ekonomi, sosial, dan lingkungan. Program-program prioritas seperti Makan Bergizi Gratis, Sekolah Rakyat, pembangunan sekolah unggulan, serta digitalisasi pendidikan turut diperkenalkan.

Selain itu, hilirisasi sumber daya alam dan pembangunan energi terbarukan menjadi sorotan utama. Hal ini untuk memastikan Indonesia dapat mengelola sumber daya secara berkelanjutan dan menarik investasi global yang bertanggung jawab.

“Semua program kami dijalankan dengan pengawasan ketat, melibatkan para ahli, dan mengikuti standar internasional,” ujar Prabowo.

Menampilkan Inovasi dan Infrastruktur Digital

Paviliun Indonesia juga menampilkan inovasi teknologi dan digitalisasi pendidikan. Presiden menekankan pentingnya pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas melalui penggunaan papan interaktif digital di sekolah. Program ini dianggap sebagai langkah strategis untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan mempersiapkan generasi muda menghadapi tantangan global.

Prabowo menjelaskan bahwa pemerintah menargetkan setiap sekolah memiliki minimal tiga hingga empat ruang kelas dengan panel interaktif digital, dan dalam tiga tahun ke depan seluruh sekolah di Indonesia akan memiliki fasilitas pembelajaran digital yang memadai.

“Ini adalah langkah konkret dalam membangun SDM yang unggul dan siap bersaing di era globalisasi,” katanya.

Kolaborasi Internasional dan Investasi Global

Kunjungan ke paviliun juga dimanfaatkan untuk memperkuat kerja sama internasional. Presiden mengundang para pemimpin dunia, investor, dan tokoh internasional untuk berpartisipasi dalam berbagai proyek dan inisiatif Indonesia, termasuk Ocean Impact Summit di Bali.

Prabowo menekankan bahwa Indonesia menawarkan peluang nyata bagi investasi berkelanjutan, hilirisasi industri, dan kolaborasi di sektor kelautan. Dengan demikian, paviliun Indonesia bukan hanya menjadi pameran, tetapi juga forum diplomasi ekonomi dan bisnis yang strategis.

“Kami ingin menunjukkan bahwa Indonesia siap menjadi mitra setara bagi negara maju dan investor global melalui transparansi dan tata kelola yang baik,” ujarnya.

Menegaskan Komitmen Ekonomi dan Sosial

Selain fokus pada investasi dan inovasi, Prabowo menggunakan kesempatan ini untuk menegaskan komitmen pemerintah terhadap pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan rakyat. Program sosial dan pembangunan infrastruktur strategis menjadi bagian dari upaya mengurangi kesenjangan ekonomi.

Presiden menambahkan bahwa penguatan sektor pendidikan dan kesehatan menjadi prioritas utama, karena kualitas SDM akan menentukan pertumbuhan ekonomi jangka panjang. Kunjungan ke paviliun menjadi ajang untuk memamerkan capaian konkret, mulai dari pembangunan sekolah berasrama hingga digitalisasi pendidikan.

“Paviliun ini adalah cerminan dari visi kami untuk Indonesia yang sejahtera, berdaya saing, dan berkelanjutan,” ujar Prabowo.

Paviliun Indonesia sebagai Wajah Diplomasi dan Investasi

Secara keseluruhan, paviliun Indonesia di WEF 2026 menjadi representasi strategi diplomasi ekonomi, inovasi, dan keberlanjutan pemerintah. Kunjungan Presiden Prabowo menguatkan posisi Indonesia sebagai negara yang terbuka untuk investasi, kolaborasi internasional, dan pengembangan SDM unggul.

Dengan menampilkan inovasi teknologi, program sosial, serta kebijakan ekonomi strategis, paviliun Indonesia diharapkan dapat menarik perhatian dunia dan memperkuat posisi Indonesia di forum global.

Terkini