BBCA Masih Menarik, Target Harga Rp8.075–Rp9.480 Jadi Acuan

Ilustrasi Saham BBCA tetap menarik dengan rekomendasi beli di kisaran harga Rp6.175–Rp6.350. (sumber foto: NET)
Penulis: Ibtihal
Minggu, 26 Juli 2026 | 20:33:20 WIB

JAKARTA - Saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) menjadi salah satu yang dijagokan pada perdagangan Senin (27/7/2026). Analis menilai momentum cuan terlihat jelas, dengan rekomendasi beli saat harga turun (buy on weakness).

KB Valbury Sekuritas menyarankan pemodal masuk di kisaran Rp6.175–Rp6.275 dengan target harian Rp6.350. Level resistance saham BBCA berada di Rp6.350, sementara support di Rp6.175. “Waspada jika harga menembus Rp6.175. Stop loss di level Rp6.000,” tulis KB Valbury Sekuritas.

Pada penutupan Jumat (24/7/2026), saham BBCA ditutup di Rp6.275. Dalam sepekan terakhir melemah 3,09 persen, namun sebulan menguat 2,45 persen. Secara year to date, saham BBCA masih terkoreksi 22,29 persen.

KB Valbury Sekuritas mempertahankan rekomendasi beli dengan target harga Rp9.480, menggunakan valuasi Gordon Growth Model. Target ini setara dengan estimasi P/B 2026 sebesar 3,8 kali, sementara saat ini saham BBCA diperdagangkan di P/B 2,5 kali, jauh di bawah rata-rata historis.

Kiwoom Sekuritas juga mempertahankan rekomendasi beli dengan target harga Rp8.075 untuk 12 bulan ke depan, menggunakan pendekatan gabungan P/BV dan dividend discount model. Target ini mencerminkan proyeksi P/BV 2026 sebesar 3,3 kali, sedikit lebih rendah dari rata-rata tiga tahun terakhir 3,4 kali.

Risiko utama mencakup tekanan margin bunga bersih (NIM) yang lebih lama, pertumbuhan kredit lebih lemah dari perkiraan, serta kondisi makroekonomi yang kurang mendukung.

Disclaimer: Artikel ini hanya bersifat informasi umum mengenai pergerakan saham BBCA dan pandangan analis, bukan ajakan investasi. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing investor

Reporter: Ibtihal