IDX Green Equity Dorong Transparansi & Keberlanjutan

Ilustrasi Bursa Efek Indonesia resmi meluncurkan IDX Green Equity sebagai langkah memperkuat ekosistem keuangan berkelanjutan. (sumber foto: NET)
Penulis: Ibtihal
Jumat, 28 Agustus 2026 | 00:19:06 WIB

JAKARTA - Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi meluncurkan IDX Green Equity Designation atau Saham Hijau pada Jumat (28/8/2026). Langkah ini menjadi strategi memperkuat ekosistem keuangan berkelanjutan di pasar modal Indonesia.

Direktur BEI Jeffrey Hendrik menjelaskan, “Penetapan ini diharapkan dapat memberikan visibilitas yang lebih kuat bagi perusahaan sekaligus menyediakan informasi yang lebih terstruktur, terukur, transparan, dan terverifikasi secara independen bagi investor,” sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Tiga Emiten Perdana Saham Hijau:

  • HGII – PT Hero Global Investment Tbk (kategori Green Equity).
  • KEEN – PT Kencana Energi Lestari Tbk (kategori Green Equity).
  • TOBA – PT TBS Energi Utama Tbk (kategori Green Equity Transition).

Ketiga perusahaan tersebut sebelumnya telah mengikuti proses piloting bersama penyedia reviu eksternal, yakni S&P Global Ratings dan Sucofindo.

Jeffrey menambahkan, “Inisiatif ini sekaligus menjadi bagian dari upaya BEI untuk mendorong agar aspek keberlanjutan semakin terintegrasi dengan strategi bisnis dan pembentukan nilai perusahaan dalam jangka panjang,” sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Manfaat Saham Hijau:

  • Memberikan referensi tambahan bagi investor yang berorientasi pada ekonomi hijau.
  • Membuka peluang pembiayaan berkelanjutan, termasuk green bond dan green loan.
  • Meningkatkan kualitas keterbukaan informasi keberlanjutan.
  • Memperluas basis investor domestik maupun internasional.

Dengan peluncuran ini, BEI berharap semakin banyak perusahaan menjadikan keberlanjutan sebagai bagian dari strategi pertumbuhan jangka panjang.

Reporter: Ibtihal