Masalah Pendistribusian BBM Bersubsidi di Kota Tual, Pemerintah Daerah Ambil Langkah Tegas
- Jumat, 14 Februari 2025
JAKARTA - Krisis dalam pendistribusian Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi, khususnya jenis minyak tanah di Kota Tual, terus menjadi fokus perhatian pemerintah daerah dan masyarakat luas. Realitas ini diungkapkan oleh Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Tual, Darnawati Amir, yang menyoroti pola penggunaan minyak tanah yang semakin jauh dari peruntukannya yang diatur oleh undang-undang.
Darnawati mengungkapkan kepada rri.co.id bahwa minyak tanah, yang seharusnya dimanfaatkan untuk kebutuhan rumah tangga dan beberapa fungsi khusus lainnya, kini dipakai oleh pemilik kapal motor nelayan. “Minyak tanah dipilih sebagai alternatif karena harganya jauh lebih terjangkau dibandingkan pertalite. Di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU), harga pertalite mencapai sepuluh ribu rupiah per liter, sedangkan harga minyak tanah hanya empat ribu. Bagi nelayan kecil, selisih harga enam ribu rupiah per liter sangat berarti,” jelas Darnawati.
Persoalan ini menimbulkan dilema tersendiri karena sebagian besar masyarakat yang terlibat adalah kelompok dengan ekonomi menengah ke bawah. Pemaksaan penggunaan BBM jenis pertalite pada nelayan diyakini akan berdampak pada peningkatan biaya produksi perikanan, yang kemudian dapat memicu kenaikan harga ikan serta tarif transportasi laut di wilayah itu.
Sambil berupaya agar pendistribusian BBM bersubsidi semakin tepat sasaran, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Tual menggandeng berbagai pihak untuk memastikan konsumen BBM bersubsidi adalah mereka yang memang berhak. Menurut Darnawati, perlunya pemantauan ketat terhadap distribusi minyak tanah tidak dapat diabaikan. Pelanggaran seperti penimbunan dan penjualan dengan harga tinggi akan mendapat tindakan sesuai ketentuan hukum yang berlaku. “Pengawasan dan penegakan aturan adalah kunci untuk memastikan bahwa BBM bersubsidi tepat guna. Kami meminta masyarakat untuk jujur dan mematuhi peraturan agar tujuan subsidi, yaitu membantu golongan ekonomi lemah, dapat tercapai,” lanjutnya.
Sistem distribusi yang lebih efektif dan kebijakan tegas diharapkan mampu mengatasi tantangan yang dihadapi. Peningkatan pengawasan dilakukan guna mencegah terjadinya penyelewengan BBM bersubsidi. Pemerintah Kota Tual juga mulai merencanakan program edukasi untuk masyarakat guna meningkatkan kesadaran mengenai pentingnya penggunaan BBM bersubsidi sesuai peruntukannya.
Lebih lanjut, dalam menghadapi isu ini Darnawati Amir menekankan pentingnya koordinasi lintas sektor. "Kerjasama antara pemerintah, aparat penegak hukum, dan masyarakat sangat vital. Jika kita semua bergerak harmonis, tantangan dalam distribusi BBM bersubsidi di Tual akan bisa teratasi," tambahnya.
Di sisi lain, sejumlah masyarakat mendesak agar pemerintah segera memberikan solusi yang lebih permanen untuk menekan biaya bahan bakar sekaligus mendukung keberlanjutan ekonomi lokal. Inisiatif-inisiatif semacam diversifikasi energi dan subsidi yang lebih tepat sasaran dinantikan untuk mengurangi ketergantungan masyarakat pada BBM bersubsidi.
Situasi ini menggambarkan bagaimana pengelolaan sumber daya seperti BBM tidak hanya soal distribusi fisik tetapi juga menyangkut keadilan dan kesejahteraan sosial. Tantangan yang dihadapi dalam distribusi BBM bersubsidi di Tual menuntut tindakan strategis dan kebijakan bernas dari semua pihak terkait. Dengan demikian, manfaat dari kebijakan subsidi pemerintah bisa benar-benar dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkannya.
Rapli
teropongbisnis.id adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Dinamika Sembako Kehidupan: Ramalan Zodiak Hari Ini Fokus Evaluasi Rencana
- Kamis, 05 Februari 2026
Dinamika Internal Real Madrid: Isu Konflik Mencuat Akibat Eksperimen Taktik Arbeloa
- Kamis, 05 Februari 2026
IFEX 2026 Jadi Ajang Promosi Daya Saing Industri Mebel Indonesia Global
- Kamis, 05 Februari 2026
Berita Lainnya
INACRAFT 2026 Tampilkan 11 Zona Tematik untuk Pengalaman Belanja yang Efisien
- Kamis, 05 Februari 2026
Pemkot Surabaya Buka Pelatihan untuk Tingkatkan Keahlian Tukang Bangunan
- Kamis, 05 Februari 2026
Terpopuler
1.
Pembukaan Tol Fungsional di Solo-Yogya dan Yogya-Bawen Lebaran 2026
- 05 Februari 2026
2.
3.
Buku Manasik Haji 2026 Kemenhaj Fokuskan Kemudahan untuk Lansia
- 05 Februari 2026
4.
Daftar 20 Kampus Paling Unggul di Asia Edisi TIME-Statista 2026
- 05 Februari 2026
5.
Xiaomi SU7 Geser Dominasi Tesla di Pasar Sedan Listrik China
- 05 Februari 2026












