Breaking

IHSG Ditutup Merah pada Sesi Pertama, Gagal Tembus Level 6.000

AK
Akbar

Editor: Mazroh Atul Jannah

Rabu, 08 Juli 2026
IHSG Ditutup Merah pada Sesi Pertama, Gagal Tembus Level 6.000
Ilustrasi: IHSG ditutup melemah 1,11 persen ke level 5.920 pada sesi pertama perdagangan Rabu (8/7/2026). (Gambar: NET)

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengakhiri perdagangan sesi pertama, Rabu (8/7/2026), di zona merah dengan koreksi sebesar 1,11 persen ke level 5.920. Hingga jeda siang, IHSG gagal melampaui level psikologis 6.000.

Pelemahan dipicu oleh penurunan harga sejumlah saham besar seperti Bank BRI, Amman Mineral, hingga Barito Pacific. Sejak pembukaan, IHSG langsung tergelincir dengan rentang pergerakan antara level 5.897 hingga 5.984.

Data Bursa Efek Indonesia mencatat nilai transaksi sebesar Rp 5,22 triliun dari 12,25 miliar lembar saham. Terdapat 197 saham menguat, 447 saham melemah, dan 142 saham stagnan.

Sektor barang baku, properti, dan konsumen non primer menjadi pemberat utama dengan koreksi masing-masing 2,14 persen, 2,05 persen, dan 1,72 persen. Penurunan ini diperburuk oleh koreksi pada saham-saham big caps seperti BBRI, AMMN, BMRI, BREN, dan BRPT.

Sentimen negatif global turut membayangi pasar akibat memanasnya geopolitik antara Amerika Serikat dan Iran. Panin Sekuritas menyatakan ketegangan tersebut memicu sentimen risk-off di pasar global.

"Serangan udara AS terhadap Iran serta pencabutan izin penjualan minyak Iran sebagai respons atas serangan terhadap kapal tanker di Selat Hormuz mendorong harga minyak dunia menguat 3% lebih, dan meningkatkan kekhawatiran investor," sebagaimana dilansir dari sumber berita.

Pasar domestik juga merespons kabar mengenai S&P Dow Jones yang memasukkan Indonesia ke dalam kategori special measures atau frontier market pada tahun 2027. Selain itu, rilis data Indeks Kepercayaan Konsumen (IKK) yang turun menjadi 117,8 pada Juni 2026 turut menekan IHSG.

Bank Indonesia melaporkan bahwa IKK Juni berada di level 117,8, melambat dibandingkan bulan Mei yang mencapai 120,9. Level ini menjadi yang terendah sejak September 2025.

Berdasarkan komponennya, Indeks Kondisi Ekonomi Saat Ini (IKE) turun menjadi 109,2 dari 112,2. Sementara itu, Indeks Ekspektasi Konsumen (IEK) melambat dari 129,7 menjadi 126,4.

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua