Ekonomi Kaltim Tumbuh 6,17 Persen pada 2024, Pertambangan dan Penggalian Masih Jadi Andalan
- Rabu, 19 Februari 2025
JAKARTA - Perekonomian Kalimantan Timur (Kaltim) berhasil mencapai pertumbuhan yang cukup signifikan sepanjang tahun 2024, dengan laju pertumbuhan mencapai 6,17 persen. Walaupun angka tersebut sedikit melambat dibandingkan pertumbuhan tahun 2023 yang sebesar 6,22 persen, kinerja ekonomi tetap menunjukkan optimisme. Faktor kunci yang mempengaruhi pertumbuhan ini adalah sektor pertambangan dan penggalian yang terus menjadi andalan perekonomian Kaltim.
Sektor pertambangan dan penggalian, yang secara konsisten memberikan kontribusi besar terhadap ekonomi Kaltim, mencatat pertumbuhan sebesar 6,76 persen pada tahun 2024. Sektor ini memainkan peranan penting dengan kontribusi mencapai 38,38 persen terhadap struktur perekonomian Kaltim. Menurut Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kaltim, Yusniar Juliana, "Jika dilihat dari penciptaan sumber pertumbuhan ekonomi 2024, pertambangan dan penggalian menjadi lapangan usaha yang memberikan andil positif terbesar yaitu 3,12 persen."
Selain sektor pertambangan dan penggalian, ada beberapa sektor lain yang juga mencatat pertumbuhan signifikan. Sektor administrasi pemerintahan, pertahanan, dan jaminan sosial wajib menempati posisi puncak dengan pertumbuhan mencapai 16,46 persen. Diikuti oleh sektor pengadaan listrik dan gas yang tumbuh 16,41 persen, dan sektor konstruksi yang mencatat pertumbuhan 13,60 persen. Ketiga sektor ini turut mendorong pertumbuhan ekonomi Kaltim secara keseluruhan.
Tidak hanya itu, sektor industri pengolahan juga memberikan sumbangsih yang penting dengan kontribusi 18,26 persen terhadap ekonomi Kaltim. Sektor lainnya seperti konstruksi (11,87 persen), pertanian, kehutanan, dan perikanan (8,66 persen), serta perdagangan besar dan eceran, reparasi mobil, dan sepeda motor (6,90 persen) turut mendukung struktur ekonomi daerah ini.
"Kami melihat adanya kontribusi signifikan dari sektor perdagangan besar dan eceran yang menyumbang pertumbuhan sebesar 0,51 persen serta administrasi pemerintahan, pertahanan, dan jaminan sosial wajib dengan kontribusi 0,29 persen," tambah Yusniar.
Dalam triwulan IV-2024, ekonomi Kaltim juga menunjukkan perkembangan positif dengan pertumbuhan 6,12 persen secara tahunan (year-on-year). Angka ini lebih tinggi dibandingkan dengan pertumbuhan pada triwulan IV-2023 yang tercatat sebesar 5,76 persen. Pertumbuhan ini didorong oleh kinerja positif dari berbagai lapangan usaha, termasuk jasa lainnya yang tumbuh 13,46 persen, penyediaan akomodasi dan makan minum sebesar 13,19 persen, serta administrasi pemerintahan, pertahanan, dan jaminan sosial wajib yang tumbuh 12,37 persen.
Sektor pertambangan dan penggalian tetap menjadi kontributor utama terhadap pertumbuhan ekonomi Kaltim secara tahunan pada triwulan IV-2024 dengan andil sebesar 2,31 persen. Sektor konstruksi mengikuti dengan kontribusi 0,99 persen, sedangkan industri pengolahan memberikan andil sebesar 0,67 persen.
Pada basis kuartalan (quarter-to-quarter), ekonomi Kaltim juga tumbuh positif sebesar 2,89 persen pada triwulan IV-2024. Ini merupakan peningkatan signifikan dari triwulan III-2024 yang hanya mencapai 1,29 persen. Pertumbuhan ini sekali lagi didorong oleh kinerja positif di seluruh lapangan usaha.
Dengan berbagai sektor usaha yang menunjukkan pertumbuhan yang solid, ekonomi Kaltim diharapkan dapat terus stabil dan berkembang. Mempertahankan kontribusi sektor-sektor unggulan, khususnya pertambangan dan penggalian, tetap menjadi fokus utama untuk mendukung keberlanjutan perekonomian daerah ini di masa depan. Namun, diharapakan ada diversifikasi ekonomi untuk meminimalkan risiko ketergantungan yang berlebihan pada satu sektor.
Rapli
teropongbisnis.id adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Dinamika Sembako Kehidupan: Ramalan Zodiak Hari Ini Fokus Evaluasi Rencana
- Kamis, 05 Februari 2026
Dinamika Internal Real Madrid: Isu Konflik Mencuat Akibat Eksperimen Taktik Arbeloa
- Kamis, 05 Februari 2026
IFEX 2026 Jadi Ajang Promosi Daya Saing Industri Mebel Indonesia Global
- Kamis, 05 Februari 2026
Berita Lainnya
INACRAFT 2026 Tampilkan 11 Zona Tematik untuk Pengalaman Belanja yang Efisien
- Kamis, 05 Februari 2026
Pemkot Surabaya Buka Pelatihan untuk Tingkatkan Keahlian Tukang Bangunan
- Kamis, 05 Februari 2026
Terpopuler
1.
Pembukaan Tol Fungsional di Solo-Yogya dan Yogya-Bawen Lebaran 2026
- 05 Februari 2026
2.
3.
Buku Manasik Haji 2026 Kemenhaj Fokuskan Kemudahan untuk Lansia
- 05 Februari 2026
4.
Daftar 20 Kampus Paling Unggul di Asia Edisi TIME-Statista 2026
- 05 Februari 2026
5.
Xiaomi SU7 Geser Dominasi Tesla di Pasar Sedan Listrik China
- 05 Februari 2026












