Minggu, 05 April 2026

RDMP Balikpapan: Kilang Pertamina Internasional Komit untuk Menggunakan Produk Dalam Negeri

RDMP Balikpapan: Kilang Pertamina Internasional Komit untuk Menggunakan Produk Dalam Negeri

Jakarta - PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) berkomitmen mendukung industri lokal dengan memanfaatkan produk dalam negeri, terutama dalam proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan. Proyek yang dioperasikan oleh PT Kilang Pertamina Balikpapan (KPB), anak perusahaan KPI, telah mencapai Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) sebesar 35%.

Hermansyah Y Nasroen, Corporate Secretary KPI, menjelaskan, “Dengan menggunakan produk lokal dalam proyek RDMP Balikpapan, KPI menunjukkan dukungannya terhadap pengembangan industri nasional.”

RDMP Balikpapan adalah proyek strategis yang paling kompleks dan memiliki nilai investasi tertinggi yang dikelola oleh Pertamina saat ini, mencapai USD7,4 miliar. Menurut Hermansyah, penggunaan produk dalam negeri diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi industri lokal.

Baca Juga

Promo 4.4 Superindo Hari Ini 4 April 2026 Hemat Belanja Rumah Tangga

"Tujuan utama proyek ini adalah untuk meningkatkan kompleksitas kilang melalui teknologi pengolahan yang lebih canggih. Meski demikian, KPI tetap berkomitmen untuk menggunakan produk lokal, sehingga proyek ini memberi dampak langsung bagi industri domestik," tambahnya.

Proyek ini juga melibatkan berbagai material dan peralatan berteknologi tinggi, tetapi KPI memastikan prioritas pada produk dalam negeri. "Jika produk lokal dapat diproduksi dengan kualitas yang setara atau lebih baik dan dengan harga yang kompetitif, maka produk tersebut akan menjadi pilihan utama kami," ungkap Hermansyah.

Dalam proyek RDMP Balikpapan, produk lokal yang digunakan mencakup welding carbon steel pipe & fittings, pompa, kabel, trafo, dan manual valve.

Untuk memastikan penggunaan produk dalam negeri dalam pengadaan barang dan jasa, KPI telah menyusun pedoman dan tata kelola yang sesuai dengan Peraturan Pemerintah RI No. 29 tahun 2018 tentang Pemberdayaan Industri.

"Tata kelola ini mencerminkan kepatuhan perusahaan terhadap regulasi yang ada," tutup Hermansyah.

KPI, sebagai anak perusahaan Pertamina, mengedepankan pengolahan minyak dan petrokimia dengan prinsip ESG (Environment, Social & Governance). KPI juga terdaftar dalam United Nations Global Compact (UNGC) dan berkomitmen terhadap Sepuluh Prinsip Universal UNGC dalam strategi operasionalnya. KPI bertekad untuk menjalankan bisnis secara profesional guna mencapai visinya sebagai perusahaan kilang minyak dan petrokimia berkelas dunia yang berwawasan lingkungan, bertanggung jawab sosial, serta memiliki tata kelola yang baik.

Redaksi

Redaksi

teropongbisnis.id adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Jadwal Kapal Pelni KM Tilongkabila April 2026 Rute Lengkap Voyage

Jadwal Kapal Pelni KM Tilongkabila April 2026 Rute Lengkap Voyage

Jadwal Lengkap KRL Solo-Jogja Hari Ini Sabtu 4 April 2026 Terbaru

Jadwal Lengkap KRL Solo-Jogja Hari Ini Sabtu 4 April 2026 Terbaru

DAMRI Hadirkan Rute Baru Jogja Semarang Dengan Jalur Wisata

DAMRI Hadirkan Rute Baru Jogja Semarang Dengan Jalur Wisata

Layanan Bus KSPN Jogja Pantai Parangtritis Baron Hemat dan Nyaman

Layanan Bus KSPN Jogja Pantai Parangtritis Baron Hemat dan Nyaman

Trans Jogja 2026 Perluas Rute Dan Terapkan Pembayaran Nontunai Modern

Trans Jogja 2026 Perluas Rute Dan Terapkan Pembayaran Nontunai Modern