Breaking

WIFI Raih Pengakuan Global Lewat Inovasi Infrastruktur Digital

AK
Akbar

Editor: Mazroh Atul Jannah

Jumat, 17 Juli 2026
WIFI Raih Pengakuan Global Lewat Inovasi Infrastruktur Digital
WIFI raih penghargaan internasional atas inovasi layanan fixed broadband Wi-Fi 7 di Indonesia. (Sumber Foto: NET)

JAKARTA - Emiten perusahaan yang terafiliasi dengan Hashim Djojohadikusumo, PT Solusi Sinergi Digital Tbk. (WIFI) atau Surge, memperoleh apresiasi internasional, sesudah membangun berbagai proyek prasarana digital di tanah air.

Apresiasi itu didapat setelah korporasi menghadirkan Starlite Super, layanan fixed broadband yang diklaim perdana di tanah air dengan memakai teknologi Wi-Fi 7 berkekuatan sampai 2.000 Mbps (2 Gbps).

Produk ini ditujukan guna mendukung kegiatan berkapasitas tinggi, seperti permainan daring, streaming video 8K, sampai penggunaan perangkat rumah pintar secara berbarengan.

Paket Starlite Super dipatok Rp 250.000 per bulan dengan menggabungkan teknologi XGS-PON serta Wi-Fi 7.

Keberadaan produk tersebut mengantarkan WIFI meraih World Broadband Association (WBBA) Gigacity Champion Award dalam ajang Broadband Development Summit APAC 2026.

Direktur Solusi Sinergi Digital, Shannedy Ong, mengungkapkan inovasi bukan sekadar tentang menghadirkan teknologi paling mutakhir, melainkan juga memastikan teknologi dapat dinikmati oleh khalayak, utamanya lewat Starlite SUPER.

“Kami ingin membawa pengalaman internet kelas dunia dengan kecepatan hingga 2.000 Mbps ke rumah-rumah di Indonesia dengan harga yang tetap terjangkau,” ujar Shannedy Ong lewat keterangan pers, Kamis (16/7/2026).

WIFI juga meluncurkan Starlite Prime yang menyasar keluarga dengan kebutuhan internet berkekuatan tinggi, namun tetap mengutamakan efisiensi ongkos.

Menurutnya, WIFI mempercepat ekosistem Gigacity melalui penyediaan produk fixed broadband berkekuatan gigabit.

Produk itu bukan cuma mengadopsi teknologi Wi-Fi angkatan teranyar, tetapi juga harga yang dipatok cukup terjangkau bagi khalayak.

Pencapaian tersebut dibangun di atas prasarana digital milik WIFI yang mengintegrasikan jaringan Fiber-to-the-Home (FTTH) berbasis XGS-PON dengan lebih dari 8.000 kilometer jaringan backbone serat optik di koridor perkeretaapian nasional.

Prasarana tersebut dikembangkan bersama Nippon Telegraph and Telephone East Corporation (NTT East) dalam kerja sama penanaman modal.

NTT East merupakan anak perusahaan inti dari NTT Group, perusahaan asal Jepang.

NTT East melalui kepemilikan saham NTT eASIA sebesar 49 persen di PT Integrasi Jaringan Ekosistem (WEAVE), anak usaha Surge yang membangun serta mengoperasikan jaringan FTTH Starlite.

Guna menghadirkan produk Starlite Super, perseroan juga didukung oleh Huawei selaku mitra teknologi internasional yang menyediakan XGS-PON serta Wi-Fi 7 secara menyeluruh guna mewujudkan produk fixed broadband berkapasitas gigabit.

“Kami tidak membangun ini sendirian. NTT East membawa keahlian kelas dunia dalam pembangunan jaringan fiber, sementara para mitra teknologi kami menghadirkan solusi yang memungkinkan implementasi layanan Wi-Fi 7 berkecepatan hingga 2.000 Mbps. Bersama-sama, kami membangun fondasi bagi era Gigacity di Indonesia,” tambah Shannedy.

Percepatan perluasan jaringan juga terus dilaksanakan dengan bertumpu pada model usaha yang fokus pada keterjangkauan produk.

Perseroan sudah memperkenalkan IRA – Internet Rakyat, produk 5G Fixed Wireless Access (FWA) komersial perdana di dunia pada pita frekuensi 1,4 GHz.

Produk itu menghadirkan internet rumah tanpa batas (unlimited) dengan kecepatan sampai 100 Mbps serta tarif Rp 100.000 per bulan.

Dengan ongkos sekitar 1,4 persen dari Gross National Income (GNI) per kapita bulanan Indonesia, produk tersebut berada di bawah ambang keterjangkauan 2 persen yang ditetapkan UN Broadband Commission.

Kondisi ini terjadi di tengah pasar fixed broadband Indonesia yang harga produk tingkat pemulanya rata-rata mencapai sekitar 4,8 persen dari GNI per kapita bulanan, merujuk World Bank, Indonesia Economic Prospects.

Melalui kehadiran Starlite serta IRA – Internet Rakyat, WIFI menawarkan daftar produk fixed broadband yang lengkap, mulai dari produk internet nirkabel (wireless) yang terjangkau sampai produk fiber berbasis Wi-Fi 7 berkekuatan gigabit dengan harga yang tetap kompetitif.

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua