IHSG Sepekan Tertekan, BMRI BBCA ASII Masuk Daftar Laggards

Ilustrasi IHSG tertekan sepekan oleh koreksi saham-saham besar seperti BMRI, BBCA, dan ASII. (sumber foto: NET)
Penulis: Ibtihal
Minggu, 26 Juli 2026 | 21:36:47 WIB

JAKARTA - Pelemahan sejumlah saham berkapitalisasi besar sepanjang periode 20–24 Juli 2026 menekan laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Tercatat 10 saham masuk daftar top laggards sepekan, di antaranya BMRI, BBCA, dan ASII.

Bank Mandiri (BMRI) menjadi penekan terbesar dengan koreksi 7,81 persen dan memberikan tekanan 28,57 poin terhadap IHSG. Saham BBCA turun 3,09 persen dan menekan IHSG 17,65 poin. Sementara itu, ASII terkoreksi 2,35 persen dengan kontribusi negatif 4,89 poin.

Selain itu, saham DCII menyumbang tekanan 3,35 poin, UNTR 3,11 poin, MSIN 2,80 poin, TLKM 2,77 poin, FILM 2,37 poin, EXCL 2,17 poin, serta BUVA 2,07 poin.

Meski dibayangi tekanan dari saham-saham tersebut, IHSG tetap menutup perdagangan sepekan dengan kenaikan tipis 0,34 persen ke level 6.196,43. Kapitalisasi pasar BEI bertambah 1,13 persen menjadi Rp10.870 triliun, dengan rata-rata volume transaksi harian naik 66,88 persen menjadi 43,68 miliar saham.

Investor asing masih mencatatkan aksi jual bersih Rp1,36 triliun pada Jumat (24/7/2026). Secara kumulatif sepanjang 2026, nilai net sell asing mencapai Rp79,09 triliun.

Daftar 10 saham top laggards IHSG sepekan:

BMRI: -7,81% | -28,57 poin

BBCA: -3,09% | -17,65 poin

ASII: -2,35% | -4,89 poin

DCII: -1,74% | -3,35 poin

UNTR: -3,95% | -3,11 poin

MSIN: -15,35% | -2,80 poin

TLKM: -1,13% | -2,77 poin

FILM: -29,57% | -2,37 poin

EXCL: -6,59% | -2,17 poin

BUVA: -11,52% | -2,07 poin

Disclaimer: Artikel ini hanya bersifat informasi umum mengenai pergerakan IHSG dan daftar saham top laggards, bukan ajakan investasi. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing investor.

Reporter: Ibtihal