JAKARTA - Strategi HMD dalam memperluas pasar smartphone kembali terlihat melalui peluncuran seri baru bernama HMD Luma.
Nama tersebut memang sekilas mengingatkan pada lini Lumia yang populer di era berbeda, namun perangkat ini sepenuhnya berdiri sebagai ponsel Android dengan karakter dan identitas tersendiri.
Kehadirannya menandai upaya HMD untuk memperkuat posisi di segmen entry-level hingga menengah bawah, dengan pendekatan spesifikasi yang difokuskan pada kebutuhan dasar pengguna modern.
Baca JugaTiwi dan Fadia Pilih Enjoy Usai Lolos Babak Kedua All England 2026
Vendor smartphone HMD menambah lini ponselnya dengan merilis seri baru bernama HMD Luma. Meski namanya sekilas mirip ponsel Nokia Lumia, perangkat ini punya identitas berbeda.
Kehadiran HMD Luma sendiri menandai ekspansi terbaru HMD di segmen ponsel Android kelas terjangkau. Smartphone ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan dasar pengguna, mulai dari komunikasi, hiburan, hingga penggunaan media sosial.
Secara lini produk, HMD Luma disebut memiliki kemiripan dengan HMD Vibe yang lebih dulu meluncur pada. Namun, ponsel ini dibekali spesifikasi inti yang sedikit berbeda.
Dengan pendekatan tersebut, HMD Luma diarahkan untuk pengguna yang membutuhkan perangkat praktis dengan harga kompetitif. Fokusnya bukan pada performa ekstrem, melainkan keseimbangan antara fungsi, daya tahan, dan kemudahan penggunaan dalam aktivitas sehari-hari.
Spesifikasi dan Performa Harian
HMD Luma ditenagai chipset Unisoc T615 yang diproduksi dengan fabrikasi 12 nanometer (12 nm) dengan konfigurasi inti Cortex-A75 dan Cortex-A55.
Chip tersebut dipadukan dengan RAM 4 GB serta pilihan penyimpanan 128 GB atau 256 GB, yang masih bisa diperluas melalui slot kartu microSD.
Sementara itu, HMD Vibe, yang disebut-sebut mirip dengan HMD Luma, menggunakan System-on-Chip (SoC) Qualcomm Snapdragon 680 fabrikasi 6 nm. Chip ini juga hanya mendukung konektivitas 4G, bukan 5G.
Dari sisi perangkat lunak (software), perangkat ini menjalankan sistem operasi (OS) berbasis Android 15 langsung dari pabrik.
Kombinasi Unisoc T615 dan RAM 4 GB dirancang untuk menangani tugas-tugas ringan hingga menengah seperti berselancar di internet, membuka media sosial, serta menjalankan aplikasi perpesanan.
Dukungan penyimpanan hingga 256 GB memberikan ruang cukup luas bagi pengguna yang gemar menyimpan foto, video, maupun aplikasi tambahan.
Penggunaan Android 15 langsung dari pabrik juga menjadi nilai tambah karena pengguna bisa merasakan sistem operasi terbaru tanpa perlu menunggu pembaruan. Hal ini memperkuat posisi Luma sebagai perangkat yang tetap relevan meski berada di kelas harga terjangkau.
Layar, Kamera, dan Fitur Pendukung
Beralih ke aspek layar, HMD Luma mengusung layar LCD 6,7 inci resolusi 720 x 1.604 piksel dengan refresh rate 120 Hz. Angka ini sedikit lebih tinggi dibanding Vibe yang menawarkan refresh rate 190 Hz.
Untuk kamera, HMD Luma dibekali sensor utama 50 MP, sama seperti HMD Vibe versi 5G. Ponsel ini juga memiliki kamera selfie 8 MP untuk kebutuhan swafoto maupun panggilan video.
Layar 6,7 inci memberikan tampilan luas untuk menikmati konten video maupun menjelajahi media sosial. Refresh rate 120 Hz membuat pergerakan layar terasa lebih halus dibanding panel standar 60 Hz. Meski resolusinya masih HD+, ukuran layar yang besar tetap memberi pengalaman visual yang cukup nyaman di kelasnya.
Kamera utama 50 MP memungkinkan pengguna menangkap momen sehari-hari dengan detail memadai. Sementara kamera depan 8 MP cukup untuk kebutuhan swafoto dan panggilan video. Kombinasi ini menegaskan bahwa Luma difokuskan pada fungsi praktis tanpa menonjolkan fitur fotografi profesional.
Soal daya, HMD Luma ditopang baterai berkapasitas 5.000 mAh dengan dukungan pengisian cepat 18 watt melalui port USB-C 2.0.
HMD Luma juga dilengkapi sejumlah fitur lawas, seperti jack audio 3,5 mm dan radio FM. Tersedia juga speaker stereo dan dukungan Bluetooth 5.0 untuk konektivitas.
Baterai 5.000 mAh menjadi salah satu kekuatan utama perangkat ini karena mampu menopang penggunaan seharian dalam satu kali pengisian. Dukungan fast charging 18 watt membantu mengisi ulang daya dengan waktu yang relatif efisien.
Keberadaan jack audio 3,5 mm dan radio FM menunjukkan bahwa HMD tetap mempertahankan fitur yang masih dibutuhkan sebagian pengguna. Speaker stereo serta Bluetooth 5.0 juga melengkapi pengalaman multimedia dan konektivitas.
Ketersediaan dan Arah Pasar
Terkait ketersediaan, HMD Luma ditawarkan dalam dua pilihan warna, yaitu Titanium dan Blue. Ponsel ini terpantau sudah muncul di situs resmi HMD untuk wilayah Nigeria dan Ghana.
Namun, harga resminya masih belum diumumkan.
Kemunculan perangkat ini di pasar Afrika menunjukkan strategi HMD dalam menyasar wilayah dengan kebutuhan tinggi terhadap smartphone terjangkau.
Meski harga belum diumumkan, perangkat ini diperkirakan akan bersaing di segmen entry-level dengan fokus pada keseimbangan spesifikasi dan harga.
Secara keseluruhan, HMD Luma menjadi simbol langkah baru perusahaan dalam membangun identitas Android murah tanpa mengandalkan nostalgia nama lama.
Bukan Lumia, melainkan Luma sebuah lini yang dirancang untuk menjawab kebutuhan dasar pengguna modern dengan fitur yang relevan dan daya tahan memadai.
Dengan chipset Unisoc T615, layar 120 Hz, kamera 50 MP, baterai 5.000 mAh, serta Android 15, perangkat ini menawarkan paket lengkap untuk aktivitas harian. HMD tampaknya ingin memastikan bahwa meski berada di kelas terjangkau, Luma tetap memiliki fondasi spesifikasi yang kompetitif dan fungsional.
Sutomo
teropongbisnis.id adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Pemesanan Tiket Mudik Lebaran Naik Signifikan Damri Optimalkan Layanan
- Kamis, 05 Maret 2026
Berita Lainnya
Puasa Hari Keberapa 5 Maret 2026 Menurut Kalender Muhammadiyah dan Pemerintah
- Kamis, 05 Maret 2026


.jpg)









