Breaking

SPTO Alokasikan 62,6 Persen Laba Tahun Lalu untuk Dividen Tunai

GE
Gemilang Ramadhan

Editor: Mazroh Atul Jannah

Rabu, 03 Juni 2026
SPTO Alokasikan 62,6 Persen Laba Tahun Lalu untuk Dividen Tunai
ILUSTRASI, PT Surya Pertiwi Tbk (SPTO) (Sumber Gambar : Net)

JAKARTA – PT Surya Pertiwi Tbk (SPTO) menetapkan pembagian dividen tunai sebesar Rp189 miliar dari perolehan tahun buku 2025. Total dividen yang dibayarkan oleh perusahaan distributor barang saniter serta fitting ini setara dengan 62,6 persen dari keseluruhan laba bersih perseroan.

Akumulasi nilai tersebut setara dengan Rp70 per lembar saham. Jumlah ini sudah memperhitungkan dividen interim sebesar Rp35 per saham yang telah dibayarkan sebelumnya pada bulan Desember 2025.

Sebagaimana dilansir dari berita sumber, "Sisa dividen sebesar Rp35 per saham akan dibagikan kepada pemegang saham di bulan Juni 2026 dengan memperhatikan POJK dan peraturan perpajakan yaang berlaku," kata manajemen SPTO saat Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) di Gedung TOTO, Jakarta, Selasa (2/6/2026).

Di sepanjang tahun 2025, Surya Pertiwi berhasil mencatatkan keuntungan bersih sebesar Rp271 miliar. Sementara itu, sisa laba senilai Rp125,8 miliar akan dialokasikan sebagai laba ditahan perseroan.

Pihak manajemen memilih untuk tetap mempertahankan nominal dividen senilai Rp70 per lembar saham meskipun perolehan laba bersih pada tahun buku 2025 mencatatkan penurunan.

Langkah ini diputuskan sebagai bentuk komitmen riil dari perseroan untuk selalu memberikan nilai tambah bagi para pemegang sahamnya.

Menghadapi tahun 2026, Surya Pertiwi memproyeksikan kondisi perekonomian masih akan penuh dengan tantangan, yang utamanya disebabkan oleh tren suku bunga yang tetap tinggi serta fluktuasi nilai tukar rupiah terhadap dolar AS yang tidak menentu.

Sebagai langkah antisipasi terhadap kondisi tersebut, jajaran manajemen akan memfokuskan strategi pada efisiensi biaya operasional, pengelolaan stok barang secara cermat, serta penguatan arus kas (cashflow) demi menjaga ketahanan bisnis perusahaan.

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua