Guncangan Kursi Kepelatihan Liga Inggris 2026 Menelan Delapan Korban Manajer Tim
- Jumat, 13 Februari 2026
JAKARTA - Kompetisi kasta tertinggi sepak bola Inggris, Premier League, musim 2025/2026 membuktikan diri bukan hanya medan tempur yang keras di atas lapangan hijau, melainkan juga "kuburan" bagi para juru taktik.
Tekanan tinggi untuk meraih hasil instan dan ketatnya persaingan di zona degradasi memaksa pemilik klub bertindak reaktif. Hingga memasuki pertengahan Februari 2026, fenomena "pecat-memecat" pelatih telah mencapai angka delapan orang, sebuah statistik yang menggambarkan betapa rapuhnya stabilitas manajerial di tengah tuntutan industri sepak bola modern.
Sean Dyche Menjadi Nama Terbaru Dalam Daftar Pemecatan Liga
Baca JugaPersaingan Gelar Juara Liga Inggris 2026 Semakin Sengit Memasuki Pekan Ke-26
Guncangan terbaru melanda Nottingham Forest yang secara mengejutkan resmi berpisah dengan Sean Dyche pada Kamis, 12 Februari 2026. Keputusan ini diambil hanya beberapa jam setelah hasil imbang tanpa gol yang mengecewakan saat melawan tim juru kunci, Wolverhampton Wanderers. Dyche, yang dikenal dengan gaya kepemimpinan tegasnya, harus menerima kenyataan bahwa masanya di City Ground berakhir lebih cepat dari perkiraan banyak pihak.
Pemecatan Dyche terjadi hanya berselang sehari setelah Tottenham Hotspur mendepak Thomas Frank pada 11 Februari 2026. Alasan di balik keputusan Nottingham Forest pun serupa dengan Spurs: krisis hasil yang berkepanjangan. Meskipun tambahan satu poin membawa Forest duduk di peringkat ke-17, pemilik klub merasa performa tim tidak menunjukkan grafik yang meyakinkan untuk menjauh dari ancaman zona merah.
Pintu Putar Manajer di Nottingham Forest Selama Satu Musim
Fenomena di Nottingham Forest menjadi sorotan utama musim ini karena mereka seolah menjadi "pintu putar" bagi para pelatih. Sean Dyche tercatat sebagai manajer ketiga yang dipecat oleh Forest sejak musim bergulir. Dinamika ini dimulai ketika Nuno Espirito Santo didepak pada 9 September 2025, yang kemudian diikuti oleh Ange Postecoglou yang hanya bertahan selama 39 hari sebelum diberhentikan pada 18 Oktober 2025.
Statistik menunjukkan bahwa Sean Dyche hanya memimpin Nottingham Forest selama 114 hari. Selama periode singkat tersebut, ia mengawal 25 pertandingan dengan catatan 10 kemenangan. Meski dianggap sebagai pilihan solid di awal penunjukannya, kegagalan memenangkan delapan pertandingan terakhir di liga menjadi pemicu utama Evangelos Marinakis kembali mengayunkan kapak pemecatannya.
Kompilasi Delapan Juru Taktik Yang Kehilangan Pekerjaan Musim Ini
Hingga pekan ke-26, Premier League musim 2025/2026 telah mencatat delapan nama besar yang harus angkat koper. Daftar ini mencakup pelatih yang dipecat secara langsung maupun yang berpisah melalui kesepakatan bersama. Berikut adalah kronologi "kursi panas" manajer Liga Inggris sejauh ini:
| Nama Pelatih | Klub | Tanggal Perpisahan |
|---|---|---|
| Nuno Espirito Santo | Nottingham Forest | 9 September 2025 |
| Graham Potter | West Ham United | 27 September 2025 |
| Ange Postecoglou | Nottingham Forest | 18 Oktober 2025 |
| Vitor Pereira | Wolverhampton | 2 November 2025 |
| Enzo Maresca | Chelsea | 1 Januari 2026 |
| Ruben Amorim | Manchester United | 5 Januari 2026 |
| Thomas Frank | Tottenham Hotspur | 11 Februari 2026 |
| Sean Dyche | Nottingham Forest | 12 Februari 2026 |
Daftar ini menunjukkan bahwa pemecatan tidak hanya terjadi pada tim-tim papan bawah, tetapi juga klub raksasa seperti Chelsea, Manchester United, dan Tottenham Hotspur yang berambisi menembus zona Eropa.
Realitas Kejam Sepak Bola Modern di Balik Keputusan Klub
Menanggapi pemecatannya, Sean Dyche memberikan pernyataan yang mencerminkan realitas pahit seorang manajer di era sekarang. Dyche menegaskan bahwa ia dan stafnya telah memberikan upaya maksimal demi mengangkat performa tim, namun ia sangat memahami posisi pemilik klub yang memegang kendali penuh atas perubahan manajerial.
Pernyataan ini menggarisbawahi bahwa di Liga Inggris, kerja keras terkadang tidak cukup jika tidak dibarengi dengan hasil instan di papan klasemen. Dengan 12 pekan tersisa, angka delapan pelatih yang dipecat kemungkinan besar masih bisa bertambah mengingat tensi persaingan yang semakin memuncak.
Regan
teropongbisnis.id adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Berita Lainnya
Promo LOTTE Mart Periode 12 - 18 Februari 2026: Diskon Minyak Goreng hingga Ayam Segar
- Jumat, 13 Februari 2026
Daftar Diskon Vespa Matic di IIMS 2026: Penawaran Fantastis Hingga Rp13 Juta
- Jumat, 13 Februari 2026
Menu Buka Puasa Gratis Masjid Jogokariyan Jogja Ramadan 2026 Rilis
- Jumat, 13 Februari 2026





.jpg)
.jpg)
.jpg)




