JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto memberikan apresiasi atas kreativitas pembangunan hunian bagi korban banjir di Aceh. Ia menekankan bahwa solusi hunian tidak harus mahal, melainkan dapat menggunakan bahan lokal. Salah satunya, memanfaatkan tekstil untuk melapisi seng agar rumah tidak panas.
“Solusinya tidak usah mahal-mahal, bisa dari bahan lokal atau tekstil untuk melapisi seng agar tidak panas. Ini adalah bentuk kreativitas orang-orang di lapangan,” ujar Prabowo.
Danantara Bangun 600 Unit Hunian dalam Waktu Singkat
Prabowo juga menyoroti peran Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara, yang membuktikan kemampuan membangun hunian dengan cepat. Dalam waktu delapan hari, Danantara berhasil mendirikan 600 unit rumah untuk warga terdampak banjir.
“Danantara membuktikan dalam delapan hari bisa membangun 600 hunian yang menurut saya cukup baik. Fokus kita adalah bagaimana kita bisa mengurangi dan meringankan penderitaan rakyat. Itu merupakan kewajiban kita sebagai pejabat dan pemimpin,” kata Prabowo.
Langkah cepat ini menjadi bukti efektivitas sinergi pemerintah dan pihak terkait dalam tanggap bencana, sekaligus menjadi model bagi percepatan pemulihan masyarakat pascabencana.
Fokus pada Kehidupan Layak dan Bermartabat
Menteri Pertahanan menekankan bahwa tujuan utama pemerintah adalah memastikan warga terdampak dapat kembali memulai kehidupan dengan layak dan bermartabat. Hunian yang dibangun dirancang agar tetap memenuhi kebutuhan dasar penghuninya.
“Fokus utama pemerintah saat ini adalah memastikan warga terdampak bisa segera kembali memulai kehidupan dengan layak dan bermartabat,” ungkapnya.
Fasilitas Lengkap di Setiap Hunian
Meski dibangun dengan konsep modular dan cepat, setiap unit rumah tetap memperhatikan kualitas hidup penghuninya. Hunian tersebut dilengkapi dengan dua kasur, lemari, kipas angin, akses listrik, dan Wi-Fi gratis. Selain itu, tersedia fasilitas MCK komunal, klinik kesehatan, serta taman bermain anak untuk mendukung kesejahteraan keluarga.
Prabowo menilai, kombinasi hunian cepat dan fasilitas memadai ini menunjukkan bahwa pembangunan cepat tidak harus mengorbankan kualitas hidup.
Pemanfaatan Kreativitas Lokal untuk Keberlanjutan
Presiden juga mendorong penggunaan bahan lokal dan inovasi sederhana untuk mendukung keberlanjutan hunian dan efisiensi biaya. Pendekatan ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi pembangunan pascabencana di daerah lain di Indonesia.
“Penggunaan bahan lokal dan kreativitas di lapangan dapat menjadi solusi praktis yang efektif, murah, dan berkelanjutan,” kata Prabowo.
Pendekatan Modular sebagai Strategi Pemulihan Cepat
Konsep modular yang diterapkan dalam pembangunan hunian memungkinkan percepatan penyelesaian tanpa mengurangi kenyamanan dan fasilitas dasar bagi penghuninya. Strategi ini juga mempermudah penataan hunian dan pengelolaan fasilitas umum, sehingga kehidupan warga terdampak banjir dapat segera stabil.