Kepulangan Prabowo Ke Jakarta Usai Kunjungan Resmi Jepang Dan Korea Selatan
- Kamis, 02 April 2026
JAKARTA - Kepulangan pemimpin negara dari rangkaian kunjungan internasional selalu menyisakan perhatian publik, terutama ketika agenda yang dijalankan mencakup kerja sama strategis dan pertemuan tingkat tinggi.
Momentum ini bukan sekadar perjalanan biasa, melainkan bagian dari upaya memperkuat hubungan diplomatik sekaligus membuka peluang baru bagi kepentingan nasional di berbagai sektor penting.
Presiden Prabowo Subianto tiba di Pangkalan Udara TNI AU (Lanud) Halim Perdanakusuma Air Force Base, Jakarta, Kamis, 2 April 2026 dini hari, setelah merampungkan rangkaian lawatannya di dua negara kawasan Asia Timur yaitu Jepang dan Korea Selatan.
Baca JugaDaftar Lokasi Samsat Keliling Polda Metro Jaya Jadetabek Kamis 2 April 2026
Pesawat Garuda Indonesia-1 yang membawa Presiden Prabowo beserta rombongan terbatas, salah satunya Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya, mendarat sekitar pukul 00.01 WIB setelah bertolak dari Pangkalan Udara Militer Seongnam di Seoul, Korea Selatan, Rabu (1/4) malam.
Setibanya di apron Lanud Halim Perdanakusuma, suasana penyambutan berlangsung tertib dengan nuansa formal kenegaraan. Di ujung tangga pesawat, Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka telah berdiri untuk menyambut kepulangan Presiden Prabowo.
Gibran, yang mengenakan setelan jas berwarna hitam lengkap dengan kopiah berwarna senada, didampingi oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi, Panglima TNI Agus Subiyanto, Kapolri Listyo Sigit Prabowo, dan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) M. Herindra.
Presiden Prabowo pun langsung menyalami satu per satu pejabat yang menyambut kedatangan dirinya, dimulai dari Wapres Gibran, kemudian Mensesneg Prasetyo, Panglima TNI, Kapolri, dan Kepala BIN.
Presiden kemudian menyalami jajaran pejabat yang berada di barisan belakang, yaitu Direktur Utama (Dirut) Garuda Indonesia Glenny Kairupan, dan ada pula Komandan Pasukan Pengamanan Presiden (Danpaspampres) Edwin Adrian Sumantha.
Momen Penyambutan Kepulangan Presiden
Setelah prosesi penyambutan berlangsung, Presiden Prabowo sempat berbincang-bincang dengan Dirut Garuda Indonesia selama beberapa saat.
Percakapan tersebut berlangsung singkat namun mencerminkan koordinasi dan komunikasi yang tetap terjaga antara pimpinan negara dan pihak maskapai yang mengemban tugas penting dalam perjalanan kenegaraan.
Selepas itu, Presiden langsung berjalan masuk mobil kepresidenan Maung Garuda, dan meninggalkan Lanud Halim Perdanakusuma. Tidak lama kemudian, Wapres Gibran juga meninggalkan lokasi Lanud, diikuti oleh pejabat-pejabat lainnya.
Kepulangan ini berlangsung tanpa seremoni panjang, namun tetap mencerminkan tata protokol kenegaraan yang berlaku. Kehadiran sejumlah pejabat tinggi negara dalam penyambutan menunjukkan pentingnya agenda yang baru saja diselesaikan oleh Presiden di luar negeri.
Rangkaian Lawatan Presiden Di Jepang
Presiden Prabowo mengawali rangkaian lawatannya di Jepang pada 29 Maret 2026 sampai dengan 31 Maret 2026. Di Tokyo, Jepang, Presiden Prabowo untuk pertama kalinya bertemu dengan Kaisar Naruhito di Istana Kekaisaran (Imperial Palace), Tokyo.
Selain itu, Presiden juga mengadakan pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri (PM) Jepang Sanae Takaichi, dan bertemu dengan perwakilan pebisnis Indonesia-Jepang.
Pertemuan ini menjadi bagian penting dalam memperkuat hubungan bilateral kedua negara, khususnya dalam sektor ekonomi, perdagangan, dan investasi yang terus berkembang.
Dalam rangkaian lawatannya di Jepang, Presiden Prabowo juga menyaksikan sejumlah perjanjian kerja sama strategis antara pelaku usaha Indonesia-Jepang yang nilai totalnya mencapai 23,63 miliar dolar Amerika Serikat atau sekitar Rp380 triliun.
Kesepakatan tersebut mencerminkan komitmen kuat kedua negara dalam meningkatkan kolaborasi ekonomi yang saling menguntungkan. Nilai investasi yang besar ini diharapkan mampu memberikan dampak nyata bagi pertumbuhan ekonomi nasional serta membuka lapangan kerja baru di berbagai sektor industri.
Selain itu, interaksi dengan para pelaku usaha juga menjadi langkah strategis untuk memperkuat kepercayaan investor terhadap iklim bisnis di Indonesia. Dengan dukungan kebijakan yang tepat, kerja sama ini berpotensi berkembang lebih luas di masa depan.
Penutup Perjalanan Diplomatik Asia Timur
Lawatan ke Jepang dan Korea Selatan menjadi bagian dari strategi diplomasi Indonesia dalam memperkuat posisi di kawasan Asia Timur.
Kunjungan ini tidak hanya mencakup pertemuan tingkat tinggi, tetapi juga membuka peluang kerja sama yang lebih luas di berbagai sektor, termasuk industri, teknologi, dan perdagangan internasional.
Kepulangan Presiden Prabowo ke Jakarta menandai selesainya rangkaian agenda tersebut. Dengan berbagai hasil yang telah dicapai, kunjungan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi perkembangan hubungan internasional Indonesia serta mendorong pertumbuhan ekonomi nasional di masa mendatang.
Selain itu, keberhasilan dalam menjalin komunikasi dan kerja sama dengan mitra strategis di kawasan Asia Timur menunjukkan peran aktif Indonesia dalam dinamika global.
Langkah ini sekaligus mempertegas posisi Indonesia sebagai negara yang terus mendorong kolaborasi internasional demi mencapai kemajuan bersama.
Sutomo
teropongbisnis.id adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Rekomendasi 7 Obyek Wisata Bukit Sekipan Tawangmangu untuk Liburan Keluarga
- Kamis, 02 April 2026
Spesifikasi Vivo V70 Dengan Chipset Snapdragon Dan Performa Maksimal Harian
- Kamis, 02 April 2026
Spesifikasi Oppo A6x Dengan Konektivitas Lengkap Dan Performa Stabil Harian
- Kamis, 02 April 2026












