Fitch Naikkan Rating KBank Indonesia Menjadi AA+

Ilustrasi kbank indonesia (sumber foto : NET)
Penulis: Akbar
Rabu, 22 Juli 2026 | 05:41:50 WIB

JAKARTA – Fitch Ratings Indonesia telah meningkatkan Peringkat Nasional Jangka Panjang milik PT Bank KASIKORN Indonesia Tbk (BMAS) atau KBank Indonesia menjadi AA+(idn) dari yang sebelumnya AA(idn) dengan outlook stabil.

Selain itu, Fitch juga mempertahankan Peringkat Nasional Jangka Pendek BMAS di level F1+(idn). Hal tersebut mencerminkan penilaian Fitch terhadap semakin besarnya potensi dukungan dari pemegang saham pengendali KBank Indonesia.

Dalam keterbukaan informasi pada Selasa (21/7), Fitch menerangkan bahwa meningkatnya peluang bantuan tersebut didorong oleh kian kuatnya keterikatan reputasi antara KBank Indonesia dengan induk usahanya, KASIKORNBANK Public Company Limited.

Fitch mengungkapkan bahwa faktor tersebut semakin menguat setelah dilakukannya perubahan nama serta proses rebranding dari yang sebelumnya PT Bank Maspion Indonesia Tbk. Untuk diketahui, KASIKORNBANK Public Company Limited menguasai 89,5% saham BMAS.

Dalam laporannya, Fitch menjelaskan peringkat BMAS ditopang oleh tingginya kemungkinan adanya bantuan luar biasa dari induk perusahaan apabila diperlukan. Fitch menilai KASIKORNBANK memiliki kekuatan finansial yang solid untuk menopang anak usahanya di Indonesia.

Pada akhir 2025, porsi aset dan ekuitas BMAS masing-masing hanya menyumbang sekitar 0,9% dan 1,8% terhadap total aset serta ekuitas konsolidasian KASIKORNBANK. Kondisi ini dinilai menjadikan kapasitas dukungan dari induk usaha tetap kuat.

Di sisi lain, Fitch mencatat profil kredit mandiri BMAS belum menjadi pendorong utama dalam penetapan peringkat. Hal ini dikarenakan pangsa pasar bank tersebut di Indonesia masih relatif kecil dengan kontribusi sekitar 0,2% terhadap total aset sistem perbankan nasional.

Fitch menyebut bahwa semakin eratnya integrasi operasional maupun kepemilikan antara KASIKORNBANK dan BMAS kian memperkuat komitmen induk untuk menyalurkan dukungan jika dibutuhkan, walaupun kontribusi keuangan BMAS kepada grup masih terbilang kecil.

Reporter: Akbar