Breaking

Analis Proyeksi Bitcoin Bisa Tembus 120.000 US Dolar

IB
Ibtihal

Editor: Septian Akbar Gumilang

Jumat, 28 Agustus 2026
Analis Proyeksi Bitcoin Bisa Tembus 120.000 US Dolar
Ilustrasi Bitcoin diproyeksi tembus US$120.000 seiring kondisi fiskal AS yang memicu pergeseran investasi. (sumber foto: NET)

JAKARTA - Kondisi fiskal Amerika Serikat (AS) kembali menjadi sorotan, dengan utang menembus US$40 triliun dan defisit tetap tinggi. Di tengah kebijakan buyback US Treasury, Bitcoin (BTC) diproyeksi menjadi salah satu portofolio investasi yang menarik dicermati.

Harga Bitcoin berada di level US$79.799, naik 3,64 persen dalam sepekan dan 26,11 persen dalam sebulan.

Analis Reku, Andri Fauzan, menilai prospek Bitcoin didukung kondisi fiskal AS. 

“Ini memicu debasement trade di mana investor beralih ke aset langka seperti Bitcoin dan emas,” ujar Andri sebagaimana dilansir dari berita sumber. 

Ia menambahkan reli Bitcoin dari US$64.000 ke atas US$80.000 sebagian besar didorong faktor tersebut.

Chief Marketing Officer Indodax, Aloysia Dian, menilai kebijakan buyback Treasury turut mendukung perubahan sentimen. 

“Dengan demikian, pergerakan Bitcoin tetap perlu dilihat dari kombinasi faktor makro, arus dana, dan kondisi pasar, bukan dari satu sentimen saja,” terang Aloysia sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Faktor Pendorong Sentimen Bitcoin:

  • Buyback Treasury: operasi minimal US$4 miliar per transaksi.
  • ETF Spot Bitcoin: aliran dana memperkuat permintaan.
  • Kebijakan The Fed: arah suku bunga dan inflasi.
  • Short squeeze: dorong kenaikan cepat, tapi rawan profit taking.

Andri mengingatkan investor agar disiplin manajemen risiko. 

“Ambil sebagian keuntungan di level yang sudah naik signifikan, pertahankan posisi inti jangka menengah-panjang, dan gunakan stop-loss mental yang jelas. Extreme greed sering mendahului konsolidasi atau pullback, jadi disiplin manajemen risiko lebih penting daripada mengejar momentum,” jelasnya sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Proyeksi Harga Bitcoin:

  • Base case akhir 2026: US$95.000–US$110.000.
  • Potensi bullish: tembus US$120.000 jika arus ETF kuat dan buyback berjalan lancar.
  • Potensi koreksi: US$70.000–US$80.000 jika sentimen berbalik tajam.

Dengan kondisi fiskal AS yang rapuh, Bitcoin kembali dipandang sebagai aset alternatif yang menarik, namun volatilitas tetap perlu diantisipasi.

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua