JAKARTA - PT Elang Mahkota Teknologi Tbk.
(Emtek/EMTK) akan menerima dividen interim sebesar Rp449,71 miliar dari PT Surya Cipta Media Tbk. (SCMA) tahun buku 2025. Langkah ini sejalan dengan posisi Emtek sebagai pengendali SCMA yang memiliki 49,96 miliar saham atau 67,55% per 31 Oktober 2025.
Corporate Secretary SCMA, Gilang Iskandar, menyatakan dividen interim ini bersumber dari laba bersih kuartal III/2025 dan telah disetujui Direksi serta Dewan Komisaris pada 7 November 2025.
Baca JugaAstra Infra Catat 5,3 Juta Kendaraan Melintasi Tol Selama Lebaran 2026
“Perseroan akan membagikan dividen interim tahun buku 2025 senilai Rp571,20 miliar atau setara Rp9 per lembar kepada para pemegang saham perseroan,” ujar Gilang.
Detail Kepemilikan Saham dan Porsi Dividen
Dengan asumsi kepemilikan saham Emtek tidak berubah, perusahaan diproyeksikan memperoleh sekitar Rp449,71 miliar dari pembagian dividen interim SCMA. Dividen ini merupakan bagian dari distribusi laba bersih perseroan yang dianggarkan untuk tahun buku 2025.
Rincian kepemilikan saham menunjukkan Emtek menjadi pemegang saham mayoritas SCMA, sehingga aliran kas dari dividen ini menjadi sumber likuiditas signifikan bagi EMTK, yang dapat dimanfaatkan untuk pengembangan usaha, ekspansi bisnis, atau penguatan struktur modal perusahaan.
Jadwal Cum dan Ex Dividen SCMA
Rangkaian dividen SCMA telah memasuki periode cum date pada Selasa. Berikut jadwal lengkap pembagian dividen interim SCMA:
Cum dividen di pasar reguler: 18 November 2025
Cum dividen di pasar tunai: 20 November 2025
Ex dividen di pasar reguler dan negosiasi: 19 November 2025
Ex dividen di pasar tunai: 21 November 2025
Recording date: 20 November 2025
Pembayaran dividen: 9 Desember 2025
Informasi ini penting bagi investor SCMA maupun EMTK untuk mengetahui hak mereka terkait dividen interim dan perencanaan arus kas.
Dampak Positif bagi EMTK
Dividen interim SCMA yang mengalir ke Emtek menegaskan penguatan posisi EMTK sebagai pemegang saham pengendali. Aliran kas ini memberi ruang bagi manajemen untuk menjaga likuiditas perusahaan, mendukung program ekspansi, maupun investasi strategis lainnya.
Selain itu, dividen ini mencerminkan kinerja SCMA yang positif di kuartal III/2025, sekaligus menandakan prospek laba yang stabil bagi pemegang saham mayoritas. Hal ini menjadi sinyal ke pasar bahwa EMTK dan SCMA berada dalam posisi finansial yang sehat.
Catatan untuk Investor dan Pasar
Investor diharapkan memperhatikan cum dan ex dividen sebagai penentu hak mendapatkan dividen interim. Cum date di pasar reguler dan negosiasi menandai batas akhir pembelian saham agar investor berhak menerima dividen. Sementara ex date menjadi penanda saham diperdagangkan tanpa hak dividen.
Pembayaran dividen yang dijadwalkan pada 9 Desember 2025 akan menjadi momentum bagi EMTK untuk mengalokasikan dana dividen sesuai rencana strategis perusahaan, termasuk pengembangan bisnis dan peningkatan nilai pemegang saham.
Dengan dividen interim SCMA yang signifikan, Emtek berhasil menegaskan perannya sebagai pengendali utama sekaligus memanfaatkan kinerja perusahaan afiliasi untuk memperkuat struktur keuangan dan strategi jangka panjang.
Wildan Dwi Aldi Saputra
teropongbisnis.id adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Pink Moon April 2026 Muncul Rabu Malam, BRIN Jelaskan Waktu dan Cara Melihatnya
- Selasa, 31 Maret 2026
Ditjenpas Siap Terapkan WFH Sesuai Regulasi Pemerintah Pusat Secara Bertahap
- Selasa, 31 Maret 2026
Garuda Indonesia Setop Rute Jakarta Bengkulu, Ini Alasan Resmi Kemenhub
- Selasa, 31 Maret 2026
Berita Lainnya
Pelni Dorong Efisiensi Logistik Dengan Diskon Tarif Kontainer Pascaleberan Lebaran
- Selasa, 31 Maret 2026
Jasa Raharja Tingkatkan Perlindungan Korban Kecelakaan Selama Arus Mudik Lebaran
- Selasa, 31 Maret 2026
Mitra Keluarga Cetak Laba Bersih Rp1,36 Triliun di 2025, Tumbuh 19,05 Persen
- Selasa, 31 Maret 2026













.jpg)