Senin, 16 Februari 2026

Popsivo Polwan Tundukkan Electric PLN dalam Duel Dramatis Proliga 2026

Popsivo Polwan Tundukkan Electric PLN dalam Duel Dramatis Proliga 2026
Popsivo Polwan Tundukkan Electric PLN dalam Duel Dramatis Proliga 2026

JAKARTA - Gelanggang Olahraga (GOR) Utama Bojonegoro menjadi saksi bisu betapa mahalnya harga sebuah kemenangan di kasta tertinggi voli nasional. Dalam lanjutan Putaran 2 Seri Bojonegoro yang berlangsung di Desa Ngumpakdalem, Kecamatan Dander, tensi tinggi menyelimuti lapangan sejak peluit pertama dibunyikan. Dua raksasa voli putri, Jakarta Electric PLN Mobile dan Jakarta Popsivo Polwan, terlibat dalam "perang saraf" yang melelahkan demi menjaga eksistensi mereka dalam perburuan tiket menuju babak final four.

Pertandingan yang berlangsung pada Jumat malam tersebut tidak hanya menyuguhkan adu taktik antara dua pelatih jempolan, tetapi juga menjadi panggung pembuktian ketangguhan mental para pemain di bawah tekanan ribuan suporter. Laga sengit dan dramatis tersebut akhirnya dimenangkan oleh Jakarta Popsivo Polwan dengan skor 2-3 melalui rangkaian set yang fluktuatif (25-19, 14-25, 18-25, 25-16, 14-16).

Dominasi Awal Electric PLN dan Kekuatan Skuad Terbaik

Baca Juga

Wisata Kuliner Tujuh Negara di HARRIS Bundaran Satelit Surabaya

Memasuki jam kedua pertandingan, atmosfir GOR semakin memanas. Pelatih Electric PLN, Chamnan Dokmai, menyadari urgensi laga ini dan langsung menurunkan skuad terbaiknya. Tampak di line up ada nama-nama besar seperti Agustin Wulandari, Celeste Elle Plak, Neriman Ozsoy, Ersandrina Devega, Putri, Afra, dan Tasya. Komposisi ini dirancang untuk menekan lawan sejak menit pertama.

Di sisi lain, Popsivo Polwan tidak mau kalah dengan menurunkan pilar andalan mereka seperti Yonkaira Isabel Pena, Gendis Azzahra, Bethania De La Cruz, Chelsa Berliana Nurtomo hingga ada nama Arsela Nuari. Pada set pertama, Electric PLN sempat langsung unggul jauh lewat spike keras Caca, atau Ersandrina Devega. Keunggulan ini terus terjaga saat sang top skor Neriman Ozsoy dan Plak juga menyumbang poin secara konsisten. Meski Popsivo sempat memperkecil ketertinggalan dari spike keras De La Cruz dan berturut-turut servis ace Chelsa, akhirnya Electric PLN mengunci set pertama dengan skor 25-19.

Kebangkitan Agresif Popsivo Polwan di Set Kedua dan Ketiga

Kondisi tertinggal 1-0 ternyata memicu adrenalin skuad Popsivo Polwan untuk tampil lebih agresif. Memasuki set kedua, anak-anak asuh Popsivo Polwan tampak mengamuk di lapangan. Berulang kali De La Cruz, Pena, dan Arsela mendulang poin melalui serangan-serangan tajam yang sulit diantisipasi blok lawan. Alhasil, set kedua dimenangkan Popsivo dengan skor telak 14-25, sekaligus menyamakan kedudukan menjadi 1-1.

Skor imbang membuat jalannya set ketiga berlangsung sangat seru di awal. Kejar-mengejar angka terjadi dengan intensitas tinggi. Namun, petaka muncul bagi Electric PLN ketika mereka sempat kehilangan fokus di pertengahan laga. Momentum ini dimanfaatkan dengan baik oleh tim lawan yang terus menekan, sampai akhirnya lewat spike keras De La Cruz mengunci set ketiga dengan skor 18-25. Keunggulan 1-2 bagi Popsivo ini memaksa Electric PLN berada di ujung tanduk.

Drama Lima Set dan Puncak Ketegangan di Bojonegoro

Menghadapi situasi tertinggal 1-2, Electric PLN mencoba bangkit dengan sisa energi yang ada pada set keempat. Neriman Ozsoy benar-benar menunjukkan kelasnya sebagai pendulang poin utama bagi timnya. Dengan bantuan cover dari Plak dan eksekusi tajam dari Caca, serangan Electric PLN kembali hidup. Perlawanan gigih ini membuahkan hasil, di mana set keempat dimenangkan Electric PLN dengan skor 25-16.

Skor imbang 2-2 memaksa pertandingan berlanjut ke babak penentuan. Permainan pun semakin dramatis dengan lima set yang menguras emosi penonton di GOR Utama Bojonegoro. Di set terakhir yang sangat krusial, kejar-kejaran poin terjadi hingga mencapai angka kritis. Namun, dewi fortuna lebih berpihak pada kubu kepolisian. Setelah melalui reli-reli panjang yang mendebarkan, Electric PLN akhirnya harus menyerah dengan skor tipis 14-16. Kemenangan ini membawa angin segar bagi Popsivo Polwan, sementara Electric PLN harus segera mengevaluasi sisa laga mereka demi ambisi menuju final four.

David

David

teropongbisnis.id adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Strategi Sahur Cepat dan Bernutrisi untuk Masyarakat Produktif

Strategi Sahur Cepat dan Bernutrisi untuk Masyarakat Produktif

Misi Mikel Arteta Hapus Kutukan Lima Musim Arsenal di Piala FA

Misi Mikel Arteta Hapus Kutukan Lima Musim Arsenal di Piala FA

Manajemen Beban Pemain: Strategi Rotasi Arteta di Piala FA

Manajemen Beban Pemain: Strategi Rotasi Arteta di Piala FA

Manchester United Depak Kiper Era Ten Hag Demi Radek Vitek

Manchester United Depak Kiper Era Ten Hag Demi Radek Vitek

Kerinduan Scott McTominay: Manchester United Siap Jemput Sang Anak Hilang

Kerinduan Scott McTominay: Manchester United Siap Jemput Sang Anak Hilang