Grup Djarum Eksekusi VTO Saham SUPR, Nilai Rp44,1 Miliar

Ilustrasi Grup Djarum melalui Protelindo melakukan VTO atas saham SUPR senilai Rp44,1 miliar. (sumber foto: NET)
Penulis: Ibtihal
Jumat, 24 Juli 2026 | 10:48:56 WIB

JAKARTA - Grup Djarum melalui PT Profesional Telekomunikasi Indonesia (Protelindo) mengumumkan penyelenggaraan voluntary tender offer (VTO) atas 980.044 saham PT Solusi Tunas Pratama Tbk (SUPR). Protelindo siap membeli seluruh saham publik tersebut di harga Rp45.000 per saham dengan nilai total Rp44,1 miliar.

Manajemen Protelindo menjelaskan, pada 20 Mei 2026, pemegang saham independen SUPR telah menyetujui rencana perubahan status perusahaan menjadi tertutup (go private) sekaligus penghapusan pencatatan saham dari BEI (delisting). “Setelah disetujuinya rencana go private dan delisting, maka Protelindo akan melaksanakan VTO dengan harga penawaran,” terang manajemen dalam keterbukaan informasi.

Saat ini, Protelindo memiliki 1.107.187.889 saham SUPR atau 97,33 persen. PT Iforte Solusi Infotek (Iforte), anak usaha Protelindo, memiliki 29.411.765 saham atau 2,58 persen. Dengan demikian, total kepemilikan Protelindo baik langsung maupun tidak langsung mencapai 1.136.599.654 saham atau 99,91 persen.

Jika VTO menyerap seluruh saham publik, Protelindo akan menguasai 100 persen saham SUPR. Periode VTO dimulai 24 Juli 2026 hingga 24 Agustus 2026, berlangsung pukul 08.30–16.00 WIB setiap hari bursa, dengan kemungkinan perpanjangan hingga 90 hari sesuai persetujuan OJK.

Langkah ini sejalan dengan strategi restrukturisasi Grup TOWR untuk menyederhanakan struktur korporasi, meningkatkan efisiensi waktu dan biaya pengambilan keputusan, serta mengurangi kompleksitas regulasi. Perubahan status anak perusahaan menjadi tertutup diharapkan membuat struktur grup lebih agile dan efisien, sehingga sinergi antar-entitas usaha lebih mudah dilakukan.

Reporter: Ibtihal