IHSG Ditutup Menguat 1,09% ke 6.667,89, Asing Kembali Borong Saham Bank Besar
TEROPONGBISNIS.ID — Bank Jumbo Jadi Target Utama Asing
Dari total net buy asing sebesar Rp1,069 triliun, aliran dana masuk ke sektor perbankan mencapai Rp801 miliar. Jumlah itu merupakan akumulasi dari pembelian bersih di PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) sebesar Rp471,4 miliar dan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) senilai Rp207,1 miliar.
Kedua bank tersebut memimpin daftar pembelian asing pada perdagangan kemarin. Saham PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) juga diborong asing dengan net buy Rp87,4 miliar, sementara PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) mencatat net buy Rp35,1 miliar.
Fokus asing pada saham perbankan terjadi di tengah total nilai transaksi asing yang mencapai Rp11,366 triliun, terdiri dari pembelian Rp6,218 triliun dan penjualan Rp5,149 triliun.
Saham Non-Bank yang Masuk Radar Asing
Di luar sektor perbankan, investor asing juga mengakumulasi saham berbasis konsumen dan komoditas. PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) mencatat net buy Rp131,9 miliar, disusul PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) sebesar Rp109 miliar.
Aliansi strategis tampak terlihat pada saham energi dan industri. PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) dibeli asing senilai Rp95 miliar, sementara PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) mengantongi net buy Rp94 miliar. Saham lainnya yang masuk dalam 10 besar pembelian asing antara lain PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA) Rp83,2 miliar, PT Astra International Tbk (ASII) Rp64,2 miliar, dan PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) Rp57,2 miliar.
Tekanan Jual di Sektor Pelayaran dan Tambang
Di sisi berlawanan, aksi jual asing paling deras terjadi pada saham PT Buana Lintas Lautan Tbk (BULL) dengan net sell Rp97,3 miliar. Disusul PT Bumi Resources Tbk (BUMI) sebesar Rp88 miliar dan PT Petrosea Tbk (PTRO) Rp84,8 miliar.
Saham properti dan mineral turut menjadi sasaran lepas asing. PT Kota Satu Properti Tbk (KOTA) mencatat net sell Rp82,5 miliar, PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) Rp65,3 miliar, dan PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) Rp57,1 miliar.
Sektor telekomunikasi dan perkebunan juga tidak luput dari tekanan. PT Indosat Tbk (ISAT) mengalami net sell Rp56 miliar, PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) Rp51 miliar, serta PT Nusantara Sawit Sejahtera Tbk (NSSS) Rp28 miliar.
Kondisi Pasar Secara Keseluruhan
Penguatan IHSG terjadi dengan partisipasi yang luas. Sebanyak 415 saham berhasil ditutup di zona hijau, sementara 228 saham melemah dan 320 saham tidak berubah posisi. Total nilai transaksi keseluruhan di bursa mencapai Rp18,6 triliun yang melibatkan 2,47 juta kali transaksi.
Aksi beli asing yang terkonsentrasi di saham berkapitalisasi besar menjadi pendorong utama indeks menembus level psikologis 6.600-an. Pola ini melanjutkan tren investor global yang kembali melirik aset pasar negara berkembang setelah data ekonomi domestik menunjukkan stabilisasi.
Investasi mengandung risiko.