Dividen BBRI Rp345 per Saham, Yield Dekati Return SBN
JAKARTA - PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) mencatat laba bersih Rp15,5 triliun pada kuartal I-2026, naik 14 persen YoY. BRI Danareksa Sekuritas menilai kinerja BBRI in line dengan kualitas sehat, NIM tetap resilient meski ada tekanan biaya dana, dan pertumbuhan wholesale mampu mengompensasi pelemahan consumer.
“Story utama BBRI adalah pergeseran mesin pertumbuhan dari micro/consumer ke corporate/commercial. Proteksi kualitas aset tetap terjaga, meski berpotensi menekan margin jangka panjang,” tulis BRIDS.
BRIDS mencatat PBV BBRI 1,4 kali untuk ROE di atas 18 persen dengan dividend yield 10–12 persen, yang disebut sebagai anomali historis besar. Dividen yield tersebut mendekati return Surat Berharga Negara (SBN), sehingga setiap koreksi harga saham membuat yield semakin menarik.
Untuk tahun buku 2025, BBRI membagikan dividen total Rp52,10 triliun atau Rp345 per saham. Rinciannya, dividen interim Rp20,63 triliun atau Rp137 per saham, serta dividen final Rp31,47 triliun atau Rp209 per saham.