TEROPONGBISNIS.ID — Carlos Baleba bukan nama asing di Premier League. Sebelum mendarat di Old Trafford, ia mencatatkan 112 penampilan bersama Brighton, termasuk 92 laga di kasta tertinggi Inggris. Kini ia datang ke Manchester United dengan status gelandang muda yang sudah teruji.

Namun perjalanannya ke panggung sebesar Manchester United tidak dimulai dari kemewahan. Baleba lahir di Douala, Kamerun, dan bakat sepak bolanya diwarisi dari sang ayah, Eugene Balepa, yang pernah bermain profesional di Kamerun dan Afrika Selatan.

Dari Winger Kanan hingga Terinspirasi Pogba dan De Bruyne

Menariknya, Baleba tidak langsung berposisi sebagai gelandang. Ia mengawali karier sebagai winger kanan saat berlatih di Akademi Sepak Bola Brasseries du Cameroun di usia 13 tahun.

Perlahan, ia mengubah perannya dan mulai meniru gaya bermain Paul Pogba, Kevin De Bruyne, serta Thiago Alcantara. Sebelum bergabung dengan Lille pada Januari 2022, ia sempat mendapat arahan dari legenda sepak bola Kamerun, Samuel Eto'o.

Lille dipilih karena dianggap tempat terbaik untuk berkembang. Baleba memulai dari tim B, lalu menembus skuad utama dan menjalani debut di Ligue 1 saat Lille mengalahkan Auxerre 4-1 pada awal musim 2022/23.

Janji untuk Ibu yang Sudah Ditepati

Kepindahan Baleba ke Brighton pada Agustus 2023 datang beberapa bulan setelah ia kehilangan ibunya. Musim pertamanya di Inggris pun menjadi periode yang sangat berat secara emosional.

Sejak usia 13 tahun, Baleba berjanji akan membangun rumah dan membelikan mobil untuk ibunya begitu menjadi pemain profesional. Ia mulai merealisasikan janji itu saat masih berseragam Lille, dan kini rumah tersebut telah selesai dibangun.

Dari Douala ke Panggung Old Trafford

Perkembangan Baleba di Brighton tidak bisa dilepaskan dari konsistensinya tampil di lini tengah. Ia menjadi salah satu gelandang muda yang diperhitungkan di Premier League, dan Manchester United akhirnya membawanya ke Old Trafford.

Perjalanan dari lapangan kecil di Douala hingga panggung besar sepak bola Inggris menjadi bukti bahwa kerja keras dan ketekunan bisa mengantarkan pemain muda ke level tertinggi.

Reporter: Redaksi