Jumat, 13 Februari 2026

Pemerintah Resmi Tambah 160 Program Pendidikan Dokter Spesialis untuk Atasi Kekurangan Tenaga Medis

Pemerintah Resmi Tambah 160 Program Pendidikan Dokter Spesialis untuk Atasi Kekurangan Tenaga Medis
Pemerintah Resmi Tambah 160 Program Pendidikan Dokter Spesialis untuk Atasi Kekurangan Tenaga Medis

JAKARTA - Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Kemdiktisaintek) menyetujui pembukaan sedikitnya 160 program pendidikan dokter spesialis dan sub-spesialis di berbagai perguruan tinggi negeri maupun swasta di Indonesia sebagai bagian dari upaya memenuhi kebutuhan tenaga kesehatan spesialis di seluruh penjuru negeri. Persetujuan tersebut diumumkan oleh Direktur Kelembagaan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kemdiktisaintek Mukhamad Najib dalam keterangan resmi di Jakarta pada 12 Februari 2026.

Latar Belakang Persetujuan Program Baru

Sejak target awal ditetapkan pemerintah, Kemdiktisaintek diberikan mandat oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto untuk menambah jumlah program pendidikan dokter spesialis dan sub-spesialis. Target awal yang dicanangkan adalah pembukaan 148 program baru. Namun, setelah melalui proses evaluasi dan seleksi terhadap institusi pendidikan yang dianggap memenuhi syarat, Kemdiktisaintek justru menyetujui 160 program studi baru.

Baca Juga

5 Ide Bisnis Takjil Kekinian Paling Menguntungkan di Ramadan 2026

Mukhamad Najib mengatakan pada saat awal penetapan target tersebut pihaknya sempat meragukan kemampuan untuk memenuhi target yang ditetapkan. “Dari target 148 program pendidikan dokter spesialis baru, kami telah menyetujui sebanyak 160 program studi baru,” jelas Najib.

Program yang disetujui terdiri dari 128 program spesialis dan sisanya merupakan program sub-spesialis, sehingga memberikan peluang lebih luas bagi mahasiswa kedokteran untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Keputusan ini menjadi langkah penting dalam memperkuat ketersediaan dokter spesialis di Indonesia yang selama ini masih dirasakan belum ideal.

Tujuan dan Harapan Pemerintah

Penambahan program pendidikan dokter spesialis ini tidak hanya dimaksudkan untuk memperbanyak jumlah tenaga medis ahli, tetapi juga untuk mencetak dokter-dokter yang kompeten dan siap menghadapi kebutuhan pelayanan kesehatan di berbagai wilayah Indonesia. Menurut Najib, semakin banyak perguruan tinggi yang membuka program tersebut, semakin besar pula peluang terwujudnya pemerataan dokter spesialis di seluruh negeri.

Selain itu, pemerintah juga mengingatkan pentingnya suasana belajar yang kondusif bagi calon dokter spesialis. Dalam sambutannya, Najib menekankan agar dokter senior dan tenaga medis lain tidak memberikan tekanan berlebihan kepada para peserta pendidikan dokter spesialis. Ia mengingatkan agar jangan sampai terjadi perundungan yang dapat berdampak pada kesehatan mental bahkan berujung pada tindakan ekstrem seperti bunuh diri. “Jangan sampai ada perundungan, apalagi ada yang sampai bunuh diri, untuk itu, kami berpesan agar jangan sampai ada hal itu,” ujar Najib saat peluncuran program pendidikan dokter spesialis di beberapa universitas besar di Jakarta.

Kondisi Realita Dokter Spesialis di Indonesia

Data terbaru menunjukkan jumlah dokter spesialis di Indonesia saat ini tercatat sekitar 51.949 orang, angka yang masih jauh dari kebutuhan ideal. Berdasarkan perhitungan ideal rasio dokter spesialis 0,28 per 1.000 penduduk, Indonesia diperkirakan masih kekurangan sekitar 30.000 dokter spesialis untuk mencapai standar pelayanan kesehatan yang optimal.

Saat ini, produksi dokter spesialis melalui program pendidikan di perguruan tinggi hanya sekitar 2.700 lulusan per tahun, jauh di bawah kebutuhan tahunan yang diperkirakan mencapai 32.000 lulusan untuk mengejar target ideal tersebut. Kesenjangan ini menunjukkan urgensi penambahan program pendidikan doktor spesialis di berbagai institusi sebagai solusi jangka panjang untuk memperbaiki pelayanan kesehatan nasional.

Kolaborasi dan Perluasan Program Studi

Peluncuran program pendidikan dokter spesialis terbaru ini juga melibatkan beberapa perguruan tinggi ternama seperti Fakultas Kedokteran Universitas YARSI, Universitas Katolik Atma Jaya, dan Universitas Pelita Harapan (UPH), yang diharapkan mampu menyediakan fasilitas pendidikan dan pelatihan berkualitas tinggi bagi calon dokter spesialis.

Dengan adanya persetujuan pembukaan 160 program baru ini, pemerintah telah melampaui target awal yang ditetapkan dan menunjukkan komitmen kuat terhadap peningkatan kapasitas pendidikan dokter spesialis di Indonesia. Ke depan, diharapkan penambahan program pendidikan ini dapat berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas pendidikan, distribusi tenaga medis yang lebih merata, dan dukungan lembaga kesehatan lainnya untuk menjawab tantangan sistem kesehatan nasional.

Dampak Terhadap Sistem Kesehatan Nasional

Penambahan program pendidikan ini diharapkan dapat memperkuat sistem kesehatan nasional dengan menyediakan lebih banyak dokter spesialis di berbagai bidang medis. Hal tersebut sangat penting terutama untuk daerah yang selama ini kekurangan tenaga medis ahli. Pemerintah terus mendorong sinergi antara kementerian, universitas, dan fasilitas kesehatan agar tujuan pemerataan dokter spesialis dapat segera terwujud.

Fery

Fery

teropongbisnis.id adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Menu Buka Puasa Gratis Masjid Jogokariyan Jogja Ramadan 2026 Rilis

Menu Buka Puasa Gratis Masjid Jogokariyan Jogja Ramadan 2026 Rilis

Eksplorasi Kuliner Mesir Hawawshi untuk Menu Buka Puasa Ramadan 2026

Eksplorasi Kuliner Mesir Hawawshi untuk Menu Buka Puasa Ramadan 2026

Menang Tipis Atas Sunderland, Arne Slot Soroti Efisiensi Peluang Liverpool

Menang Tipis Atas Sunderland, Arne Slot Soroti Efisiensi Peluang Liverpool

Rekomendasi 6 Menu Buka Puasa Sederhana, Praktis, dan Tetap Lezat untuk Keluarga

Rekomendasi 6 Menu Buka Puasa Sederhana, Praktis, dan Tetap Lezat untuk Keluarga

Rekomendasi 5 Menu Sahur Sehat, Praktis, dan Mengenyangkan untuk Energi Tahan Lama

Rekomendasi 5 Menu Sahur Sehat, Praktis, dan Mengenyangkan untuk Energi Tahan Lama