JAKARTA - Pergerakan pasar saham pada akhir pekan ini menjadi perhatian investor setelah Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah pada perdagangan sebelumnya.
Tekanan jual yang cukup besar membuat indeks berada di zona merah, memicu pelaku pasar untuk kembali mencermati peluang saham yang dinilai masih prospektif. Di tengah pelemahan tersebut, sejumlah broker tetap merilis daftar saham pilihan yang patut dipertimbangkan untuk perdagangan hari ini, Jumat 13 Februari 2026.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan kemarin, Kamis, 12 Februari 2026, ditutup di zona merah. IHSG melemah 0,31% di posisi 8.265. Lantas bagaimana dengan rekomendasi saham hari ini?
Baca Juga
IHSG menutup perdagangan dengan nyaris berada di posisi terendah sepanjang hari 8.220 intraday. Adapun level tertinggi sempat menyentuh sesaat 8.334 yang terjadi pada perdagangan pagi hari.
Saham–saham kesehatan, saham konsumen non primer, dan saham konsumen primer menjadi penyebab pelemahan IHSG di tren penurunan dengan masing–masing minus mencapai 1,25%, 0,91% dan 0,6%.
Volume perdagangan yang didominasi penjualan secara masif menyentuh 43,26 miliar saham dengan nilai transaksi total mencapai Rp23,84 triliun. Frekuensi yang terjadi sejumlah 3,02 juta kali diperjualbelikan.
Sebanyak–banyaknya 384 saham melemah, dengan 294 saham menguat. Sisanya 144 saham enggan melaju alias stagnan.
Biarpun IHSG terpeleset di zona merah pada perdagangan kemarin, masih ada sejumlah saham potensial dan saham pilihan yang menarik dicermati melanjutkan tren bullish saham uptrend, telisik rekomendasi saham hari ini Jumat, 13 Februari 2026.
IHSG Ditutup Melemah di Zona Merah
Pelemahan IHSG sebesar 0,31% mencerminkan tekanan jual yang cukup dominan sepanjang sesi perdagangan Kamis. Indeks bahkan hampir menyentuh posisi terendah intraday di level 8.220 sebelum akhirnya ditutup di 8.265.
Level tertinggi yang sempat diraih di 8.334 terjadi pada awal perdagangan pagi, namun tidak mampu dipertahankan hingga penutupan.
Tekanan paling besar datang dari sektor kesehatan, konsumen non primer, serta konsumen primer. Ketiga sektor tersebut mencatatkan penurunan masing-masing sebesar 1,25%, 0,91%, dan 0,6%. Pergerakan ini menunjukkan rotasi sektor yang cukup signifikan dan memengaruhi keseluruhan indeks.
Dari sisi aktivitas transaksi, volume perdagangan mencapai 43,26 miliar saham dengan total nilai transaksi Rp23,84 triliun. Frekuensi transaksi tercatat sebanyak 3,02 juta kali. Data tersebut menandakan tingginya aktivitas jual yang terjadi selama sesi perdagangan.
Komposisi Saham Melemah dan Menguat
Dari keseluruhan saham yang diperdagangkan, sebanyak 384 saham mengalami pelemahan. Sementara itu, 294 saham berhasil mencatatkan kenaikan dan 144 saham lainnya bergerak stagnan.
Komposisi ini memperlihatkan bahwa tekanan pasar memang lebih dominan, meskipun masih terdapat sejumlah saham yang mampu bertahan di zona hijau. Kondisi seperti ini biasanya dimanfaatkan investor untuk melakukan seleksi ketat terhadap saham-saham yang masih memiliki peluang teknikal maupun fundamental.
Rekomendasi Saham BRI Danareksa dan BNI Sekuritas
Berikut rekomendasi saham hari ini yang dirangkum dari sejumlah broker.
BRI Danareksa Sekuritas
BKSL
ENRG
PSAB
BNI Sekuritas
UNTR
ASII
PGAS
UNVR
KIJA
MYOR
Daftar saham tersebut menjadi pilihan berdasarkan analisis masing-masing sekuritas, baik dari sisi teknikal maupun sentimen pasar yang berkembang.
Rekomendasi Phillip dan MNC Sekuritas
Phillip Sekuritas
LPCK
ANTM
MNC Sekuritas
BKSL
ELSA
ENRG
PSAB
Rekomendasi ini memberikan alternatif pilihan saham dari sektor berbeda yang dinilai memiliki potensi pergerakan pada perdagangan hari ini.
Rekomendasi Sekuritas Lainnya
CGS International Sekuritas
TINS
TLKM
PGEO
ADRO
UNVR
ASII
Phintraco Sekuritas
SMGR
ASII
INTP
PGEO
SMDR
Panin Sekuritas
EMAS
SSMS
ASII
Mirae Asset Sekuritas
BRMS
HRUM
MAPI
Semesta Indovest Sekuritas
AADI
PTBA
BBNI
BBTN
Ragam rekomendasi dari berbagai sekuritas tersebut menunjukkan bahwa meskipun IHSG melemah, peluang tetap terbuka pada saham-saham tertentu.
Investor disarankan untuk tetap mencermati kondisi pasar, pergerakan indeks global, serta sentimen domestik yang dapat memengaruhi arah perdagangan.
Dengan mempertimbangkan data pelemahan IHSG sebelumnya serta rekomendasi saham dari sejumlah broker, pelaku pasar memiliki referensi tambahan dalam menyusun strategi investasi hari ini. Selektivitas tetap menjadi kunci, terutama di tengah volatilitas yang masih membayangi pergerakan indeks.
Sutomo
teropongbisnis.id adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Persiapan Mudik Lebaran Melalui Pilihan Kendaraan Terbaik di Sauto Expo 2026
- Jumat, 13 Februari 2026
Berita Lainnya
BNI Raih Tiga Penghargaan Bergengsi di Ajang JCB Indonesia Awards 2026 dengan Dampak Luas
- Jumat, 13 Februari 2026
BRI Life Catat Laba Rp954 Miliar di 2025, Begini Kunci Strateginya Hadapi 2026
- Jumat, 13 Februari 2026
BRI Debit FC Barcelona Bikin Tabungan Makin Bermakna Bagi Culers Indonesia
- Jumat, 13 Februari 2026
Beasiswa Bakti BCA Memacu Mahasiswa Jadi Penggerak Pemberdayaan UMKM Lokal
- Jumat, 13 Februari 2026
Terpopuler
1.
2.
3.
Strategi Honda Hadapi Pasar Otomotif 2026 dengan Harga Kompetitif
- 13 Februari 2026
4.
5.
BMKG Sebut MJO Menguat, Hujan Lebat Meluas Indonesia Barat
- 13 Februari 2026












