Manchester City Tersingkir dari Liga Champions Setelah Dihantam Real Madrid: Sorotan pada Lini Belakang dan Performa Mengecewakan Gundogan
- Kamis, 20 Februari 2025
JAKARTA - Manchester City harus menerima kenyataan pahit setelah tereliminasi dari Liga Champions oleh Real Madrid dengan skor telak 1-3. Dengan agregat kalah 3-6, pertandingan yang berlangsung di Santiago Bernabeu pada Kamis dini hari WIB ini menandai salah satu kelemahan signifikan di lini pertahanan City dan performa mengecewakan sejumlah pemain, termasuk Ilkay Gundogan, playmaker asal Jerman yang biasanya menjadi motor serangan The Citizens.
Harapan yang Pupus di Awal Pertandingan
Manchester City memasuki lapangan dengan posisi tertekan setelah mengalami kekalahan tipis 2-3 di leg pertama. Tekanan bertambah setelah bintang striker mereka, Erling Haaland, cedera sebelum kick-off. Tanpa bomber andalan tersebut, City kesulitan mengantisipasi serangan cepat dari pemain bertalenta tinggi Kylian Mbappe, yang membuka keunggulan bagi Real Madrid hanya empat menit setelah pertandingan dimulai. Gol ini memanfaatkan lemahnya koordinasi antara bek Ruben Dias dan kiper Ederson.
John Stones, pilar pertahanan City, menambah penderitaan setelah harus ditarik keluar karena cedera di menit keenam, memberi peluang bagi Vinicius Junior dan Mbappe untuk mengeksploitasi sisi kiri pertahanan yang keropos.
Lini Pertahanan yang Gagal Menghadang Serangan
Ederson memang sempat melakukan beberapa penyelamatan penting, tetapi dua gol tambahan dari Mbappe menegaskan bahwa distribusi yang tak akurat dan kegagalan mengantisipasi serangan balik menjadi kelemahan nyata. Abdukodir Khusanov, pemain muda yang diplot untuk menahan penetrasi Vinicius dan Mbappe, tampak keteteran kendati terus memberikan usaha terbaiknya. Ruben Dias tercatat sebagai pemain dengan tanggung jawab dalam kesalahan fatal ini. Dia tidak mampu membaca arah permainan dengan baik, memberikan ruang bagi Mbappe untuk terus mengancam. Bahkan Josko Gvardiol, yang dikenal solid di lini belakang, gagal memblokir peluang gol kedua Mbappe dan berperan pasif dalam terjadinya gol ketiga.
Kutukan di Tengah Lapangan
Di lini tengah, Manchester City juga mengalami kesulitan. Nico Gonzalez memberikan sedikit harapan dengan gol hiburan yang dicetaknya, namun konsistensi dan pengaruhnya dalam pertandingan secara keseluruhan kurang signifikan. Sementara Bernardo Silva tampak kebingungan meskipun ditempatkan di berbagai posisi, tidak mampu menjadi kreator maupun pemecah kebuntuan yang dibutuhkan tim.
Performa Ilkay Gundogan menjadi salah satu sorotan utama dalam pertandingan ini. Gundogan, yang biasanya tampil sebagai pengatur ritme permainan, tampak kesulitan mengimbangi tempo serangan cepat Real Madrid dan lebih sering kalah dalam duel satu lawan satu. Frustrasi tampak jelas sepanjang pertandingan dari gestur tubuhnya, menandakan ketidakberdayaan menghadapi lini tengah Madrid yang dikomandoi dengan apik oleh Luka Modric dan kawan-kawan. "Kami tidak mampu bersaing dengan intensitas yang mereka tampilkan. Sangat mengecewakan bagi kami semua," ungkap Gundogan seusai pertandingan.
Tumpulnya Lini Depan
Di lini depan, Phil Foden tidak mampu menunjukkan performa gemilang seperti biasanya. Ketidakmampuannya untuk menjalin kerja sama yang baik dengan Omar Marmoush membuat serangan City jauh dari efektif. Savinho yang ditempatkan pada posisi yang jarang ditempati juga tampak bingung dalam mengambil keputusan. Sedangkan Marmoush, yang menggantikan peran Haaland, hampir tidak mendapatkan peluang karena terisolasi dalam penjagaan ketat bek Madrid.
Pengganti Tanpa Pengaruh Berarti
Perubahan yang dilakukan Guardiola dengan memasukkan Nathan Ake, James McAtee, dan Mateo Kovacic tidak membawa banyak perubahan pada dinamika permainan. Ake yang menggantikan Stones lebih awal tak mampu menghentikan laju dominasi Madrid. McAtee dan Kovacic, masuk dalam kondisi tertinggal jauh, sudah tak bisa berbuat banyak meskipun mencoba menambah intensitas serangan.
Penutupan Pahit untuk Man City dan Catatan Gemilang Real Madrid
Kekalahan ini menambah panjang hasil buruk Manchester City di kancah Eropa. Sementara Real Madrid, dengan keunggulan pemain-pemain seperti Mbappe yang menyamai rekor gol Cristiano Ronaldo, kembali menunjukkan dominasi mereka. Sang pelatih, Carlo Ancelotti, mengakui bahwa kerja keras dan fokus penuh sejak awal hingga akhir menjadi kunci keberhasilan timnya mengandaskan perlawanan tim asuhan Pep Guardiola.
Kekalahan di Santiago Bernabeu menjadi momen penting bagi Guardiola dan timnya untuk mengevaluasi kelemahan sekaligus merancang strategi lebih matang kedepannya. Untuk para penggemar setia The Citizens, harapan untuk melihat tim kesayangan sanggup berbicara banyak di Eropa tampaknya harus diulur kembali, setidaknya hingga musim depan.
Rapli
teropongbisnis.id adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Dinamika Sembako Kehidupan: Ramalan Zodiak Hari Ini Fokus Evaluasi Rencana
- Kamis, 05 Februari 2026
Dinamika Internal Real Madrid: Isu Konflik Mencuat Akibat Eksperimen Taktik Arbeloa
- Kamis, 05 Februari 2026
IFEX 2026 Jadi Ajang Promosi Daya Saing Industri Mebel Indonesia Global
- Kamis, 05 Februari 2026
Berita Lainnya
Mencari Pelabuhan Baru: 8 Destinasi Potensial Cristiano Ronaldo Jika Tinggalkan Al Nassr
- Kamis, 05 Februari 2026
Gejolak di Riyadh: Cristiano Ronaldo Pertimbangkan Hijrah ke Amerika Serikat Menyusul Messi
- Kamis, 05 Februari 2026
Peluang Bisnis Ramadhan: 7 Inspirasi Jualan Takjil Sehat yang Disukai Anak-Anak
- Kamis, 05 Februari 2026
Menjelajahi Kuliner Gudeg Autentik di Malang yang Dijamin Bikin Ketagihan
- Kamis, 05 Februari 2026
Menjelajahi Wisata Rasa Kuliner Malam Jogja 2026 yang Viral dan Legendaris
- Kamis, 05 Februari 2026
Terpopuler
1.
Pembukaan Tol Fungsional di Solo-Yogya dan Yogya-Bawen Lebaran 2026
- 05 Februari 2026
2.
3.
Buku Manasik Haji 2026 Kemenhaj Fokuskan Kemudahan untuk Lansia
- 05 Februari 2026
4.
Daftar 20 Kampus Paling Unggul di Asia Edisi TIME-Statista 2026
- 05 Februari 2026
5.
Xiaomi SU7 Geser Dominasi Tesla di Pasar Sedan Listrik China
- 05 Februari 2026












