Breaking

Pergerakan Dolar AS Terhadap Yen Jepang Setelah Intervensi Terkoordinasi

AK
Akbar

Editor: Septian Akbar Gumilang

Kamis, 13 Agustus 2026
Pergerakan Dolar AS Terhadap Yen Jepang Setelah Intervensi Terkoordinasi
Ilustrasi usd jpy (FOTO : NET)

JAKARTA – Teppei Ino dari MUFG meninjau aksi harga USD/JPY terbaru menyusul intervensi terkoordinasi Jepang–AS. Pasangan mata uang ini dibuka di dekat 157,58, turun menuju 155,20 setelah konfirmasi resmi atas aksi bersama, lalu pulih dan diperdagangkan di atas 158 pada 7 Agustus.

Otoritas di Jepang dan AS memberi sinyal kesiapan untuk kembali melakukan intervensi. Sementara itu, komentar dari Ketua The Fed Kevin Warsh mendukung ekspektasi kenaikan suku bunga pada bulan September.

"USD/JPY dibuka pada pekan ini di 157,58. Pasangan mata uang ini turun tajam pada awal perdagangan Tokyo pada 3 Agustus setelah MOF merilis pernyataan dari Menteri Keuangan Satsuki Katayama yang mengonfirmasi intervensi terkoordinasi oleh otoritas Jepang dan AS, merosot ke level terendah 155,20 setelah komentar lanjutan dari Katayama dan Wakil Menteri Keuangan untuk Urusan Internasional Atsushi Mimura," sebagaimana dilansir dari berita sumber.

"USD/JPY secara bertahap pulih setelah penurunan awal dan mendekati 158 pada 4 Agustus. Kenaikan sempat dibatasi karena Jepang dan AS sama-sama mengindikasikan bahwa mereka tetap siap untuk kembali melakukan intervensi," sebagaimana dilansir dari berita sumber.

"Selama perdagangan AS pada 6 Agustus, pasangan mata uang ini bergerak di atas 158 dan kemudian naik ke sekitar 158,50 setelah laporan bahwa Ketua The Fed Kevin Warsh dapat mempertimbangkan kenaikan suku bunga pada bulan September tergantung pada data inflasi yang akan datang, di antara faktor-faktor lainnya," sebagaimana dilansir dari berita sumber.

"Pasangan mata uang ini diperdagangkan di atas 158 pada saat berita ini ditulis pada 7 Agustus. Penurunan dolar setelah pertemuan FOMC pekan lalu dan intervensi terkoordinasi Jepang–AS berikutnya terhenti pada pekan ini," sebagaimana dilansir dari berita sumber.

"Pergerakan di antara mata uang utama umumnya terbatas dalam kisaran 1% ke salah satu arah," sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua