Selasa, 10 Maret 2026

Chandra Asri (TPIA) Tingkatkan Produksi Pabrik MTBE dan Butene-1 hingga 25 Persen

Chandra Asri (TPIA) Tingkatkan Produksi Pabrik MTBE dan Butene-1 hingga 25 Persen
Chandra Asri (TPIA) Tingkatkan Produksi Pabrik MTBE dan Butene-1 hingga 25 Persen

JAKARTA - Industri petrokimia nasional terus didorong untuk meningkatkan kapasitas produksi guna memenuhi kebutuhan dalam negeri yang terus berkembang. 

Dalam beberapa tahun terakhir, upaya memperkuat pasokan bahan baku industri menjadi salah satu fokus utama perusahaan-perusahaan petrokimia di Indonesia. Langkah ini juga sejalan dengan upaya pemerintah dalam mengurangi ketergantungan terhadap impor serta memperkuat rantai pasok industri domestik.

PT Chandra Asri Pacific Tbk. (TPIA) menjadi salah satu perusahaan yang mengambil langkah strategis dalam mendukung tujuan tersebut. Emiten petrokimia ini mengumumkan rencana peningkatan kapasitas produksi pada pabrik Methyl Tert-butyl Ether (MTBE) dan Butene-1 (B1). Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari strategi pertumbuhan perusahaan sekaligus untuk memperkuat pasokan bahan baku industri di dalam negeri.

Baca Juga

Perkuat Tata Kelola, ADHI Karya Jalin Kerja Sama Hukum dengan Kejati Jawa Tengah

Peningkatan kapasitas produksi tersebut diharapkan mampu memberikan kontribusi signifikan bagi sektor industri yang menggunakan produk petrokimia sebagai bahan baku utama. Dengan kapasitas yang lebih besar, perusahaan juga berharap dapat meningkatkan nilai tambah bagi industri dalam negeri sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok petrokimia regional.

Strategi Peningkatan Kapasitas Produksi

PT Chandra Asri Pacific Tbk. mengumumkan akan meningkatkan kapasitas produksi pabrik MTBE dan Butene-1 hingga 25 persen. Kebijakan ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang perusahaan dalam memperkuat bisnis petrokimia nasional.

Presiden Direktur Chandra Asri Group, Erwin Ciputra, menjelaskan bahwa langkah tersebut merupakan upaya perusahaan dalam mendukung penguatan industri petrokimia nasional, terutama dalam hal ketersediaan bahan baku yang stabil.

"Peningkatan kapasitas ini merupakan langkah strategis Chandra Asri Group dalam memperkuat ketahanan pasokan bahan baku industri di dalam negeri. Sebagai produsen tunggal MTBE dan Butene-1 di Indonesia, kami memiliki komitmen untuk mendukung ketersediaan pasokan yang andal," kata Erwin.

Dengan peningkatan kapasitas tersebut, perusahaan berharap dapat memenuhi kebutuhan industri domestik yang terus meningkat. Selain itu, langkah ini juga menjadi bagian dari strategi untuk memperkuat daya saing industri petrokimia Indonesia di tingkat regional.

Dukung Substitusi Impor dan Ketahanan Industri

Peningkatan kapasitas produksi MTBE dan Butene-1 tidak hanya bertujuan untuk memperbesar volume produksi perusahaan, tetapi juga memiliki dampak yang lebih luas bagi perekonomian nasional.

Melalui kebijakan ini, TPIA berharap dapat membantu mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap impor bahan baku petrokimia. Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari upaya membangun rantai industri yang lebih kuat dan berkelanjutan.

Dengan mengerek kapasitas produksi ini, TPIA tidak hanya mendukung upaya substitusi impor, tetapi juga mengeklaim kontribusi dalam membangun rantai petrokimia yang lebih kokoh, kompetitif, dan berkelanjutan.

Sebagai perusahaan yang bergerak di bidang solusi energi, kimia, dan infrastruktur, Chandra Asri memiliki komitmen jangka panjang untuk mendukung kemandirian industri nasional. Perusahaan juga melihat peluang bagi Indonesia untuk memperkuat posisinya dalam rantai pasok petrokimia di kawasan regional.

Pengembangan Pabrik di Kompleks Petrokimia Cilegon

Peningkatan kapasitas produksi tersebut merupakan kelanjutan dari proyek pengembangan fasilitas yang telah direncanakan sebelumnya. Proyek ini dilaksanakan melalui kerja sama dengan PT Inti Karya Persada Tehnik (IKPT).

Erwin menjelaskan bahwa proyek perluasan fasilitas ini dilakukan melalui kontrak Engineering, Procurement, and Construction (EPC) yang telah ditandatangani pada Desember 2024.

Pabrik MTBE dan Butene-1 milik Chandra Asri berlokasi di dalam kompleks petrokimia terintegrasi milik perusahaan di Cilegon, Banten. Fasilitas tersebut telah beroperasi sejak tahun 2020 dan menjadi bagian penting dari operasional perusahaan dalam memproduksi bahan kimia strategis.

Setelah melalui berbagai tahap persiapan, termasuk pengujian teknis dan operasional, peningkatan kapasitas produksi akhirnya berhasil direalisasikan.

"Setelah melalui rangkaian persiapan teknis dan operasional, termasuk uji coba pada akhir Februari 2026, peningkatan kapasitas kini telah terealisasi dan fasilitas beroperasi secara optimal dan andal," imbuh Erwin.

Keberhasilan peningkatan kapasitas ini juga menegaskan posisi Chandra Asri sebagai produsen tunggal MTBE dan Butene-1 di Indonesia.

Peran MTBE dan Butene-1 bagi Industri

Produk MTBE dan Butene-1 memiliki peran penting dalam berbagai sektor industri, terutama yang berkaitan dengan energi dan manufaktur.

MTBE merupakan komponen penting yang digunakan sebagai octane booster pada bahan bakar bensin. Fungsi utama bahan ini adalah meningkatkan kualitas pembakaran serta efisiensi bahan bakar kendaraan.

Penggunaan MTBE juga membantu meningkatkan performa bahan bakar sekaligus mengurangi potensi emisi yang dihasilkan dari proses pembakaran.

Sementara itu, Butene-1 merupakan komonomer penting dalam produksi polyethylene. Bahan ini menjadi salah satu komponen utama dalam pembuatan berbagai produk plastik yang digunakan secara luas dalam kehidupan sehari-hari.

Polyethylene banyak digunakan dalam berbagai aplikasi industri, mulai dari sektor manufaktur, kemasan, hingga berbagai produk konsumen.

Dengan meningkatnya kapasitas produksi MTBE dan Butene-1, Chandra Asri diharapkan mampu mendukung kebutuhan industri domestik yang terus berkembang. Selain memperkuat pasokan bahan baku di dalam negeri, langkah ini juga berpotensi meningkatkan daya saing industri petrokimia Indonesia di pasar regional.

Mazroh Atul Jannah

Mazroh Atul Jannah

teropongbisnis.id adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Seatrium Limited Resmi Divestasi Galangan Kapal Karimun ke Grup Salim

Seatrium Limited Resmi Divestasi Galangan Kapal Karimun ke Grup Salim

PT Bukit Asam Panen Raya Kalium Humat Perkuat Ketahanan Pangan

PT Bukit Asam Panen Raya Kalium Humat Perkuat Ketahanan Pangan

Cek Jadwal KRL Solo–Jogja Hari Ini 10 Maret 2026, Lengkap dari Palur hingga Yogyakarta

Cek Jadwal KRL Solo–Jogja Hari Ini 10 Maret 2026, Lengkap dari Palur hingga Yogyakarta

Jadwal KA Bandara YIA Selasa 10 Maret 2026, Lengkap Rute Tugu Yogyakarta–Bandara dari Pagi hingga Malam

Jadwal KA Bandara YIA Selasa 10 Maret 2026, Lengkap Rute Tugu Yogyakarta–Bandara dari Pagi hingga Malam

Jadwal Kapal Ferry Singkil–Pulau Banyak Selasa 10 Maret 2026, Cek Jam Keberangkatan KMP Aceh Hebat 3

Jadwal Kapal Ferry Singkil–Pulau Banyak Selasa 10 Maret 2026, Cek Jam Keberangkatan KMP Aceh Hebat 3