Nusantara Infrastructure Targetkan Pertumbuhan Dobel Digit di 2026

PT Nusantara Infrastructure optimistis mencapai pertumbuhan dobel digit pada 2026 dengan fokus pengelolaan biaya dan pengeluaran modal. (Sumber Foto: NET)
Penulis: Akbar
Jumat, 17 Juli 2026 | 11:24:04 WIB

JAKARTA - Operator jalan tol PT Nusantara Infrastructure Tbk (META) berupaya mencapai peningkatan capaian keuangan dobel digit pada tahun ini dengan mengokohkan seluruh usaha yang dikelola pada paruh kedua tahun ini.

Kepala Komunikasi Perusahaan & CSR dari Sumbernya, Indah D.P. Pertiwi menerangkan, pada semester II-2026, siasat usaha utama perusahaan tertuju pada meneruskan kedisiplinan biaya serta pengeluaran modal.

Pada bidang jalan tol, selaku lini utama META, Indah menuturkan pihaknya berupaya menaikkan pelayanan serta pengalaman pelanggan (customer experince) melalui hadirnya kampanye Kampanye #TolnyaMakassar guna mendorong kenaikan lalu lintas.

"Kami juga memperkuat aspek digital melalui pengembangan Aplikasi NITA untuk semakin memudahkan pengguna jalan dalam mengakses informasi terkait jalan tol secara real-time," jelas Indah kepada dari Sumbernya, Kamis (16/7/2026).

Pada paruh kedua tahun ini, META belum memiliki rencana menggarap proyek baru ataupun melakukan langkah korporasi baru.

Perusahaan saat ini masih tertuju pada mematangkan pembangunan proyek strategis Jalan Tol JORR Elevated Cikunir–Ulujami.

Proyek yang dinilai memiliki kadar kerumitan tinggi ini rencananya bakal dibangun di kawasan padat di ibu kota.

Oleh karena itu, menurut Indah, META dalam persiapannya memerlukan perancangan yang matang serta koordinasi intensif dengan bermacam pemangku kepentingan.

Indah menambahkan, perusahaan di sisa tahun ini masih dibayangi oleh pergerakan kondisi ekonomi dunia serta dalam negeri yang masih berpotensi memengaruhi ongkos pendanaan, kadar inflasi, serta penerapan Zero Over Dimension Over Loading (ODOL) serta tahapan pembayaran jalan tol tanpa berhenti atau Multi Lane Free Flow (MLFF).

Di saat yang bersamaan, ia mengamati bidang prasarana juga dituntut guna terus menaikkan mutu pelayanan sekaligus menjaga efisiensi ongkos supaya tetap sanggup menghasilkan pertumbuhan yang berkelanjutan.

"Tantangan lainnya adalah memastikan seluruh aset infrastruktur yang dikelola dapat terus memberikan pelayanan yang optimal, di tengah meningkatnya ekspektasi pengguna," imbuh Indah.

Reporter: Akbar