Pelni Siapkan Armada 15 Kapal Layani Angkutan Lebaran 2026 di Jawa Timur dengan Proyeksi 44.440 Penumpang
- Rabu, 11 Februari 2026
JAKARTA - PT Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI) tengah melakukan persiapan serius menghadapi lonjakan permintaan layanan Angkutan Lebaran 2026 di wilayah Jawa Timur dengan menyiagakan 15 unit kapal laut yang akan beroperasi mulai awal Maret nanti hingga awal April mendatang. Persiapan tersebut disampaikan pihak perusahaan dalam rangka memastikan pelayanan angkutan laut yang aman dan lancar selama musim mudik Lebaran yang diperkirakan menjadi salah satu periode puncak mobilitas masyarakat.
Kesiapan Armada Pelni untuk Angkutan Lebaran 2026
PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) atau PELNI melalui Kantor Cabang Surabaya telah menyiapkan total 15 kapal untuk menyokong Angkutan Lebaran tahun 2026 khususnya di wilayah Jawa Timur, terdiri atas 13 kapal penumpang reguler serta dua kapal perintis yang masing-masing akan melayani rute-rute strategis dan penting pada periode angkutan kali ini.
Baca JugaMultitrend Indo (BABY) Akuisisi EGI, Fokus Perkuat Bisnis Mainan Anak
Kepala Cabang PELNI Surabaya, Roni Abdullah, mengungkapkan bahwa periode layanan Angkutan Lebaran akan berlangsung dari tanggal 6 Maret 2026 hingga 6 April 2026, dengan puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada 18 Maret 2026. Untuk periode tersebut jumlah penumpang diproyeksikan mencapai 44.440 orang di Jawa Timur, termasuk 34.366 orang penumpang kapal penumpang dan 10.074 orang penumpang kapal perintis.
Persiapan Kapal Perintis dan Penyesuaian Rute
PELNI juga melakukan langkah teknis dalam menyiapkan armada kapal perintis yang akan mendukung konektivitas wilayah di kawasan kepulauan dan rute-rute padat penumpang. Salah satunya adalah KM Sabuk Nusantara 91 yang tengah menjalani proses perawatan docking dan diperkirakan selesai pada awal Februari sehingga kapal ini bisa beroperasi penuh selama periode angkutan Lebaran 2026 mendatang.
Selama periode angkutan, KM Sabuk Nusantara 91 akan menyesuaikan rute dan meningkatkan frekuensi pelayarannya pada ruas padat seperti Tanjung Wangi–Sapeken. Sementara itu, KM Sabuk Nusantara 92 akan meningkatkan layanan pelayarannya terutama di rute Surabaya–Masalembo dan Kalianget–Masalembo yang merupakan jalur penting bagi masyarakat di sejumlah daerah kepulauan.
Strategi Menghadapi Lonjakan Penumpang
PELNI menegaskan bahwa persiapan dilakukan secara matang dengan koordinasi berbagai pemangku kepentingan dan stakeholder terkait, termasuk pihak pelabuhan dan otoritas transportasi. Menurut Roni Abdullah, kesiapan tersebut mencakup penjadwalan ulang rute, peningkatan frekuensi layanan di rute-rute padat, serta pemeriksaan kondisi kapal untuk memastikan semuanya layak beroperasi dalam kondisi prima menjelang dan selama libur Lebaran.
Dengan kesiapan ini, PELNI Cabang Surabaya memastikan bisa mendukung kelancaran mobilitas masyarakat yang memanfaatkan angkutan laut sebagai bagian dari perjalanan mudik dan balik Lebaran 2026. Selain itu, langkah-langkah koordinasi tersebut juga bertujuan untuk memperkuat konektivitas antar pulau, khususnya di wilayah Jawa Timur yang memiliki sejumlah rute strategis pelayaran laut.
Proyeksi Mobilitas Masyarakat Selama Periode Angkutan
Proyeksi jumlah penumpang sebanyak 44.440 orang yang disiapkan PELNI di wilayah Jawa Timur ini menunjukkan adanya antisipasi terhadap lonjakan permintaan terhadap layanan angkutan laut, terutama pada periode puncak arus mudik yang diperkirakan terjadi pada pertengahan Maret. Angka ini mencerminkan pentingnya peran PELNI dalam menyediakan moda transportasi alternatif bagi masyarakat yang memilih pelayaran laut di musim libur Lebaran.
Selain peningkatan frekuensi pelayaran, strategi PELNI juga mencakup optimalisasi jadwal maupun rute agar bisa mengakomodasi permintaan tinggi di sejumlah jalur utama, sehingga masyarakat dapat merencanakan perjalanan dengan lebih baik dan mendapatkan layanan yang nyaman, aman, serta tepat waktu selama periode krusial angkutan Lebaran ini.
Komitmen Pelni dalam Melayani Angkutan Lebaran
PELNI menyatakan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas layanan, termasuk dalam kesiapan teknis armada kapal serta pelayanan pelanggan melalui saluran resmi penjualan tiket dan informasi rute secara lebih transparan. Dengan pengalaman mengelola angkutan laut skala besar seperti pada musim Lebaran 2026 ini, PELNI berupaya memastikan perjalanan warga dari dan menuju Pulau Jawa maupun rute-rute lain di wilayah Indonesia dapat berjalan lancar dan memberikan kenyamanan maksimal bagi para penumpang.
Secara keseluruhan, langkah PELNI menyiapkan armada 15 kapal menunjukkan respon proaktif pemerintah khususnya perusahaan pelayaran negara dalam menjamin pelayanan angkutan Lebaran tetap optimal di tengah lonjakan mobilitas masyarakat yang signifikan selama musim libur.
Fery
teropongbisnis.id adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Solusi Mudik Aman: Kemenhub Siapkan Program Mudik Gratis Lebaran 2026
- Rabu, 11 Februari 2026
Reformasi Pasar Modal Berpotensi Menekan Laba Dan Model Bisnis Perusahaan Sekuritas
- Rabu, 11 Februari 2026
Update Harga Sembako Jogja 11 Februari 2026: Daging Ayam dan Cabai Melejit
- Rabu, 11 Februari 2026
Berita Lainnya
IIMS 2026: Bridgestone Tampilkan Ban Ramah Lingkungan untuk Mobil Listrik
- Rabu, 11 Februari 2026
Strategi MIND ID Bangun Ekosistem Baterai EV, Nilai Tambah Mineral Melonjak
- Rabu, 11 Februari 2026
MIND ID Dinilai Jadi Tolok Ukur Nasional Budaya Keselamatan Kerja Tambang Indonesia
- Rabu, 11 Februari 2026
Pemerintah Siapkan Stimulus Lebaran 2026 Diskon Tiket Kereta dan PELNI Nasional
- Rabu, 11 Februari 2026
Terpopuler
1.
LPS Targetkan Kredit Bank Tumbuh 12 Persen di Momentum Ramadhan 2026
- 11 Februari 2026
2.
3.
4.
Keamanan EV China Disorot: Nio Tarik Ratusan Ribu Unit Mobil
- 11 Februari 2026
5.
BRI Finance Proyeksikan NPF Tetap Terjaga Pasca-Lebaran 2026
- 11 Februari 2026












