Breaking

FORU Rights Issue Rp27,1 Triliun, Saham Borneo Prima Jadi Inbreng

IB
Ibtihal

Editor: Septian Akbar Gumilang

Sabtu, 25 Juli 2026
FORU Rights Issue Rp27,1 Triliun, Saham Borneo Prima Jadi Inbreng
Ilustrasi PT Fortune Indonesia Tbk menyetujui rights issue senilai Rp27,1 triliun dalam RUPSLB 22 Juli 2026. (sumber gambar: NET)

JAKARTA - PT Fortune Indonesia Tbk (FORU) memperoleh restu rights issue dalam RUPSLB 22 Juli 2026. Perseroan akan menawarkan sebanyak 215,09 miliar saham baru dengan nominal Rp100 per saham, setara 99,78 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah rights issue. Nilai keseluruhan mencapai Rp27,1 triliun.

Manajemen menyebut IMR Asia Holding Pte Ltd sebagai pengendali berhak atas 165,21 miliar HMETD dan akan melakukan penyetoran modal dalam bentuk selain uang (inbreng), berupa 10.780 saham seri A atau 49 persen kepemilikan PT Borneo Prima.

Fortune Indonesia kini dikendalikan individu oleh Anirudh Misra, pendiri IMR Group. Warga negara Britania Raya berusia 61 tahun ini lulusan Indian Institute of Technology BHU Varanasi, jurusan teknik sipil. Ia berkarier di Tata Steel selama sepuluh tahun sebelum melanjutkan kiprah di London membentuk unit perdagangan komoditas multinasional.

Pada 2004, Anirudh mendirikan IMR Group di Zug, Swiss. Di bawah kepemimpinannya, IMR Group berkembang menjadi kelompok usaha multinasional di bidang pertambangan, perdagangan, dan manufaktur, dengan fokus komoditas industri baja dan energi. IMR Group mempekerjakan lebih dari 2.000 karyawan, memperdagangkan komoditas sekitar 30 juta ton per tahun, dengan operasi pertambangan di Indonesia, Meksiko, Afrika Selatan, dan India.

Bidang usaha FORU saat ini adalah media dan percetakan, namun perseroan melihat potensi lebih produktif di industri pertambangan batu bara kokas. Rencana inbreng saham Borneo Prima dilakukan untuk ekspansi ke segmen batu bara metalurgi. BP berlokasi di Murung Raya, Kalimantan Tengah, dengan konsesi 15.000 hektare dan cadangan batu bara berkalori hingga 7.850 kcal/kg.

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua