Rabu, 11 Februari 2026

DPR Restui Hibah Kapal Jepang untuk Perkuat Alutsista TNI

DPR Restui Hibah Kapal Jepang untuk Perkuat Alutsista TNI
DPR Restui Hibah Kapal Jepang untuk Perkuat Alutsista TNI

JAKARTA - Dinamika pertahanan maritim Indonesia memasuki babak baru seiring dengan langkah strategis pemerintah dalam memperkuat armada lautnya. Langkah ini dikonfirmasi melalui pertemuan tingkat tinggi antara jajaran petinggi Tentara Nasional Indonesia (TNI), Kementerian Pertahanan, dan legislatif yang berlangsung di Gedung Nusantara II, Kompleks MPR/DPR pada Selasa, 10 Februari 2026. Fokus utama dalam pertemuan tertutup tersebut adalah finalisasi penerimaan aset pertahanan berupa hibah kapal dari pemerintah Jepang.

Kehadiran Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi R bersama Wakil Menteri Pertahanan Donny Ermawan dalam rapat kerja dengan Komisi I DPR tersebut menandakan betapa krusialnya penambahan alutsista ini bagi kedaulatan wilayah NKRI. Tidak hanya soal pertahanan dalam negeri, pertemuan ini juga membedah kesiapan TNI dalam merespons panggilan kemanusiaan internasional yang menjadi bagian dari peran strategis Indonesia di mata dunia.

Kesepakatan Politik Terkait Penerimaan Hibah Kapal Jepang

Baca Juga

4 Skema Penyaluran Makan Bergizi Gratis BGN Selama Bulan Ramadan

Proses birokrasi dan politik dalam pengadaan alutsista melalui jalur hibah internasional memerlukan ketelitian serta persetujuan dari dewan perwakilan rakyat. Dalam kesempatan tersebut, Wamenhan Donny Ermawan membawa kabar baik terkait progres kerja sama pertahanan antara Jakarta dan Tokyo. Ia menyatakan bahwa pihak legislatif memberikan lampu hijau bagi pemerintah untuk melanjutkan proses penerimaan kapal tersebut.

“Yang kami rapatkan terkait hibah kapal dari Jepang. Pada intinya pemerintah dan DPR setuju untuk menerima hibah dari pemerintah Jepang tersebut,” ujar Donny kepada awak media usai rapat berakhir. Keputusan ini diambil setelah mempertimbangkan kebutuhan mendesak akan modernisasi kapal-kapal patroli maupun kapal pendukung yang mampu menjaga perairan nusantara dari berbagai ancaman keamanan laut kontemporer.

Kehadiran Petinggi Tiga Matra TNI di Senayan

Pentingnya pembahasan dalam rapat kerja ini juga terlihat dari kehadiran para wakil kepala staf dari seluruh matra TNI. Turut hadir mendampingi Jenderal Tandyo Budi adalah Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad) Letjen TNI Muhammad Saleh Mustafa, Wakil Kepala Staf Angkatan Laut (Wakasat) Laksdya TNI Erwin S. Aldedharma, serta Wakil Kepala Staf Angkatan Udara (Wakasau) Marsdya TNI Tedi Rizalihadi.

Kehadiran lengkap perwakilan Angkatan Darat, Laut, dan Udara ini menegaskan bahwa penguatan alutsista melalui hibah kapal Jepang akan diintegrasikan dalam skema pertahanan gabungan. Sinergi lintas matra menjadi kunci utama agar setiap aset baru yang masuk ke dalam jajaran TNI dapat dioperasikan secara maksimal guna menunjang visi besar pertahanan nasional yang mandiri dan disegani.

Kesiapan Pasukan TNI untuk Misi Kemanusiaan di Gaza

Selain membahas mengenai aset fisik pertahanan, forum tersebut juga menjadi panggung bagi TNI untuk menyatakan sikap terkait isu geopolitik global yang tengah memanas, khususnya situasi di Timur Tengah. Menanggapi pertanyaan mengenai kemungkinan pengiriman pasukan perdamaian TNI ke wilayah Gaza, Wakil Panglima TNI Jenderal Tandyo Budi memberikan jawaban tegas yang mencerminkan kesiapsiagaan prajurit.

Ia menekankan bahwa sebagai instrumen negara, TNI senantiasa menunggu instruksi dan keputusan politik resmi dari pemerintah pusat. Namun, secara teknis dan personel, tidak ada keraguan dalam internal TNI untuk mengemban misi internasional tersebut. “Pada prinsipnya TNI siap, berapa pun yang dibutuhkan,” kata Tandyo dengan penuh keyakinan. Kesiapan ini mencakup personel medis, pasukan penjaga perdamaian, hingga logistik pendukung yang diperlukan di zona konflik.

Komitmen Pertahanan Kedaulatan dan Peran Global Indonesia

Hasil dari rapat kerja di Gedung Nusantara II ini memberikan pesan kuat bahwa Indonesia terus berupaya memperkuat postur pertahanannya secara berkesinambungan. Modernisasi alutsista melalui skema hibah internasional seperti yang dilakukan dengan Jepang merupakan langkah taktis untuk mempercepat peningkatan kapabilitas militer tanpa mengabaikan disiplin anggaran negara.

TNI menegaskan komitmennya untuk tidak hanya menjadi penjaga kedaulatan di dalam negeri, tetapi juga menjadi aktor yang aktif dalam menjaga perdamaian dunia. Penguatan armada laut melalui hibah kapal ini diharapkan akan memperluas jangkauan patroli dan efektivitas TNI dalam menjaga jalur perdagangan maritim serta menegakkan hukum di laut.

Visi Strategis TNI Menuju Masa Depan

Melalui koordinasi intensif dengan Komisi I DPR, TNI berupaya memastikan bahwa setiap kebijakan pertahanan didasarkan pada landasan hukum dan dukungan politik yang kuat. Visi besar TNI saat ini adalah menciptakan kekuatan yang mampu beradaptasi dengan perubahan zaman, baik itu dalam menghadapi ancaman asimetris di laut maupun dalam menjalankan misi diplomasi pertahanan di tingkat internasional.

Langkah DPR yang menyetujui hibah kapal Jepang ini menjadi katalisator penting bagi penguatan posisi Indonesia dalam lanskap keamanan regional. Dengan alutsista yang semakin mumpuni dan prajurit yang siap ditugaskan di mana saja, Indonesia kembali menunjukkan peran aktifnya sebagai negara besar yang berkomitmen penuh pada stabilitas keamanan global dan ketertiban dunia.

David

David

teropongbisnis.id adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Solusi Mudik Aman: Kemenhub Siapkan Program Mudik Gratis Lebaran 2026

Solusi Mudik Aman: Kemenhub Siapkan Program Mudik Gratis Lebaran 2026

Strategi Pemprov DKI Jaga Stabilitas Pangan Jelang Ramadan 2026

Strategi Pemprov DKI Jaga Stabilitas Pangan Jelang Ramadan 2026

Update Harga Sembako Jogja 11 Februari 2026: Daging Ayam dan Cabai Melejit

Update Harga Sembako Jogja 11 Februari 2026: Daging Ayam dan Cabai Melejit

Peringatan Satu Tahun CKG: Sinergi Kemenkes dan TNI Perkuat Deteksi Dini

Peringatan Satu Tahun CKG: Sinergi Kemenkes dan TNI Perkuat Deteksi Dini

Beasiswa Kuliah Gratis dan Peluang Kerja ke Jepang bagi Atlet Tangerang

Beasiswa Kuliah Gratis dan Peluang Kerja ke Jepang bagi Atlet Tangerang